IT

Tugas : Sertifikasi Bidang Ilmu Teknologi

November 26, 2013

1.         Overview Mengenai Sertifikasi

Sertifikasi adalah sebuah penghargaaan atau bukti keabsahan yang dikeluarkan secara independen, objektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ditujukan kepada individu yang dianggap kompeten di bidang tersebut.

Pada dasarnya ada 2 jenis sertikasi yang umum dikenal di masyarakat, yaitu:

  • Sertifikasi akademik (sebenarnya tidak tepat disebut sertifikasi) yang memberikan gelar, sarjana, master, dll.
  • Sertifikasi profesi adalah sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu untuk profesi tertentu.

Pada dasarnya sertifikasi profesi lebih diakui dibanding dengan sertifikasi akademik karena kecepatan perubahan dan standardisasi antara universitas. Di samping itu tujuan universitas memang berbeda dengan tujuan industri. Universitas bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar bukan keahlian khusus atau kompetensi untuk profesi tertentu yang dibutuhkan oleh industri. Spesialisasi yang terlalu sempit juga tidak cocok untuk pengembangan universitas.

Sedangkan sertifikasi profesional pada dasarnya memiliki 3 model, yaitu:

  • Dikembangkan oleh Profesional Society, sebagai contoh British Computer Society (BCS), Australian Computer Soicety (ACS), South East Asian Regional Computer Confederation (SEARCC), dll.
  • Dikeluarkan oleh Komunitas suatu profesi, sebagai contoh Linux Profesional, SAGE (System Administration Guild), CISA (IS Auditing).
  • Dikeluarkan oleh vendor sebagai contoh MCSE (by Microsoft), CCNA (Cisco), CNE (Netware), RHCE (Red Hat), dll. Biasanya skill yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikat ini sangat spesifik dan sangat berorientasi pada suatu produk dari vendor tersebut.

2.         Bidang Spesifikasi dan Keahlian

  1. Sertifikasi Untuk Bahasa Pemrograman

  2. Sertifikasi Untuk Database

  3.  Sertifikasi Untuk Office

  4. Sertifikasi di Bidang Jaringan

  5. Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan Multimedia

3.         Tujuan Sertifikasi

Sertifikasi ini memiliki tujuan, yaitu untuk:

  • Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi.
  • Membentuk standar kerja TI.
  • Pengembangan profesional yang berkesinambungan.
  • Mempermudah perusahaan memiliki staf yang up to date dan berkualitas tinggi.
  • Secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan produktifitas secara mikro maupun makro.
  • Menaikkan pengakuan industri dan secara intenasional.
  • Bagi siswa memberikan alur profesi yang jelas. Siswa yang ingin segera mempelajari ICT dan profesi akan tahu darimana memulainya.
  • Memberikan suatu mekanisme pusat pelatihan. Suatu program sertifikasi memberikan alur pelatihan yang jelas.
  • Membantu proses pencarian tenaga IT profesional. Suatu kandidat yang dievaluasi untuk suatu jabatan, dengan memiliki suatu sertifikat berarti telah memiliki skill dan pengetahuan tingkat.

4.         Cara Mendapatkan Sertifikasi

Secara garis besar, setiap jenis sertifikasi mengharuskan pendaftaran, training, kemudian ujian sertifikasi. Hampir sebagian besar sertifikasi IT ini menerapkan sistem berjenjang atau level yang umum disebut dengan track ujian atau exam track. Sistem ini digunakan untuk memecah materi ujian kedalam bagian-bagian yang lebih kecil, diawali dengan materi dasar hingga materi lanjutan yang tentunya dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Misalnya kita telah lulus ujian Windows 7 Client Configuration dengan kode ujian 70-680, maka kita berhak mendapatkan sertifikat dan title MCTS. Namun jika diinginkan, kita dapat mengambil ujian lanjutannya yaitu ujian Windows 7 Enterprise Desktop Support Technician dengan kode ujian 70-685. Jika lulus juga, kita berhak mendapatkan sertifikat dan title MCITP. Inilah yang disebut dengan track ujian. Artinya, jika kita ingin mendapatkan title MCITP tersebut, kita harus mengikuti 2 buah ujian, yaitu ujian dengan kode 70-680 dan 70-685. Namun jika kita tidak ingin melanjutkan jelas tidak masalah karena dengan lulus salah satu ujian juga kita sudah mendapatkan sertifikat dan title MCTS.

Ada juga track ujian yang bersifat mandatory atau keharusan, contohnya sertifikat CompTIA A+. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut maka kita harus lulus 2 buah ujian, yaitu ujian dengan kode 220-701 dan 220-702. Jika kita baru lulus salah satu ujian saja, kita belum bisa mendapatkan sertifikat tersebut. Informasi track ujian ini selalu dimuat di situs vendor atau organisasi pembuat sertifikat tersebut. Pelajari terlebih dahulu track ujian ini agar kita tidak salah melangkah jika memang ingin melanjutkan ke jenjang sertifikasi yang lebih tinggi lagi.

5.         Materi Sertifikasi

Materi dalam ujian sertifikasi adalah materi dengan jenis sertifikasi yang akan kita ambil. Setiap materi ujian IT juga selalu memiliki kode yang unik yang lazim disebut dengan kode ujian atau exam code. Jadi jika telah menemukan materi ujian yang ingin diambil, perhatikan baik-baik kode ujiannya. Kode ujian ini bisa didapatkan di situs vendor atau di situs organisasi yang membuat ujian tersebut.

Ada 2 jenis soal yg akan kita dapatkan pada ujian sertifikasi IT, yaitu:

  • ·           Direct Question atau disebut juga Straight Question, adalah jenis soal langsung. Disebut langsung karena jenis soal ini langsung ke pokok pertanyaannya. Contoh dari soal langsung ini misalnya “Apa shortcut untuk melakukan perintah Save pada Notepad?”
  • ·           Case Study adalah jenis soal berupa studi kasus. Uraian soalnya umumnya sangat panjang dan mengharuskan kita untuk menganalisa kasus tersebut dengan cermat agar kita bisa mengetahui pokok permasalahannya dan apa yg ditanyakannya. Contoh dari soal studi kasus ini biasanya diawali dengan sebuah cerita, misalnya “Di sebuah company XYZ, terdapat 1000 unit PC client dan 10 server Linux. Arsitektur network-nya menggunakan 5 buah router dan 200 switch dengan pola IP-Address, dst.”

Ada banyak metode/cara yang digunakan dalam penyampaian soal ini, yaitu:

–            Multiple Choice

–            Essay

–            Simulasi

–            Praktik (biasanya untuk hal yang bersifat networking)

–            Presentasi

6.         Biaya Sertifikasi

Biaya sertifikasi sangat beragam dan bergantung pada vendor yang mengeluarkan. Sebagai gambaran, dilampirkan daftar sertifikasi KOMINFO untuk bagian networking.

“Berdasarkan PP No. 28 Tahun 2005 biaya dalam kegiatan sertifikasi meliputi 2 (dua) biaya, yaitu biaya sertifikat dan biaya pengujian.”

  1. a.         Biaya Sertifikasi (Certification Fee)
Nama Bidang Biaya
Customer Premises Equipment (CPE) Kabel Rp 1.500.000,-
Customer Premises Equipment (CPE) Nirkabel Rp 3.000.000,-
Transmisi Rp 4.000.000,-
Penyiaran Rp 4.500.000,-
Sentral Rp 6.000.000,-
  1. b.         Biaya Pengujian (Test Fee)
Nama Materi Biaya
Base Station Controller (BSC) Rp 8.000.000,-
Booster Rp 2.000.000,-
Digital Loop Carrier Rp 9.150.000,-
Facsimile Rp 4.000.000,-
Interface Radio Access Rp 4.000.000,-
Komunikasi Data Rp 3.000.000,-
Mobile Services Switching Center (MSC) Rp 8.000.000,-
Modem Rp 4.500.000,-
Multiplexer Rp 5.000.000,-

7.         Persyaratan

Secara teknis, harus memiliki kompetensi dasar standar (standard core competency) tergantung dari kategori lapangan pekerjaan. Sebagai contoh:

  1. Web Developer atau Programmer
  • Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)
  • CGI programming
  1. Web Designer

Berikut ini adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang web designer, antara lain:

  • Kemampuan menangkap digital image. (ANTA: ICPMM21cA)
  • Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)
  1. Database Administrator

Database Administrator berkorelasi dengan sertifikasi ANTA ICA40299. Kompetensi yang harus dimiliki adalah:

  • Monitor dan administer sebuah database. (ANTA: ICAITS125A)
  1. System Administrator
  • Menghubungkan hardware. (ANTA: ICAITS014B)
  • Melakukan instalasi Microsoft Windows.
  • Melakukan instalasi Linux.
  • Melakukan pemasangan dan konfigurasi mail server, ftp server, dan web server.
  • Memahami routing.
  1. Network Administrator
  • Menghubungkan hardware. (ANTA: ICAITS014B)
  • Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network. (ANTA: ICAITS120A)
  • Administer perangkat network. (ANTA: ICAITS121A)
  • Memahami routing.
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)
  • Mengelola network security. (ANTA: ICAITS123A)
  • Monitor dan administer network security. (ANTA: ICAITS124A)
  1. Help Desk

Penggunaan software Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, dan IRC.

  1. Technical Support

Kemampuan yang harus dimiliki, antara lain:

  • Menghubungkan hardware. (ANTA: ICAITS014B)
  • Melakukan instalasi Microsoft Windows.
  • Melakukan instalasi Linux.
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)
  • Penggunaan software Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, dan IRC.
  • Melakukan pemasangan dan konfigurasi mail server, ftp server, dan web server.
  • Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, kenaikan pangkat, gaji yang lebih tinggi, dll).
  • Perencanaan karir.
  • Profesional development.
  • Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.
  • Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor, dan konsultan.
  • Mendapatkan pengalaman dan pengetahuan akan profesi terfokus.

8.         Benefit yang Didapatkan

  • Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, kenaikan pangkat, gaji yang lebih tinggi, dll).
  • Perencanaan karir.
  • Profesional development.
  • Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.
  • Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor, dan konsultan.
  • Mendapatkan pengalaman dan pengetahuan akan profesi terfokus.

Let's write your opinion

%d bloggers like this: