Islam | Pregnancy Story | Weekly Diary

Puasa Pertama di Kehamilan Pertama

By on May 30, 2017

Halo semua… apa kabar ? Assalamualaikum ^_^

Marhaban Ya Ramadhan, sungguh ini bulan yang banyak dinantikan setiap muslim di dunia. Bulan yang penuh keberkahan lantaran setiap amalan ibadahnya dilipatgandakan, sekaligus bulan yang penuh tantangan karena harus menahan lapar dan haus serta hawa nafsu. Dan bagiku bulan ini memang tantangan banget, dalam kondisiku yang sedang hamil 3 bulan, aku berusaha untuk tetap semangat menjalankan ibadah puasa meski tak jarang lapar dan haus mendera.

Continue Reading

Islam | Kuliner

5 Bahan Makanan Yang Perlu Dipersiapkan Menjelang Ramadhan

By on June 1, 2016

Assalamualaikum Warramatullahi Wabbarrakatu

Waaah bentar lagi Ramadhan ya… Semoga kita bisa merasakannya sebulan penuh dengan keberkahan serta kesabaran ya…. Ini merupakan Ramadhan pertamaku sebagai istri… *senyum sendiri*.. Ya Allah sesuatu banget, tahun lalu puasa masih ditemenin Eyang Putri, kalau mau buka puasa atau sahur sudah ada makanan yang terhidang.. tapi kali ini beda.. dulu sih cuma bantu-bantu doang namun sekarang bener-bener harus menyiapkannya sendiri.. eits ga sendiri juga sih malahan menyipakan makanan juga buat suami *senyum sendiri lagi* ^_^

Nah untuk itu perlu persiapan terlebih dahulu sebelum Ramadhan datang, salah satunya ya itu bahan makanan secara aku dan suami sama-sama bekerja jadinya untuk apa-apa termasuk masak sebisa mungkin sepraktis mungkin gak bisa nyiapin semua makanan sekali waktu lengkap gitu. Pasti ada momen dimana kita harus nyiapin dulu semuanya….

Lalu bahan makanan atau makanan apa sih perlu disiapkan untuk menghadapi Ramadhan ?

diambil dari www. viaberita.com

Kurma

buah yang manis nan legit ini menjadi buah yang amat sangat dicari saat Ramadhan. Selain karena di sunnahkan Nabi Muhammad untuk membatalkanpuasa  dengan 3 butir kurma namun belakangan banyak yang mengkonsumsinya karena khasiat nya yang berguna bagi kesehatan tubuh. Aku sendiri sudah beli kurma dari seminggu yang lalu tapi belom  udah hampir habis setengah… mau beli lagi lah ko harganya sudah naik 15 ribu per kilo duh duh… Ya sudah dihabiskan dulu yang ada…

Continue Reading

Give Away | Islam | Self Reflection

8 Hari Terakhir di Bumi

By on March 31, 2016

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabrrakatuh

Pernah gak sih berfikir gimana rasanya menjalani 8 terakhir di Bumi ? dengan kata lain 8 hari sebelum kita mati ? Meski menakutkan untuk dibayangkan namun dengan mengingat kematian, kita bisa lebih “benar” dalam menjalani hidup sehingga siap ketika menghadapi Sakaratul Maut. Karena “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati” (QS. Al-Imran : 185).

Sejatinya kapan terjadinya kematian memang rahasia Sang Pencipta, namun tak ada salahnya mencoba menyiapkan diri jika kematian itu tiba, toh tidak ada yang bisa menghindari takdir yang satu ini. “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78). Dan jika ditanya 8 Hari Terakhir di Bumi, Mirna mau ngapain???

Continue Reading

Islam

Menyikapi Gerhana Matahari 9 Maret 2016

By on February 28, 2016

Asslamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

gerhana-matahari-total

Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Terdapat 4 Jenis Gerhana Matahari yaitu :

  • Gerhana total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari.
  • Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.
  • Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari.
  • Gerhana hibrida bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang.

Fenomena Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 9 Maret 2016. Bulan berada pada posisi yang sejajar dengan matahari sehingga benar-benar menutup cahaya matahari dengan sempurna sehingga daerah yang dilintasi fenomena alam ini menjadi gelap. Indonesia menjadi negara destinasi yang tepat bagi pemburu gerhana matahari diseluruh dunia. Pasalnya Gerhana Matahari Total melintasi 12 Provinsi di Indonesia dengan durasi 2-3 menit.

Continue Reading

Islam

Ramadhan #BerkahnyaTuhDisini

By on June 17, 2015

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

IMG-20150611-WA0006

 

Ramadhan sebentar lagi… Semoga Rindu Ramadhan Kangen Kajian bisa terlampiaskan besok… Ya sehari lagi kita umat muslim akan memasuki bulan Ramadhan. Dan seperti biasa akan ada Astra Gema Islami 2015 dengan segala macam program kegiatannya yang insya Allah bernilai ibadah… Nah kemarin AGI 2015 membuat meme berisi tentang Ramadhan #BerkahnyaTuhDisini… Hal – hal simpel yang bikin menggelitik dan mengena membuat kita semakin ingin meraih berkah Ramadhan dengan berlomba-lomba melakukan kebaikan. Berikut kumpulan meme AGI #BerkahnyaTuhDisini mulai dari persiapan hingga nanti saat melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

 

IMG-20150612-WA0003

 

 

IMG-20150613-WA0003

IMG-20150614-WA0001

IMG-20150615-WA0006

H-09

H-22 2

H-07

H-08

H-22 4

meme 1

meme 2

sleep-art-icon

Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Mohon maaf atas semua kesalahan yang pernah saya lakukan terutama jika ada salah kata melalui tulisan di blog, komen, atau apapun itu. Semoga kita semua mendapat keberkahan karena #BerkahnyaTuhDisini

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Continue Reading

Islam | Nikah Muda

Nikah Muda : Apakah Seperangkat Alat Sholat Sah Dijadikan Mahar?

By on
2083-
Gambar dari sini

Oleh: Ust. Muhammad Abduh Tuasikal

Sahkah seperangkat alat shalat dijadikan mahar nikah atau mas kawin?

Imam Nawawi memberikan sebuah kaedah berharga mengenai manakah yang bisa dijadikan mahar atau mas kawin. Beliau menyebutkan,

ﻭَﻣَﺎ ﺻَﺢَّ ﻣَﺒِﻴﻌًﺎ ﺻَﺢَّ ﺻَﺪَﺍﻗًﺎ

“Segala sesuatu yang bisa diperjualbelikan berarti sah untuk dijadikan mahar.” (Minhaj Ath Tholibin, 2: 478)

Yang perlu dipahami bahwa mahar bisa bernilai rendah dan bisa bernilai tinggi.

Contoh mahar yang bernilai rendah dapat dilihat dalam hadits berikut. Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seorang wanita yang menawarkan untuk dinikahi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun beliau tidak tertarik dengannya. Hingga ada salah seorang lelaki yang hadir dalam majelis tersebut meminta agar beliau menikahkannya dengan wanita tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya,

“Apakah engkau memiliki sesuatu untuk dijadikan mahar?”

“Tidak demi Allah, wahai Rasulullah,” jawabnya.

“Pergilah ke keluargamu, lihatlah mungkin engkau mendapatkan sesuatu,” pinta Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Laki-laki itu pun pergi, tak berapa lama ia kembali, “Demi Allah, saya tidak mendapatkan sesuatu pun,” ujarnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺍﻧْﻈُﺮْ ﻭَﻟَﻮْ ﺧَﺎﺗَﻤﺎً ﻣِﻦْ ﺣَﺪِﻳْﺪٍ

“Carilah walaupun hanya berupa cincin besi.”

Laki-laki itu pergi lagi kemudian tak berapa lama ia pun kembali, “Demi Allah, wahai Rasulullah! Saya tidak mendapatkan walaupun cincin dari besi, tapi ini sarung saya, setengahnya untuk wanita ini.”

“Apa yang dapat kau perbuat dengan izarmu (sarungmu)? Jika engkau memakainya berarti wanita ini tidak mendapat sarung itu. Dan jika dia memakainya berarti kamu tidak memakai sarung itu.”

Laki-laki itu pun duduk hingga tatkala telah lama duduknya, ia bangkit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya berbalik pergi, maka beliau memerintahkan seseorang untuk memanggil laki-laki tersebut.

Ketika ia telah ada di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bertanya, “Apa yang kau hafal dari Al-Qur`an?”

“Saya hafal surat ini dan surat itu,” jawabnya.

“Benar-benar engkau menghafalnya di dalam hatimu?” tegas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Iya,” jawabnya.

“Kalau begitu, baiklah, sungguh aku telah menikahkan engkau dengan wanita ini dengan mahar berupa surat-surat Al-Qur`an yang engkau hafal,” sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Bukhari no. 5087 dan Muslim no. 1425)

Salah satu faedah yang diutarakan oleh Imam Nawawi dari hadits di atas,

ﻭَﻓِﻲ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳﺚ ﺃَﻧَّﻪُ ﻳَﺠُﻮﺯ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥ‎ ‎ﺍﻟﺼَّﺪَﺍﻕ ﻗَﻠِﻴﻠًﺎ ﻭَﻛَﺜِﻴﺮًﺍ ﻣِﻤَّﺎ ﻳُﺘَﻤَﻮَّﻝ ﺇِﺫَﺍ‎ ‎ﺗَﺮَﺍﺿَﻰ ﺑِﻪِ ﺍﻟﺰَّﻭْﺟَﺎﻥِ ، ﻟِﺄَﻥَّ ﺧَﺎﺗَﻢ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳﺪ‎ ‎ﻓِﻲ ﻧِﻬَﺎﻳَﺔ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﻘِﻠَّﺔ . ﻭَﻫَﺬَﺍ ﻣَﺬْﻫَﺐ‎ ‎ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲّ ، ﻭَﻫُﻮَ ﻣَﺬْﻫَﺐ ﺟَﻤَﺎﻫِﻴﺮ‎ ‎ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺴَّﻠَﻒ ﻭَﺍﻟْﺨَﻠَﻒ

“Hadits tersebut menunjukkan bahwa mahar (mas kawin) bisa sesuatu yang bernilai rendah dan bisa harta yang amat mahal jika kedua pasangan saling ridha. Karena penyebutan cincin dari besi menunjukkan nilai yang tak mahal. Inilah pendapat dalam madzhab Syafi’i dan juga pendapat jumhur ulama dari salaf dan khalaf.” (Syarh Shahih Muslim, 9: 190)

Sedangkan dalil yang menunjukkan bahwa mahar boleh dengan sesuatu yang bernilai mahal dapat dilihat dalam firman Allah,

ﻭَﺁَﺗَﻴْﺘُﻢْ ﺇِﺣْﺪَﺍﻫُﻦَّ ﻗِﻨْﻄَﺎﺭًﺍ

“Sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak” (QS. An Nisa’: 20)

Ada pendapat dari Mu’adz yang menyatakan bahwa qinthor adalah 1200 uqiyah dari emas atau perak. [1] Ini suatu jumlah yang begitu besar, maharnya hampir 1 Milyar rupiah. Intinya, qinthor adalah harta yang begitu banyak.

Dalam madzhab Syafi’i dan Imam Ahmad dinyatakan bahwa ukuran kadar minimal mahar tidak dibatasi. Pokoknya yang bisa dijadikan mahar adalah uang, barang yang bisa dijual, upah sewa, baik nilainya sedikit atau banyak atau sampai tak bisa disimpan di kantong sendiri.

Adapun madzhab Abu Hanifah dan madzhab Imam Malik memberikan batasan kadar minimal untuk mahar, seperti dibatasi paling minimal adalah 10 dirham perak. Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 39: 160-161.

Kesimpulannya, jika merujuk pada mahar dengan seperangkat alat shalat, berarti boleh. Karena mahar tersebut punya nilai dan bisa dijual.

Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik dan kepahaman.

Referensi:
– Al Fiqhu Al Manhaji, Musthofa Al Bugho, Musthofa Al Khin dan ‘Ali Asy Syarji, terbitan Darul Qalam, cetakan kesepuluh, tahun 1430 H.

– Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, terbitan Kementrian Agama Kuwait.

– Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, terbitan Dar Ibnu Hazm, cetakan pertama, tahun 1433 H.

– Minhaj Ath Tholibin, Yahya bin Syarf An Nawawi, terbitan Darul Basyair Al Islamiyyah, cetakan kedua, tahun 1426 H.


[1] 5 uqiyah = 200 dirham = 595 gram perak = 4 juta rupiah. 1200 uqiyah = 960 juta rupiah.

Sumber: https://fadhlihsan.wordpress.com/2015/06/17/seperangkat-alat-shalat-sebagai-mahar-nikah-sahkah

Continue Reading