Financial

4 Cara Bikin Menabung Lebih Menyenangkan

November 15, 2016

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Hola Halo Keinatralala readers,

Bang bing bung yo kita nabung

Tang ting tung yo jangan dihitung

Tau – tau kita nanti dapat untung

Lagu jaman anak-anak ini bagus banget ya maksudnya, kita diajarkan untuk rajin menabung. Bener juga liriknya yang bilang kalau nabung jangan dihitung, biarin aja nanti juga bakal untung. Seperti pepatah “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Bukan begitu ? Jadi kayaknya gampang dan enak banget ya menabung itu?

Tapi di jaman yang super canggih, yang gampang banget kalau mau sesuatu karena langsung bisa dilakukan secara online, buka instagram sembari update foto ternyata kita kepengen beli baju, sepatu dan lainnya bisa langsung nyari dan dibeli, lalu pas ngerasa laper kepengen makan tapi males masak bisa langsung pesan makanan lewat ojek online. Gampang kan?

Nah kemudahan yang seperti itulah yang memicu kegiatan menabung menjadi susah dilakukan. Ada saja alasan untuk menghabiskan uang demi belanja ini dan itu. Kadang kenaikan gaji juga seiring dengan naiknya kebutuhan yang harus dikeluarkan. Perilaku seperti ini kalau dibiarin bisa jadi besar pasak dari pada tiang alias makin besar pengeluaran dari pada pendapatan. Oleh karena itu, kita perlu cara jitu agar kegiatan menabung lebih menyenangkan.

Menabung di awal bulan

Menyisihkan uang untuk ditabung sebaiknya dilakukan di awal bulan atau disaat baru saja mendapatkan gaji, ini lebih meringankan dan gak ada beban. Kenapa ? lantaran masih banyak uang yang ada. Jadi sisihkan dulu untuk menabung dan sedekah sebagai tabungan akhirat baru digunakan untuk memenuhi kebutuhan jadi lebih ringan deh ngeluarin uang untuk ditabung.

Membuat rekening berbeda

Uang yang disisihkan untuk ditabung sebaiknya dimasukkan di rekening tabungan berbeda agar tidak ikut terambil jikalau jatah uang untuk kebutuhan bulanan habis. Tabungan tetap aman tersimpan di rekening yang dibedakan. Hal ini juga membantu kita untuk memonitoring tabungan sudah berapa banyak sih dan seberapa nominal yang sering kita tabungkan makin naik atau malah menurun jumlahnya. Jadi lebih enak kan kalau begini?

Membuat daftar keinginan (wish list)

Menabung itu perlu motivasi agar makin menyenangkan untuk dilakukan. Salah satunya dengan membuat wish list atau daftar keinginan yang ingin kita dapatkan dengan menabung. Bentuknya bisa macam-macam sesuai dengan apa yang di impikan atau tujuannya, bisa benar-benar untuk pemenuhan keinginan atau  berinvestasi, misal traveling ke Maldives, beli mobil tanpa kredit alias dibayar cash, umroh, dan lainnya. Hal seperti ini bisa memicu semangat kita untuk lebih rajin menabung.

Mengikuti arisan

Jujur nulis poin ke 4 ini pake acara nanya ke temen, pilih mana tabungan berjangka atau arisan ??? kalau ngejar jumlah yang ditabung biar banyak yang sebaiknya memilih untuk ikut tabungan berjangka jadi saat gajian bisa langsung dipotong untuk ditabungkan dan tidak bisa diambil sesuai waktu yang ditentukan. Tapi menabung seperti ini dinilai kurang menyenangkan, bagi sebagian orang merasa terbebani seperti punya hutang cicilan.

Nah kalau arisan itu mirip tabungan berjangka, ada banyak pilihan model kocokan arisan. Misal ditentukan dari awal mau dapat urutan berapa, sesuai nama yang keluar saat arisan, atau dikumpulkan dalam waktu tertentu lalu dibelikan sesuatuyang berharga semacam arisan perhiasan. Nah inilah yang membuat arisan bagaikan tabungan berjangka yang menyenangkan. Apalagi dibumbui interaksi sosial yang bisa dilakukan saat berkumpul, ya gosip dikitlah hehehe…

Selain 4 poin diatas aku juga ingin sharing tentang 2 poin tambahan yaitu menabung dengan cara unik untuk dilakukan. Kenapa unik ? Karena gak umum tentunya. Apa itu ?

1 Lembar Buku = 1 Lembar Uang

Menabung biasanya dilakukan dengan memasukkan uang ke rekening atau celengan tradisional. Nah fungsi celengan yang biasanya berbentuk toples, kaleng, dan lainnyta pada buku. Gimana caranya ? Setiap kamu membaca 1 lembar buku, selipkan 1 lembar uang dibagian yang sudah kamu baca. Nominalnya terserah sesuka hati.

Cara ini selain bisa mengumpulkan uangmu, juga bisa menambah ilmu. Tapi tergantung buku yang dipakai juga sih, kalau novel ya berarti sambil menabung juga sambil menghibur. Lalu uangnya juga sebagai pembatas yang jelas mana saja yang sudah dibaca, kalau kamu malas membaca artinya uang yang kamu kumpulkan juga sedikit. Unik dan menyenangkan bukan menabung seperti ini ?

