Self Reflection

Aku Sabar Menunggu

January 16, 2014

Bagiku,

Sukses adalah kesabaran dalam bertahan dan beraksi disaat yang tepat

Nah, manusia tentunya ditemukan dalam sebuah kasus dimana dia harus menunggu. Tidak bisa dipungkiri selama ini, kita pasti pernah mengalaminya, entah itu menunggu seseorang ataupun menunggu sebuah momen seperti menunggu hujan yang biasa aku lakukan di bulan november disaat-saat hujan seharusnya turun namun langit ternyata masih saja terang. yah disaat menunggu lah kesabaran seseorang di uji. Tapi apakah kita tau apa arti sabar yang sebenarnya….??

Sabar, secara etimologi berarti menahan dan mencegah (al-habsu wal kaffu). Secara terminologi, sabar adalah menahan diri untuk melakukan keinginan dan meninggalkan larangan Allah swt, sabar juga berarti sikaf tegar dan kukuh dalam menjalankan ajaran Islam ketika muncul dorongan nafsu, ketegaran yang dibangun diatas landasan Al-Qur’an dan As-sunnah. Sabar dapat juga berarti puncak sesuatu, orang yang memiliki kesabaran, akan sampai pada puncak kemuliaan. Allah telah memuji orang-orang yang bersabar dan menyebutkan mereka dalam firman-Nya : “hanya orang-orang yang bersabar akan diberi pahala mereka yang tidak terbatas.” (QS.Az-Zumar : 10).  sumber :

Kali ini aku pun menglami hal yang demikian,

Sebenarnya aku ingin sekali mensegerakan apa yang telah dilakukan oleh teman-temanku yang lain,  ya sebagai mahasiswa tingkat akhir di sebuah politeknik manufaktur swasta di jakarta, tentunya aku harus melalui sebuah proses magang untuk dapat mengimplementasikan ilmu serta mencari bekal sebagai bahan Tugas Akhir ku. Namun nyatanya setelah sebulan lebih lamanya, aku tak kunjung magang. Seleksi demi seleksi aku lakukan untuk menjadi kaderisasi instruktur kampus ku. Hal ini aku lakukan, karena memang aku ingin menjadi seorang pengajar. dan hal baik itu pun membuahkan hasil, aku diterima sebagai asisten instruktur (dosen praktek) di kampus. ..

Namun sayangnya temanku setim saat TA tidak diterima. Jadi aku pun harus menunggu keputusan akhir apakah aku akan magang dan menyelesaikan TA sendiri. Karena jurusanku, Manajemen Informatika memiliki TA berupa aplikasi yang harus bisa digunakan di perusahaan tempat magang, oleh karena itu TA disusun paling tidak 2 orang yang bertindak sebagai anilis dan programmer. So aku pun hanya bisa berdoa untuk segera ditempatkan magang…

Setelah apa yang telah aku lalui, aku hanya bisa berucap syukur karena pernah mengalami berbagai seleksi, mulai seleksi tulis (TPA), wawancara HRD dan Direktur, dan Medical Check Up. Setidaknya aku benar-benar tau rasanya mengikuti seleksi yang seperti itu, karena….

Selagi muda, terjatuhlah sebanyak-banyaknya, dengan begitu kau akan belajar bangkit dan nikmatilah masa tua dengan bahagia dengan mengantogi banyak pengalaman sebagai pelajaran yang bisa kau ajarkan

Toh Allah memiliki janji untuk setiap umatnya yang bersabar melalui firman-Nya “Hai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS.Ali Imran [3] : 200).

So, Aku akan sabar menunggu, Man Shabara Zafira…
Keep HAMASAH, Mirna ^_^

  1. sory maksudnya “terjatuhlah…” td ketikannya error 🙂 masa muda itu memang penting ya…dimanfaatkan positif maka hasilna insyaallah juda positif tapi jika tidak… who knows

Let's write your opinion

%d bloggers like this: