Curhat

Finally I hear your voice Bunda

June 10, 2014

Curhat :

Hampir sebulan aku tidak mendengar suaranya. Aku sudah sangat merindukan tawanya, omelannya, dan nasihatnya. Meski aku sudah terbiasa hidup berjauhan dengannya. Kali ini bisa dibilang aku kangen sekangen kangennya. Bagaimana tidak? Kita cuma terpisah beberapa provinsi dan masih 1 pulau saja susah untuk komunikasi.Sampai saat ulang tahun pun aku tak bisa mengucapkannya.Hal ini dikarenakan Bunda habis kecurian handphone, 3 kali secara berturut-turut. Aku pun berusaha membujuknya untuk ku belikan hp lagi, tapi beliau terus menolak keinginanku.Katanya Bunda masih trauma karena kehilangan ketiganya begitu berdekatan. Bahkan yang paling parah yang terakhir, HP baru dibeli 2 minggu eh dicopet orang di angkot. Astaghfirullah ko ada ya orang setega itu kepada seorang ibu yang mencari nafkah sendiri…!!!

Dan malam ini Bunda menelfonku karena Bunda sedang pulang dirumah eyang uti. Rasanya batin kita memang benar-benar tersambung. Baru tadi sore aku begitu sedih, kangen masak atau bikin kue bareng bunda. Dalam telfon tadi banyak cerita, canda, tawa, dan nasihat. Bunda juga mengatakan akan membeli HP lagi, dan seperti biasa, Bunda selalu request kado ulang tahun yang dia inginkaan.Jadi bisa dibilang aku tidak pernah memberikan kejutan pada Bunda, karena Bunda selalu punya keinginan. Kadonya pun enggak pernah jauh-jauh dari Buku.Ya hampir setiap perayaan yang ada kadonya, Beliau selalu ingin buku dengan judul yang sudah ditentukan. Mungkin hobby membacaku juga berasal dari Bunda.

 

Ah, Bunda maafkan aku yang belum bisa memberikan apapun padamu…

Aku berjanji, sebentar lagi bun, ya sebentar lagi aku akan membahagiakanmu…

Diantara kerdilnya baktiku untukmu, aku hanya bisa mendoakanmu dari sini…

Doaku memelukmu dari jauh Bunda…

Ku harap Bunda bahagia, sehat, dan diberikan keberkahan umur…

May Allah always bless you Bun..

Aamiin Ya Rabb…milad bunda

Let's write your opinion

%d bloggers like this: