Self Reflection : Baper VS Terinspirasi

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Hola halo keinatralala readers,

Aku dan Annisa Qurbaini

Aduh bulan ini sebenernya special banget buat keinatralala.com soalnya anniversary ke 3 tahun, tapi ko aku sebagai penulisnya ko males banget nulis di blog ini, aku mencoba mengurangi tulisan berbau-bau curhat yang ga penting  tapi sebenrnya aku juga sudah banyak punya bahan tulisan yang mau di sharing tapi rasa malas,, malas dalam diri sendiri ini rasanya teralalu kuat bercokol dihati. Sampai baru sadar kalau tulisan terakhir tuh 10 hari yang lalau dan itu sebenernya juga udah nulis beberapa hari sebelumny cuma postingnya aja.

Nah ngomongin males, sebenernya aku lagi ngerasa down banget. Aku ngerasa tahun ini udah masuk di bulan-bulan terakhir, aku bertanya pada diriku sendiri, apa prestasi yang sudah kamu dapet mir? apa aja hal-hal penting yang sudah kamu lakukan mir?. Intinya tentang life goal apa yang sudah aku capai tahun ini dan tantangan apa yang sudah aku selesaikan tahun ini. Aku ngerasa NOTHING. Hiks.

Hal ini tak lain dan tak bukan akibat aku lagi demen-demennya nonton vlog salah satu mahasiswi yang ada di Jerman seut saja Gitav,  dia bercerita Gimana sih hidup dan kuliah di Jerman ? terus petualangan-petualangan seru yang dia lakukan di sana. Tetiba langsung baper lah aku, keinget di jaman muda dulu (eh sekarang juga masih muda ko :P) aku punya mimpi, melanjutkan kuliah di luar negeri, tepatnya di Tilburg University Belanda yang pernah aku ceritakan juga di blog ini. Aku juga dulu sering banget dateng ke pameran pendidikan buat nanya masalah beasiswa. Bukan sombong atau gimana, gara-gara sedari kecil sampe kuliah D3 lebih banyak dibayarinnya ketimbang biaya sendiri hal itu yang memicuku untuk terus mencari beasiswa.

Tapi apa yang aku lakukan sekarang  ? aku disibukkan dengan bekerja di kantoran, sesekali nge blog dan tugas paling penting saat ini adalah berbakti kepada suami, nah ini yang mendadak bikin aku down lagi. Sudah menikah hampir setahun tapi belum diberi keturunan. Muncul lah perasaan, kenapa aku menikah muda ya ? kenapa aku kayaknya terpuruk banget, ga ada pencapaian apa-apa, seharusnya aku bisa gini bisa gitu, temen-temen lagi sibuk skripsi S1 aku masih adem ayem, temen-temen lain lagi sibuk gendutin baby nya aku masih gegoleran santai soalnya masih menunggu rejeki hamil. Baper,,, baper membandingkan, apalagi dengan gitav, kepikiran kenapa ko aku ga kuliah dulu terus menikah terus lanjut S2… bepeeeer, kebangun tengah malem sesenggukan nangis, kebayang impian-impianku.

Sampai pada masa aku curhat di sosial media dengan mention temen ku yang punya impian kuliah di Jerman, bedanya denganku, dia saat ini dia lagi sibuk-sibuknya nyusun skripsi S1 sedangkan aku cuma bisa jadi penonton sepertinya. Lalu dia membalas dengan komentar yang gak pernah aku fikirkan.

Hayoloh, aku kemakan omonganku sendiri, yang dimaksud dengan anak berlogat jawa ngomong bahasa inggris tentang filosofi huruf “O” adalah aku, dan saat ini aku sedang tidak optimis dengan opportunity yang ada pada “tomorrow” #plak berasa ditampar

Terus komentar dia tentang , artinya gita sukses meberiku inspirasi juga sebagai tamparan yang ke 2 bagiku

Kenapa aku jadi pesimis ?

Kenapa aku gak kepikiran aku terinspirasi ?

Baper alias bawa perasaan, kecenderungannya adalah perasaan yang sedih, ada rasa iri dan perasaan gak enak lainnya yang bikin kita merasa “down”. Beda dengan ter-inspirasi yang kecenderungannya adalah termotivasi, mendapatkan ide dan semangat yang bikin kita merasa “up” lagi. Oh God ! Kenapa gak mengganti baper jadi terinpirasi ya… Astaghfirullah..

Dari situ aku mulai memuhasabah diriku, mungkin saat itu aku kurang bersyukur, terlalu gelap mata, miskin iman, sampai punya perasaan segitunya, bisa jadi aku kemarin lupa dengan rizky yang udah di kasih Allah terus ngelihat orang yang lebih enak makanya baper. Dari sini aku tahu bahwa ada yang salah dari ibadahku makanya bisa seperti ini, untuk itu aku harus memperbaiki ibadahku biar hatiku tentram.

Aku juga mulai bebenah diri dengan merekronstruksi mimpi *halah.. Ya dari situ aku disadarkan “Halo mirna ! kamu masih punya impian yang belum kamu wujudkan, sudahkah kamu usahakan?” , Iyes aku langsung berfikir apa yang sebaiknya aku lakukan dan mendiskusikannya dengan suami, untuk masalah momongan ya kita terus berusaha toh aku sudah sering konsul dan periksa ke dokter bahwa semuanya tidak apa-apa dan disuruh menunggu. Untuk masalah impian kuliah, suami mengizinkanku untuk melanjutkan kuliah S1 tahun depan, Alhamdulillah.

Lalu untuk permasalahan males, termasuk males ngeblog ini, aku harus memaksakan,,, bukan saatnya lagi aku punya perasaan baper, sudah saatnya aku menghasilkan sesuatu setidaknya dengan update blog ini terlepas kerjaan kantoran yang emang harus aku lakukan dengan semangat.

Well, itu lah yang aku rasakan akhir-akhir ini, gimana teman-teman? kefikir ga kalau saat kita baper itu berarti kita terinspirasi? kenapa tidak mengelolanya menjadi energi positif dengan motivasi, kalau dia bisa kenapa kita enggak, gimana sih ko dia bisa, Oh aku harus berusaha ya,,, nah itulah sebaiknya yang difikirkan…

“If you really want something, and you work hard to reach it, universe will conspire to achieve it for you”. Keep dreaming #KibasGamis

Semoga bermanfaat ya & Thank  to Uben

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

kei tral

You may also like

3 Comments

    1. aku juga sih nay, sebenernya blog keinatralala 3 tahun itu termasuk pas masa-masa wordpress, kalau jadi dot com nya mah baru seumur jangung.. *halah

Let's write your opinion