Bahasa Pemrograman

Pengenalan Konsep Dasar ASP .NET MVC

September 19, 2014

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh…

Time to share knowledge, Mumpung masih anget-angetnya

ASP.NET merupakan teknologi Microsoft yang dikhususkan untuk pengembangan aplikasi berbasis web dinamis berbasis platform .NET Framework” (Kurniawan; 2010). ASP.NET didesain untuk memberikan kemudahan pada pengembang web untuk membuat aplikasi berbasis web dengan cepat, mudah, dan efisien karena meminimalkan kode program dengan bantuan komponen-komponen yang tersedia, sehingga dapat meningkatkan produktivitas.

ASP .NET MVC adalah sebuah web application development framework atau kerangka kerja aplikasi web yang dibangun dengan lisensi Microsoft dan . NET Framework.MVC sendiri juga merupakan salah satu model pemrograman web ASP .NET selain ASP.NET Web Form. Apa perbedaan keduanya bisa di baca disini

MVC pattern adalah sebuah pattern dalam teknik pemrograman yang memisahkan ketiga bagian program menjadi tiga buah objek yang terpisah (Azis; 2005). Bagian-bagian inilah yang memudahkan developer untuk memisahkan fokus tampilan (user interface) , manipulasi objek, dan logic. Interaksi antara ketiga bagian program tersebut digambarkan seperti di bawah ini.

Model merupakan inti dari logika bisnis dan data. Model berisi sifat dan perilaku (property and behavior) yang menggambarkan suatu entitas atau lebih mudahnya Model berisi sebuah class. Dalam implementasi koding, satu form model berisi property atau variabel dalam satu class kemudian dibuat method atau kumpulan dari variabel yang di deklar. method atau kumpulan ini nantinya yang akan di panggil untuk di tampilkan.

View bertanggung jawab untuk mengubah model menjadi representasi visual. Dalam aplikasi web, view seringkali menghasilkan HTML yang akan di tampilkan dalam browser pengguna. meskipun model juga dimungkinkan akan ditampilkan dalam PDF, XML, bahkan spreadsheet sesuai kebutuhan user nantinya. View hanya fokus pada tampilan user interface, tidak boleh ada unsur logika bisnis karena nanti akan mempengaruhi waktu load aplikasi tersebut.

Controller, seperti namanya yaitu bertugas mengontrol logika aplikasi dan bertindak sebagai koordinator antar Model dan View. Controller menerima input dari pengguna melalui View kemudian diproses dalam model untuk menampilkan action tertentu, dan hasilnya akan ditampilkan kembali oleh View.

Dengan demikian, kerja aplikasi bisa lebih cepat dan efisien karena sudah dipisahkan oleh fungsi dasar dalam proses koding dengan menggunakan arsitektur MVC. Selain itu pemisahan seperti ini memudahkan develper dalam pembagian tugas sesuai dengan keahliannya, developer bisa fokus memusatkan perhatian pada logika bisnis di dalam Model, sedangkan developer design yang mampu bermain User Interface sehingga menarik untuk dipakai user dapat dengan mudah mengerjakannya. Kemudian keduanya akan di satukan dengan harmonis oleh Controller.

Dari sisi development, Visual Studio 2008 support untuk MVC 2, Visual Studio 2010 support dengan MVC 2 dan MVC 3, Visual Studio 2012 support untuk MVC 3 dan MVC 4 Sedangkan versi yang palinga baru Visual Studio 2013 hanya support untuk MVC 4, Dan “Apa Sih yang baru dari MVC 4”  dijelaskan pada blog satunya…

Wassalam, Thank You

 

Reference :

Almost Repost from my blog http://keina-code.blogspot.com/

Suhanto Agus, ebook : Mengenal ASP.NET MVC Edisi Beta

O’reilly, e-book : Programming ASP.NET MVC 4

Erick Kurniawan. (2010). Pemrograman Web Dinamis dengan ASP .NET 4.5 Andi Publishing, Yogyakarta.

M. Farid Azis, M.Kom (2005). Object Oriented Programming Php 5. Elex Media Komputindo, Jakarta

Let's write your opinion

%d bloggers like this: