Financial | Review

Bahas Keuangan Negara di BincangBKF 2017

October 10, 2017

Assalamualaikum semua ? Apa kabar keuangan kalian, hehehe

Kali ini aku mau cerita tentang kegiatanku Jumat (6/10) lalu saat menghadiri acara BincangBKF dalam rangka Fiscal Day 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dari Kementrian Keuangan. Ngomongin uang negara memang hal yang baru buatku. Sebagai karyawan swasta dan ibu rumah tangga rasanya memikirkan keuangan sendiri dan target sales kantor saja sudah pusing apalagi ini diajak sharing tentang pendapatan dan pengeluaran negara yang jumlah triliunan rupiah. Duh nol nya barapa itu yak, hehehe.

Acara berlangsung santai tapi serius dengan menghadirkan Pak Hidayat Amir sebagai pembicara sekaligus narasumber. Berawal dari membahas uang negara dan analogi hutang negara secara sederhana pembicaraan makin serius kala pertanyaan mulai dibuka. Dari situ Aku pun jadi tahu apa saja isu perekonomian Indonesia terkini serta berbagai program pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan rakyatnya. Nah, apa saja yang dibahas saat BincangBKF di Fiscal Day 2017 ?

Kondisi Ekonomi Indonesia 2017

Seperti yang kita ketahui bahwa di tahun 2017 ini hampir seluruh indikator perekonomian Indonesia menujukan nilai yang positif. Menurut Kementrian Keuangan pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester pertama relatif stabil sebesar 5,0 persen. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penerimaan negara dan belanja negara, serta penurunan defisit anggaran dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan pembiayaan anggaran mengalami penurunan, terutama komponen pembiayaan utang negara.

Sederhananya dampak yang seperti apa sih yang bisa dirasakan masyarakat mengenai perbaikan ekonomi Indonesia di tahun 2017 ? Menurutku, bisa dirasakan dari harga komoditi pangan yang relatif stabil, tidak tiba-tiba melonjak tinggi saat lebaran atau momen lainnya. Meski harga listrik, bahan bakar dan elpiji sempat menjadi permasalahan karena dicabutnya subsidi pemerintah tapi itu diklaim sebagai strategi untuk mengurangi inflasi. Pembangunan infrastruktur dari ujung barat ke ujung timur mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Selain itu nilai tukar mata uang rupiah juga stabil diangka 13.000 – 13.400, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang bisa turun dan naik secara mendadak hingga 16.000 rupiah per USD. Ini ngerepotin banget ya buat aku yang kebetulan ngurusin kurs transaksi di kantor, harga barang benar-benar susah diprediksi karena cepat mengalami perubahan yang signifikan. #MirnaCurcol

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018

Di acara BincangBKF kemarin sebenernya blogger memang diajak diskusi bareng terutama hal yang berkaitan dengan kebijakan fiskal yang salah satunya ya RAPBN 2018. Dan jujur aku agak wagu mengenai hal ini, apalah aku rakyat biasa diajak bahas anggaran negara. Tapi kan kalau seperti ini jadi tahu gimana RAPBN itu dan bisa sharing ke teman-teman. APBN itu semacam instrumen yang dananya bersal dari rakyat yang kemudian dikelola untuk belanja negara.

  •  Pendapatan Negara

Sumber pendapatan negara berasal dari banyak pihak, seperti penerimaan dari sektor pajak dan non pajak. Ada pula yang berasal dari dana hibah atau investasi kerjasama. Pokoknya segala hal yang didapat negara itu dianggap pendapatan negara yang memang banyak bentuknya.

 

  •  Belanja Negara

Nah untuk pemanfaatan pendapatan negara maka ada pula anggaran belanja negara yang sudah diatur baik melalui kebijakan maupun kebutuhan yang memang diperlukan. Untuk belanja pemerintahan bisa dibagi antara kementrian atau lembaga (K/L) dan non kemenetrian atau lembaga negara (non K/L). Semua di pos-poskan sesuai kebutuhan masing-masing. Kalau K/L berfokus pada masyarakat seperti untuk pembangunan, belanja operasional macem gaji karyawan dan lainnya. Sedangkan non K/L digunakan untuk menjaga stabilitas ekonomi negara seperti pembayaran utang negara, pembiayaan subsidi energi dan non energi.