The Power Of 20 ribu

Mungkin cara ini sudah gak asing  lagi ya? soalnya sudah booming cara menabung unik dengan mengumpukan uang 20 ribu. Aku cuma mau ngasih alasan aja kenapa yang dipilih adalah nominal 20 ribu, bukan 5 ribu, 10 ribu, atau nominal lainnya? Sederhananya sadar gak sadar pecahan uang 20 ribu itu jarang digunakan, biasanya orang lebih memilih pecahan 10 ribuan 2 lembar atau 5 ribuan 4 lembar. Jarang banget pakai 20 ribu kecuali dari kembalian uang 100 ribu yang dipakai. Nah sekalinya ada bisa tuh langsung ditabungin. Selain itu nominal 20 ribu dipilih karena nominal pertengahan, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil kalau rajin disimpan bisa cepat terkumpul dengan jumlah yang besar.

Nah, kapan memulainya ?

Selagi muda tentunya, gak bisa tuh muda foya-foya, tua kaya raya kecuali kamu dapet warisan yang gak habis 7 turunan hehe. Makanya disipian dari saat ini jangan ditunda lagi. Kalau ngerasa tahu diri cara-cara yang aku sampaikan diatas kurang “nendang” buat kamu untuk lebih suka menabung. Solusinya kamu bisa ikut asuransi.

Asuransi sudah banyak dipakai saat ini sebagai sarana untuk investasi jangka panjang. Setelah belajar menejemen projek kemarin, aku juga mempelajari bahwa ternyata asuransi sebagai menejemen resiko dalam kehidupan kita, tepatnya kita memindahkan beberapa resiko yang akan dihadapi ke pihak asuransi. Misal resiko buat yang males menabung tapi tiba-tiba butuh dana mendadak akibat sesuatu hal yang tidak diinginkan, nah kalau ikut asuransi kan jadi lebih safety. Resiko yang seharusnya kita tanggung, bisa dipindah tanggung jawabkan ke pihak asuransi. belum lagi manfaat lain.

Tapi kita harus pintar-pintar memilih perusahaan asuransi yang akan mengelola uang kita untuk masa depan, salah pilih buyar deh semuanya. Kredibilitas, profil, dan latar belakang perusahaannya harus juga diperhatikan selain jenis produk dan manfaat yang ditawarkan. Sinarmas MSIG Life mungkin bisa jadi salah satu yang diperhitungkan untuk pengelolaan asuransi.

Siapi sih yang gak kenal perusahaan Sinarmas ? Nah saat ini selain perbankan, sudah ada juga asuransi yang memiliki banyak pilihan produk dan manfaat. Untuk yang memiliki konsen keuangan syariah seperti juga ada di Sinarmas MSIG Life. Ada Asuransi Tradisional Syariah dan Asuransi Unit Link Syariah. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang asuransi ini, kamu bisa buka websitenya di http://www.sinarmasmsiglife.co.id.

Well, sudah banyak mungkin yang sudah aku sharing kali ini. Harapannya bisa berguna ya. Seperti yang sudah kusebutkan di foto paling atas, Yuk Atur Uangmu ! Saat ini ya bukan nanti jadi jangan ditunda lagi !.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Tulisan ini diikutsertakan Blog Competition Sinarmas MSIG Life: Yuk Atur Uangmu

 

  1. kalau 1 buku 1 lembar uang, untuk novel bisa bikin malas baca itu mbak. hehehe.. mau nambah halaman cek dompet dulu. 😀
    btw, terimakasih banyak tipsnya. the power of 20 ribu boleh banget dicoba. 😀

  2. Ini beberapa kali aku cobain dan suka terjadi pembobokan celengan sama suami huhuhu.. alasannya ngga ada uang kecil jadi diambil & ngga diganti lagi hiikss sediiih XD

  3. Hampir semua tips di sini sudah aku praktekkan. Btw, aku punya dua celengan. Satu untuk uang koin dan satu lagi untuk uang kertas. Uang koin ini tidak pernah aku sia-siakan. Kalau ada kembalian uang belanja, meski hanya 100-200 sangat bermakna buatku karena bisa aku masukkan ke celengan. Jangan pernah meremehkan uang koin pokoknya. Pas kepepet dan dihitung-hitung ya ternyata banyak juga. 😆

    Lalu, celengan uang kertas. Nah, untuk celengan ini SETIAP HARI aku harus setor ke sini. Berapa pun nominalnya. Aku ikhtiarkan dalam hati celengan ini baru akan dibongkar setelah 6 bulan menabung. Kalau masih kuat iman, ya diteruskan sampai celengannya penuh dan gak bisa nampung lagi. 😀

    1. iya bener nabungin duit recehan, pokoknya setiap dapet recehan ternyata lumayan. tapi kadang suka kepake juga sih kalo 500 gitu buat tambahan apa gitu hehehe….

Let's write your opinion

%d bloggers like this: