Berkunjung Ke Kebun Raya Bogor

Assalamualaikum Warrahamtullahi Wabarrakatu

Hola halo keinatralala readers,

Liburan akhir tahun kemarin kami cuma singgah sebentar di kota tetangga Jakarta yaitu Bogor, kami berangkat dengan memanfaatkan angkutan umum yaitu Komuter Line. Ini menjadi pengalaman pertama suami yang sebelumnya belum pernah menggunakan KRL sebagai moda transportasi. Lalu tujuan wisata kami adalah Kebun Raya Bogor. Semenjak 6 tahun menetap di Jakarta, sebenarnya aku sering main ke Bogor namun baru kali ini bisa mengujungi tempat paling iconic kota ini yaitu Kebun Raya Bogor.

Menikmati Hijaunya Kebun Raya ala Mirna

Namanya juga kebun tentunya banyak sekali tanaman yang memberikan warna hijau di setiap sudut pemandangan. Seperti di Danau buatan yang kebetulan airnya juga hijau, danau yang berisi penuh dengan tumbuhan teratai, ada 2 danau teratai di Kebun Raya yaitu yang kecil seperti yang aku foto maupun yang lebar di depan area pendopo. Lalu yang bikin aku kagum dan merasa gak sia-sia jalan jauh muternya demi melihat kebun anggrek yang Masya Allah bagus banget, pas aku masuk aku merasa sedang berada di kebun tanaman sihir ala film-film macem harry potter (ada ga ya) .. bagus banget. Tapi karena menikmatinya ala mirna jadinya setiap spot yang cantik di pakai foto cantik pula, hehehe

Menikmati Uniknya Tanaman Kebun Raya ala Orang Unik Dwi

Beda lagi dengan cara Mas Dwi alias suami yang amazing dengan tanaman yang unik-unik yang ada di Kebun Raya Bogor. Perlu di ketahui bahwa kebun yang digagas Thomas Stamfford Raffles ini banyak memiliki tanaman dengan species unik dan mayoritas berukuran besar, entah karena usianya atau memang seperti itu pohonnya. Seperti suami yang seneng banget ketemu pohon saga terbesar, lalu tanaman merambat yang bikin aku ngeri fotonya dan tanaman mirip kelapa tapi buahnya rada mirip nanas tapi keras. Unik lah… Tanaman ini tidak cuma berasal dari Indonesia namun juga dari luar terutama Inggris dan Belanda.

Mengunjungi Museum Zoologi di Kebun Raya Bogor

foto diambil dari hellobogor

Nah

foto diambil dari hellobogor

Nah selain memiliki koleksi tanaman terdapat pula museum zoologi yang memamerkan rangka hewan terutama hewan endemik dengan species langka Indonesia. Karena aku punya phobia hewan ini itu jadilah gak ikut masuk cuma sampai luar dan suami yang jalan sendirian, yang jelas masuk museum ini gratis dan pintu masuk beda dengan pintu keluar sehingga area display dibentuk melingkar, di pintu keluar di suguhkan rangka paus yang super besar.

Review dan Saranku kalau berkunjung ke Kebun Raya

Tempatnya beberapa bersih dan terawat tapi beberapa juga penuh sampah, sebenernya bukan cuma salah pengunjung namun tempat sampah yang disediakan entah diletakkan dimana, sehingga orang yang piknik asal buang sampahnya. Jadi saranku buat yang piknik selain menghindari piknik di bawah pohon besar karena takut rubuh mengingat usia pohon mayoritas kebun raya sudah tua adalah membawa plastik sampah sendiri.

Tiket masuk kebun raya sebesar 14.000, lalu untuk menikmatsi keseluruhan paling enak memang menumpangi bus keliling yang dibandrol 15.000 per orang namun sistem antriannya diperbaiki agar orang yang sudah antri gak sampai 2 kali karena ambil nomer antrian dan pembayaran di jeda sehingga lama bikin gak jelas.

Semoga bermanfaat ya

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

kei tral

You may also like

4 Comments

  1. Ini ceritanya perjalanan hanimun ke berapa ratus kali hahahahahhahahaha. Seneng deh liat Kebun Raya Bogor ini, adem bangettttt ya trs bisa bikin kurus hahahaaha. Tapi kelilingnya bikin lelahhhhh abis itu makan banyak deh *sama aja boong hahahahhaha

    1. ini sudah kesekian kalinya jalan berdua rasa honeymoon ka roos… tapi baru pertama kali aku ke kebun rayanya… luas, capek, tapi puas wkwkwkw

Let's write your opinion