Utang Negara

Sudah bukan rahasia lagi ya kalau Indonesia juga punya utang yang cukup banyak makanya topik ini ramai dibahas saat acara BincangBKF. Kenapa sih kudu utang ? ya karena untuk pemenuhan kebutuhan yang bisa dimanfaat untuk masa yang akan datang, bisa dikatakan utang sebagai instrumen investasi  jangka panjang. Besar utang negara bisa naik dan turun, selain jumlahnya memang berbah tapi hal ini juga berkaitan dengan nilai tukar rupiah. Sebagian besar utang negara memang berasal dari pihak asing yang artinya menggunakan mata uang asing. Jadi ketika nilai tukar rupiah melemah, mau tidak mau angka utang jadi seolah bertambah. Hingga Juli 2017, utang Indonesia mencapai 3700an triliun rupiah. Jumlah ini tergolong rendah ketimbang negara dari anggota G20, Indonesia berada di posisi ke 19 sedangkan yang pertama ditempati Jepang. Hal ini dikarenakan manajemen dan komitmen Indonesia untuk tetap mempertahankan defisit negara dalam prosentase tertentu agar keuangan tetap terjaga.

Program Pemerintah

Banyak sekali program pemerintah terutama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang sudah dianggarkan di RAPBN 2018. Namun memang tidak semua tahu dan tersosialisasikan dengan baik. Ya tahunya cuma dana kesehatan dan pendidikan karena kedua hal tersebut memang sangat amat diperlukan untuk perbaikan kualitas kehidupan masyarakat. Salah satu program yang aku baru tahu adalah adanya Program PKH atau Program Keluarga Harapan. Program ini ternyata sudah berlaku di masyarakat berupa dana non tunai yang diberikan tiap keluarga per bulan dengan syarat tertentu. Diharapkan dana ini dapat membantu perekonomian masayarakat yang tergolong miskin.

Saat pembahasan ini, salah satu blogger bertanya tentang efektifitas program PKH, yaitu Mba Riski Ringan yang kebetulan memiliki teman yang bekerja menjalankan PKH untuk masyarakat. Karena nyatanya banyak masyarakat yang sebenarnya sudah lulus dari program ini toh dia dapet lagi dan lagi. Hal itu ditanggapi dengan baik oleh salah satu pejabat BKF yang kebetulan hadir, jadi PKH masih tergolong program yang berhasil dalam pengentasan kemiskinan ketimbang subsidi. Memang di lapangan masih ada penyelewengan tapi itu dari masyarakatnya yang ingin terus dibantu. Untuk itu memang perlu perbaikan kedepannya. Bahkan rencananya program PKH ini bakal diperluas lagi. Hayo, yang punya saudara atau tetangga yang tergolong miskin bisa nih dikasih tahu !

Program pemerintah lain yang dinyatakan efektif dan efisien terutama tepat sasarannya yaitu di sektor pendidikan melalui Program Indonesia Pintar. Dimana program ini berjalan dengan baik yang menghasilkan anak-anak yang cerdas melalui bantuan dana pendidikan seperti BOS, LDPD, dan beasiswa lain yang sangat bermanfaat untuk masyarakat. Nah jika masyarakatnya sudah cerdas, kan bisa memajukan bangsa.

Proyeksi Kondisi Keuangan Indonesia 2018

Prediksi Kementrian Keuangan mengenai kondisi ekonomi Indonesia di tahun depan cukup optimis mengingat di tahun 2017 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil dan mengalami peningkatan. Namun tetap saja tanatangan kedepan semakin sulit, untuk itu pemerintah berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional bisa lebih inklusif dan berkualitas dengan mengoptimalkan pendapatan negara sebagai sumber penerimaan negara dan meningkatkan daya saing serta produktivitas dalam negeri.

Rangkuman Tanya Jawab Blogger Mengenai Kebijakan Fiskal

Sebenarnya materi yang disampaikan oleh Pak Amir dan Pejabat Kementrian Keuangan lainnya tidaklah banyak. Bahkan porsinya lebih banyak ke sesi tanya jawab dengan topik yang paling senang dibahas berkaitan dengan utang negara, program pemerintah, pajak bagi pekerja kretiatif serta penulis dan berkembangnya dunia digital yang membuat banyaknya e-commerce yang melakukan transaksi jual beli. Aku mencoba membuat poin-poin secara random meski itu tidak secara keseluruhan ya, meliputi :

  • Negara itu ternyata bisa loh utang ke masyarakat melalui ROI, yaitu masyarakat menginvestasikan uangnya dengan mendapat surat berharga negara. Cara ini ternyata juga dapat membantu mengendalikan jumlah utang negara lantaran transaksinya menggunakan kurs yang sama yaitu rupiah
  • Bentuk utang negara dari investasi asing bisa berupa pembelian barang, melalui lembaga keuangan internasional, serta melalui kerjasama.
  • Meskipun negara mendapat suntikan dana dari pihak asing baik itu program kerjasama atau investasi namun pemerintah memegang kebijakan untuk mengatur penggunaannya sehingga tidak mengganggu kedaulatan negara.
  • Indonesia termasuk negara dengan kategori investment grade yaitu negara yang dipercaya sebagai tempat investasi. Dimana hal ini dibutuhkan 20 tahun sehingga Indonesia layak sebagai negara tujuan penanaman modal. Sebagai negara berkembang tentunya ini merupakan suatu yang baik demi pembangunan dan kemajuan ekonomi bangsa.
  • Sektor Migas di era 70-80an memang menjadi sumber penerimaan negara yang cukup besar. Namun saat ini kondisinya banyak “sumur tua” bekas pengeboran minyak yang kurang produktif, kalau pun sumber migas yang tersedia saat ini berada di lepas pantai sehingga cost yang dikeluarkan cukup besar. Namun untuk sektor tambang terutama batu bara di 2 tahun terakhir memang mengalami peningkatan. Tapi tetap itu fluktuatif mengingat harga CPO (minyak kelapa sawit) justru mengalami penurunan disaat batu bara mulai naik.
  • Untuk mengontrol stabilnya ekonomi negara, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pembatasan import agar industri dalam negeri lebih mendapatkan pasar. Meski pendapat pajak dari barang import jadi berkurang lantaran kebijakan ini, namun dilihat secara jangka panjang kebijakan ini dapat meningkatkan produksi / penjualan dalam negeri.
  • PKH (Program Keluarga Harapan) selama ini sudah berjalan dengan baik, kalaupun ada yang perlu diperbaiki maka lebih ke kebiasaan atau mental masyarakatnya untuk lebih bisa berdikari. Pemerintah justru akan menambah jangkauan untuk penerima dana bantuan PKH.
  • Terobosan lain di bidang program pemerintah untuk masyarakat adalah raskin yang biasanya dibagikan berupa beras diganti menjadi kartu subsidi pangan senilai 110 ribu yang dibagikan untuk masyarakat miskin.
  • Pengaturan pajak bagi pekerja kreatif semacam blogger, buzzer, influencer, dan lainnya memang belum dibahas secara mendalam oleh pemerintah. Karena bisa saja pajak sudah diatur oleh brand atau lembaga yang menggunakan jasanya. Yang perlu dimiliki cukup NPWP dan jika belum jelas atau ingin tahu rincian laporan SPT bisa langsung ke kantor pajak terdekat.
  • Ketentuan pajak yang masih dikaji ini juga berlaku untuk E Commerce, Market Place dan sejenisnya. Namun pemerintah membuka lebar para pengusaha start up untuk mengembangkan usahanya di era digital. Karena itu memang merupakan sebuah evolusi keuangan dimana segala transaksi manual saat ini berubah mejadi virtual.

 

Yah, kurang lebih itu yang dibahas saat BincangBKF di Fiscal Day 2017. Acaranya seru dan banyak tambahan wawasan baru. Aku pun juga terbantu untuk menanyakan beberapa case yang dihadapi perusahaan tempatku bekerja. Tak lupa di akhir acara kami melakukan foto bersama. Sungguh sebuah acara yang sangat berfaedah ! haha

Well, itu saja yang bisa aku bagi buat temen-temen semua. Semoga bermanfaat ya !

Wassalamualaikum.

*Data infografis diambil dan diedit dari : Advetorial RAPBN 2018

Badan Kebijakan Fiskal Kemetrian Keuangan Indonesia

 

  1. Kalau kulihat memang prediksi yang disampaikan sangat optimis, mengingat indikator makro nya juga tinggi. Takutnya realisasi di tahun depan ga sampai, bisa short fall penerimaan lagi.

    Ah semoga itu tidak terjadi untuk kebaikan bersama.

    1. Aku baca bahannya juga luar biasa li, makanya aku bahas dengan caraku yang sederhana biar pembaca tetep paham semua

    1. Nah iya salah satu tujuan BincangBKF ya itu mba aya biar masyarakat tahu tentang uang negara, gak teracuni sama berita hoax hehehe

    1. sama, aku pulang workshop jadi punya banyak ide buat saran ke pemerintah agar programnya bisa berjalan dengan baik.

  2. Ini topik diskusi terberat setelah tiap harinya berjibaku dengan keuangan keluarga. Ga kebayang itu gimana pegawai BKF mikirin negara, aku aja puyeng mikirin Anggaran Pendapatan dan Belanja Keluarga 😀

Let's write your opinion

%d bloggers like this: