Rindu Ramadhan Kangen Kajian

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Apa kabar imanmu hari ini? *bertanya pada diri sendiri*

Yah seperti biasa tulisan ini merupakan curahan hatiku sendiri sekaligus refleksi. Sebagai seseorang yang baru saja lulus dan langsung masuk ke dunia pekerjaan. Maka kesibukan yang dulunya kuliah dan berorganisasi digantikan dengan kewajiban bekerja hingga lembur dan kegiatan “kekaryawanan” lainnya. Apa yang dimaksud kegiatan “kekaryawanan” lainnya, tak lain dan tak bukan adalah menghabiskan weekend untuk bekerja di kantor, makan diluar bersama teman atau relasi yang lain saat pulang kantor hingga larut malam. Kadang euforia bekerja dan selalu tampil maksimal di depan atasan menjadi fokus utama dalam kehidupanku saat ini.

Lalu ada kalanya semua itu menjadi rutinitas memuakkan, seakan jati diriku telah berubah. Okelah untuk selalu memberikan performance terbaik saat bekerja, tapi untuk kegiatan lain sebaiknya juga tidak diabaikan begitu saja seperti meluangkan waktu untuk ngobrol by phone dengan orang tua (maklum perantauan), ya kalo biasanya cuma say hi dan nanya kabar, ya untuk hal ini lebih ke berbagi cerita. Mengerjakan hobi seperti menulis blog, membaca buku, dan mengikuti pendakian yang udah terbaikan banget nget nget. Dan yang paling penting adalah kajian rutin.

Yah kajian rutin yang sebelumnya aku ikuti dengan jadwal berbeda setiap minggunya, ada tahsin setiap senin dan kamis, kajian keputrian di musholah Al Hayya, kajian keputrian rohis, kajian bulanan ust Khalid Bashalamah. Semuanya Bye gitu aja ketika aku sudah bekerja di tempat ini. Ya hal ini dikarenakan ‘sok’ kesibukanku dan memang kegiatan keagamaan di kantor ini kurang -_-. Berasa iman ini kering, kosong, sehingga aktifitas bekerja pun menjadi menjemukan. Mungkin bisa dianalogikan seperti mobil yang selalu dipakai, tetap diisi bensin sih, tapi coolant mesin nya habis, sama aja bohoong kan, sehingannya menyebabkan mobil tersebut mogok karena mesinnya kepanasan.

Nah akhir-akhir ini aku sering merasakan hal ini, kangen kajian rindu ingin segera bulan ramadhan selalu terngiang dibenakku. Karena kajian mampu memberikan tambahan ilmu syari sekaligus menambah ukuwah dengan muslim lainnya dan rindu ramadhan membuatku bersemangat untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan menambah amalan untuk mendapatkan pengampunan serta keberkahan di bulan mulia tersebut.

You may also like

4 Comments

    1. mas yang menang giveaway ku tapi hadiahnya belum aku kirim gara2 alamatnya dikirim ke twitter tapi aku udah ga twitteran lagi…. bisa minta alamatnya disini saja… adianya masih saya simpan

Let's write your opinion