Bahasa Pemrograman | IT

Praktik Extreme Programming

December 13, 2013

Berdasarkan 4 core value, Beck dan Tomec menjabarkan 12 praktik inti XP :

(1). Planning game – Pada phase ini menggunakan terminologi “game” untuk menggunakan teknikscore card dalam menentukan persyaratan (requirements).

(2). Small releases – Sistem yang sederhana menjadi produksi cepat. Sehingga dapat merilis versi baru dengan siklus sangat pendek (two week).

(3). Metaphor  –  Mirip den­gan arsitek­tur lebih bersi­fat naratif dan deskrip­tif, dihara­p­kan komu­nikasi antara klien den­gan devel­oper akan berlang­sung lebih baik dan lan­car den­gan peng­gu­naan metaphor.

(4). Simple design – Menerapkan desain yang simpel dan sederhana tanpa menghilangakn fungsi utamanya.

(5). Testing – Pengetesan dilakukan pada setiap unit perangkat lunak dalam lingkup sekecil mungkin daripada menunggu sampai seluruh perangkat lunak selesai dibuat.

(6). Refactoring – Melakukan perubahan pada kode program dari perangkat lunak dengan tujuan meningkatkan kualitas dari struktur program tersebut tanpa mengubah cara program tersebut bekerja.

(7). Pair pemrograming – Dua orang programer saling bekerjasama di komputer yang sama untuk menyelesaikan sebuah unit.

(8). Collective Ownership – setiap orang dapatmenukarkan coding  apapun  dalam sistem setiap saat, karena kesamaan pemahaman.

(9). Continous Integration – Dengan melakukan build sesering mungkin berbagai kesalahan pada program dapat dideteksi dan diperbaiki secepat mungkin.

(10). 40-hours Week – bekerja tidak lebih dari 40 jam per minggu sebagai aturan.

(11).On-Site Customer – klien selalu berada pada tempat programer untuk menjawab pertanyaan.

(12). Coding Standards – Menekankan kesamaan aturan/pemahamanprogrammer terhadap seluruh kode program.

Let's write your opinion

%d bloggers like this: