Curhat

Bertemu A. Fuadi

April 16, 2014

Assalamualaikum… Semangat Pagi ^^
Apa kabar semua….

berapa hari ya aku gak nulis blog… ke asikan blog walking sekalian ikut giveaway di beberapa blog anggota BBI so kali ini aku bakal sedikit cerita-cerita tentang pertemuanku dengan bang Ahmad Fuadi. Penulis buku sekuel Negeri 5 Menara.

Pada hari Minggu, 6 April 2014 kemaren, aku ditemani wulan pergi ke Kompas Gramedia Fair di Assembly Hall Jakarta Convention Center. Sebagai orang yang kalab buku, acara seperti ini memang aku tunggu setiap tahunnya. Tahun kemaren aja nyesel banget gak bisa dateng karena jadwal KGF barengan sama jadwal UAS semester ganjil. So tahun ini aku ga mau kelewat lagi, harus wajib dateng. Dan aku juga udah janjian sama temen (kaka kelas sma, temen/atasan kompas muda) sebut saja namanya mas as…

Pagi itu dengan semangat buat belanja buku murah plus ketemu temen, aku berangkat dari sunter ke senayan naik busway. Aku sama sekali engga tau agenda apa yang ada di KGF pada hari itu, ya niatnya juga cuma jalan-jalan. Tapi sesampainya di sana, justru aku celingak celinguk ga jelas nyari temenku, nyari2 buku murah ternyata ko sama aja yah kaya di toko buku gramedianya, aku pikir bisa diskon sampe berapaaa gt, tapi iya sih ada yng diskon murah tapi sayang akunya yang ga suka, dan sebakliknya yang aku suka diskonnya sedikit… hem….

“Sebentar lagi akan ada talkashow dengan A. Fuadi penulis Negeri 5 Menara di panggung utama Kompas Gramedia Fair. Bagi yang ingin melihat bisa berkumpul dan setelah itu akan ada book signning… “bunyi pengumuman dari penyiar, waw… langsung saja aku ke depan… Pengen rasanya ngelihat tokoh cerimanan Alif di novel Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna, dan Rantau 1 Muara.

Kali ini dia tidak cuma membahas masalah buku dan tulisan… mungkin itu sudah terlalu sering kali ya, dan mungkin sudah banyak juga ulasan tentang buku bang A Fuadi. So pada kesempatan ini bang Fuadi mengenalkan bahwa bukunya menjadi alat untuk memperkenalkan Indonesia dimata dunia. dan dari buku ini juga pembaca yang berasal dari luar negeri mengetahui bagaimana sistem pendidikan di pesantren. Nah, ada seorang siswa dari California yang kebetulan sedang menjalani pertukaran pelajar di Bandung Indonesia. dia bermana Mallory McEwen (@its_mal_brah).

Awalnya Mallory bingung harus melakukan apa dan gimana tinggal di Bandung lagi pula orang tua angkatnya juga tidak terlalu fasih berbahasa inggris. Jadi komunikasi dirasa sangat susah. padahal Mallory ingin mengetahui bagamana Indonesia khususnya kehidupan beragama Islam. Karena Mallory merupakan pertukarana pelajar program pasca kejadian 11 Sepetember. Untuk mengubah mindset bahwa islam adalah teroris menjadi Islam adalah damai maka dikirimkan pelajar setingkat SMA di Amerika untuk menjalani kehidupan dengan mayoritas penduduk negaranya beragama muslim termasuk Amerika.

Tapi secara tidak sengaja, cewek yang masih kelas 2 SMA ini menemukan buku The Land Of 5 Towers di rak buku orang tua angkatnya. Kemudian dia membacanya sampai habis dalam waktu 3 hari. Nah dari situlah dia tau bagaiaman Indonesia itu, bagaimana kehidupan muslim di Indonesia, khususnya bagaimana sistem pendidikan pesantren yang kata cewek ini berbeda dengan madarasah yang biasa dia ketahui di Afganistan. Bahwa di pesantren juga di ajarkan ilmu-ilmu pada umumnya seperti matematika, bahasa inggris, ipa dan lainnya tidak hanya belkajar agama saja. Dan kalian tahu buku apakah lan of 5 Towers itu? yah itu adalah buku Negeri 5 Menara dalam bahasa Inggris.

Kemudian Mallory menghubungi penulis buku tersebut yaitu bang A Fuadi, tapi aku kurang paham gimana dulu ceritanya. Yang jelas sekarang Mallory bahkan sudah menjadi anggota atau aktivis di Komunitas Menara. Dia juga berusaha membuat video untuk menggalan dana bagi pengusaha di Amerika agar bisa memeberi donasi ke Komunitas Menara.

Tapi tidak hanya berhenti sampai disitu, adanya kesempatan bertanya tidak aku sia-siakan. Untungnya aku duduk dibarisan paling depan sehingga saat MC melemparkan pertanyaan langsung saja aku acungkan tangan. Dan alhamdulillah aku bisa maju ke stage dan mengajukan beberapa pertanyaan ke bang fuadi. ada 2 pertanyaan, yaitu :

1. Kenapa bang fuadi dari awal keliahtannya pengen sekali sekolah ke Amerika, apa yang membuat abang pengen kesana?

2. Saya suka menulis, saya suka mengikuti beberapa lomba essay dan alhamdulillah juga menang, lalu saya ingin membuat buku, bagaimana untuk memulainya, tapi kalau bikin buku fiksi saya kurang bisa, karena saya harus benar-benar mengalami kejadian tersebut baru bisa saya ceritakan, kalau imajinasi semua saya ga bisa… ?

kurang lebih jawabannya seperri ini

1. Di novel Negeri 5 Menara di tuliskan bahwa di Pondok Madani diputar siaran radio dari berbagai saluran dunia ada BBC, VOA, dan lain2… Nah yang paling disukai bang Fuadi adalah siaran ttg agama yang dibawakan oleh ust (maaf lupa) di radio VOA, dari situlah beliau ingin sekali ke amerika, apalagi ditambah banyak nya kabar tentang kehebahatan negeri adidaya ini, membuat bang Fuadi makin tertantang untuk bisa kesana. Dan setalah 15 tahun mendengarkan siaran itu untuk pertama kali, bang Fuadi berkesampatan meenjadi penyiar radio itu bersama dengan ustad yang memang di fans dulu. subhanallah banget…

2. Coba merangkai essay2 tersebut cari benang merahnya, baru bisa tau tipe penulis seperti apa, suka mendiskripkan sesuatu dr sudut pandang apa. Lalu buatlah sebuah cerita dari tulisan essay itu. iden bs dr essay yang kamu buat, namun pembaca Indonesia lbh suka belajar melalui cerita.coba melatih diri setiap hari untuk menulis, apapun itu.. hanya untuk membiasakan dan melatih diri sendiri, karena menulis itu pekerjaan yang terbiasa dan baiknya memang otodidak tidak dipaksakan.

me and a fuadi

Huaaaa rasanya bisa nanya langsung ke penulis yang emang aku suka itu rasanya seneng banget. Aku suka tulisan beliau yang mempu membanagkitkan semangatku untuk terus mengejar mimpi untuk sekolah ke negeri 4 musim. cerita-cerita perjuangan alif menggapai apa yang dia inginkan merupakan inspirasi untukku. Dan dari ketiga novel yang aku baca “Ratau 1 Muara” yang paling aku suka disitu kena banget feell-nya, sewaktu alif jadi wartawan, mengejar beasiswa S2, dan menikah lalu tinggal bersama istrinya di Amerika, ditambah kesempatan Alif ke Pentagon… Heeemm ngena banget… It’s about my dream…

Sebenanrnya setelah sesi bincang2 bareng penulis, aku langsung mendatangi bang Fuadi untuk menanyakan beberapa hal mengenai niatku untuk menulis buku. Motivas, inspirasi dan arahan diberikannya dengan baik.. Meski pertama kali bertemu rasanya aku sudahkenal lama, abang menjelaskannya dengan sabar step steo membuat buku kepadaku, bahkan mereferensikan edtor yang sepertinya cocok jika aku menulis nanti, namanya mbak ollive. baik banget, low profile, keren abis lah abang… Sebenernya aku juga ingin ketemu mbak Yayi, istrinya bang A Fuadi, karena dia juga perempuan yang hebat seperti yang diceritakana di novel Rantai 1 Muara., tapi sayang ga bisa ikut datang ke event ini…

Ya begitulah kurang lebih ceritaku bertemu dengan salah satu penulis paling inspiratif bagiku, Ahmad Fuadi. Semoga aku juga bisa mengikuti langkahnya.. “Kalau kita bertemu lagi, aku berharap kamu sudah menjadi penulis buku ya mirna” itu pesan abang yang akan ku ingat dan membuatnya menjadi kenyataan… Aamiin Ya Rabb restui langkahku… ^^

Oh iya gara2 aku bertanya, maka aku mendapat buku ini ^^ Alhamdulillah… Rejekinya dobel2 ^^

ocean rainbow

  1. wah beruntung sekali ya.. aku juga pengen ketemu sama beliau,
    samaa.. aku juga pengen bikin buku, tapi masih proses belajar dan merangkai cerita..
    semoga suatu saat benar-benar bisa terwujud untuk menerbitkan sebuah buku
    aamiin 🙂

Let's write your opinion

%d bloggers like this: