Curhat

Hari Pertama dengan Alat Berat

January 27, 2014

Penantian itu pun akhirnya terjawab sudah, segala upaya dan doa yang selama ini sudah diusahakan akhirnya membuahkan hasil. Mungkin sedikit dramatis atau gimana ya tapi rasanya proses ini sangat amat cepat dari ekspetasiku. Walaupun ya memang ada sedikit waktu tunggu lantaran cuaca tak kunjung membaik yang melumpuhkan sebagian besar wilayah ibukota. Waktu menunggu pun bukan untuk di proses di tempat ini melainkan berakhir atau tidaknya di tempat lain. Tapi ketika benar – benar berakhir, dengan mudahnya aku melompat ke tempat ini. Ya melompat !

Sore itu aku tiba2 terbangun dari tidur siang, saat itu aku bermimpi memenangkan sebuah lomba, bahkan juara 1 yang aku pun merasa tidak percaya, ko bisa tiba2 jadi juara 1 ? 🙂 lalu saat merayakannya tiba2 saja aku terbangun. Entah hal apa yang membuatku ingin sekali telfon ke Oomku, soalnya udah galau akut akibat ketidak jelasan tempat magang. Karena di dalam kos tidak ada signal sama sekali maka aku keluar untuk mendapatkan saluran yang pas. Ditengah-tengah percakapan tiba2 ada telfon masuk dari institusi hingga 2 kali, tapi aku tidak segera mengangkatnya, kulanjutkan percakapan (keluhanku) kepada Oom. Setelah benar2 selesai, aku pun menelepon balik ke institusi, “Mirna ke kantor ya buat ngambil surat magang ke UT” hah serius! Alhamdulillah akhirnya keluar juga keputusannya. Aku pun ke kampus dan mengambil surat2 untuk keperluan administrasi.

Keesokan harinya, hujan turun dari pagi buat membuat hatiku sedikit ciut, aku takut bisa jadi banjir lagi, karena hujannya cukup lebat dan tak kunjung berhenti. Namun instruksi dosenku, aku dan temanku hari itu juga harus ke perusahaan. Saat menerima pesan singkat dari Wakadir yang berisi bahwa kita ditunggu hari itu, so semangatku pun menjadi lebih, hujan pun aku lalui demi ke perusahaan itu. Ketika sampai parkiran, dosenku meberitahukan bahwa kami akan bertemu jam 2 siang padahal saat itu masih jam 11, berarti 3 jam aku harus menunggu. Namun namanya juga jodoh, ketika makan siang ada bapak2, sebut saja namanya Pak Hendro yang menyambut kami dan bahkan mengajak makan. Alhasil pertemuan pun bukan lagi jam 2 melainkan setelah makan siang dan sholat. Alhamdulillah,

Ternyata itu bukan pertemuan biasa melainkan interview, kami dihadapkan oleh 5 orang interviewer yang baru kita ketahui bahwa mereka adalah punggawa2 IT division di perusahaan ini *hehe* padahal pas interview kita bisa aja, jawab apa adanya, namun tetap tegas dan berkarakter. Dan mereka pun menerima kami, bahkan sudah disediakan meja dengan PC. Alhamdulillah tiada terkira, hanya selah 1 hari pun kami akhirnya mendapat tempat magang yang baik. Bisa di bilang perusahaan ini dulu pernah menjadi list perusahaan yang ingin ku masuki bahkan menjadi yang pertama. Entah apa hal yang membuatku harus mengalami proses yang begitu panjaaaaaang di tempat lain dan tiba2 batal, lalu masuk ke perusahaan ini dengan proses yang sangat cepat, seperti ku bilang “Melompat”.. Yah memang jodoh tak akan kemana, hal ini mungkin juga berlaku untuk rizky dalam pekerjaan 🙂

Alat Berat merupakan fokus dari bisnis perusahaan ini, mungkin tidak terlalu asing, namun juga tidak terlalu paham, setidaknya aku tahu dan sepertinya menantang…. Hari pertama berjalan melewati kendaraan Alat Berat rasanya aku begitu kecil tapi aku begitu senang, karena disitulah letak tantangannya….

Alhamdulillah…
Challange your self to get your big dream….
Just be your self and show your best performance 🙂

Let's write your opinion

%d bloggers like this: