Islam

Astra Gema Islami 2015

By on June 9, 2015

Assalamulaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh

Astra Gema Islami atau yang sering disebut AGI merupakan rangkaian acara kegiatan Ramadhan di Astra. Rangkaian kegiatan AGI dimulai dengan kegiatan pra-Ramadhan, kegiatan selama Ramadhan dan kegiatan sesudah Ramadhan. Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh Yayasan Amaliah Astra bekerja sama dengan affco (anak perusahaan Astra) sebagai sponshorship. Cakupan peserta kegiatan ini adalah seluruh karyawan Astra baik yang kontrak maupun outsourcing yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan ini akan diadakan lomba yang akan memperebutkan piala bergilir. Piala Bergilir AGI akan diberikan kepada kontingen perusahaan Grup Astra yang meraih penghargaan tertinggi terbanyak. Setiap perusahaan grup Astra yang akan bertanding dalam AGI akan di sebut dengan kontingen. Setiap kontingen diharapkan mengikuti semua cabang lomba yang ada di AGI. Dari setiap lomba yang ada di AGI akan diambil juara 1, 2 dan 3. Yang selanjutnya akan di konversi menjadi Emas, Perak dan Perunggu. Secara umum konsep Piala Bergilir AGI ini menganut konsep Olympiade atau Sea Games atau PON yang telah disesuaikan dengan aturan-aturan AGI.

Kini, Astra Gema Islami (AGI) telah memasuki tahun ke 6, tentunya telah mengalami berbagai perubahan yang lebih baik. Event yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010 ini menjadi momentum silahturahmi bagi seluruh karyawan yang tergabung dalam Astra Grup. Rangkaian acara pun mengisi perjalanan AGI 2015. Ada beberapa lomba telah disiapkan  yang dapat diikuti selama  bulan Ramadhan. Beberapa lomba tersebut merupakan lomba tingkat Nasional yang dapat diikuti oleh karyawan anak perusahaan Astra dari jarak jauh karena beberapa lomba dilakukan secara on line melalui web AGI di www.amaliah-astra.com/agi

AGI
Situs Resmi Astra Gema Islami

Tahun ini AGI memiliki beberapa lomba yang bisa diikuti. Lomba dibagi menjadi 2 tipe yaitu online dan off line alias langsung on the spot. Untuk lomba online kebetulan tahun ini saya menjadi penanggung jawabnya, ada banyak penambahan serta inovasi yang diusung. Lomba online kali ini mengusung tema besar “Keteladanan” yang terbagi atas beberapa lomba berikut :

1. Kabar Ramadhan Astra

Kabar Ramadhan Astra adalah kompetisi dalam membuat liputan kegiatan ramadhan di Kantor Pusat/Cabang/Kebun/Site atau di manapun dalam lingkungan kerja Perusahaan Grup Astra. Artikel liputan dapat berupa Tulisan dan Foto yang dilakukan pada saat bulan Ramadan 1436H hingga sesudahnya. Rangkaian artikel dalam Kabar Ramadhan Astra diharapkan dapat dituliskan sehingga dapat membuat gambaran cerita kondisi kegiatan Ramadhan di seluruh penjuru perusahaan Grup Astra di Indonesia.

2. Lomba Cerpen Islam

Lomba Cerpen Islam adalah kompetisi dalam membuat tulisan atau cerita mengenai pengalaman yang bisa diteladani dalam bekerja sehari-hari di Astra. Cerpen tidak lebih dari 4 halaman yang dapat dikirimkan ke situs http://www.astragemaislami.com untuk dinilai oleh Tim Juri.

3. Lomba Komik Dakwah

Lomba komik merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara tahunan Astra Gema Islami 2015. Tujuan dari lomba ini selain untuk penyampaian nasehat/dakwah/teladan menggunakan media komik atau cerita bergambar sekaligus untuk menggali kreativitas dalam membuat komik yang dapat menarik minat pembaca untuk melihat dan mengerti nasihat yang ada di dalamnya.

4. Lomba Poster

Lomba poster merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara tahunan Astra Gema Islami. Tujuan dari lomba ini selain untuk penyampaian nasehat melalui poster juga untuk menggali kreativitas dalam membuat poster yang dapat menarik minat pembaca untuk melihat dan isinya tersampaikan.

5. Lomba Video Dakwah

Lomba Video Dakwah adalah salah satu ajang kreativitas bagi para karyawan untuk menampilkan Dakwah Kreatif dalam bentuk video. Lomba ini menggantikan LSKA, Lomba Syiar Kreatif Astra. Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk meningkatkan semangat dakwah dalam mempererat ukhwah islamiyah grup Astra di seluruh Indonesia. Video Dakwah ini bersifat singkat padat dan jelas dengan durasi Max 2 menit termasuk opening dan credit title.

6. Lomba Video Salam Lebaran

Lomba Video Salam Lebaran Astra adalah salah satu ajang kreativitas bagi para karyawan untuk menampilkan ucapan “Salam Lebaran” dalam bentuk video. Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk mempererat ukhwah islamiyah grup Astra di seluruh indonesia. Meski tangan tak berjabat, wajah tak bertatap, namun Hati tetap dalam satu ikatan ukhwah.

7. Lomba Sirah Nabi

Lomba Cerita Sirah Nabi adalah kompetisi dalam bercerita kepada anak tentang Sirah Nabi Muhammad. Materi Cerita telah disediakan oleh Panitia lomba. Cerita Sirah Nabi direkam dalam format MP3 kemudian dikirimkan ke situs http://www.astragemaislami.com untuk dinilai oleh Tim Juri. Keinginan hasil akhir lomba ini adalah dapat membuat rekaman sirah nabi dari nabi Lahir hingga Wafat yang dapat di download di opensirah.com untuk membantu syiar Islam.

Selain itu beberapa lomba yang on the spot atau offline juga melakukan penyisihannya secara online melalui situs AGI yaitu

8. Lomba Murottal Quran.

Lomba Murottal Quran adalah suatu kompetisi yang memperlombakan cara membaca Al-Quran sesuai dengan tajwid yang benar dan tepat. Tujuan diadakannya kompetisi ini untuk memotivasi semua muslim Astra agar mau belajar membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan tajwid. Dengan adanya kompetisi ini diharapkan para muslim astra bisa memanfaatkan ajang ini untuk mengukur tingkat kebenaran bacaan yang selama ini mereka terapkan dalam belajar membaca Al-Quran sehari-hari. Seleksi awal dilakukan secara Online melalui video yang diupload oleh peserta ke Youtube.

Dan lomba on the spot AGI tahun ini akan dilaksanakan pada puncak Acara AGI pada 8 Agustus 2015 sekaligus momen halal bihalal seluruh karyawan Astra. Lomba tersebut diantara nya :

9. Cerdas Cermat Islam Astra

Cerdas Cermat Islam Astra (CCIA) adalah lomba cerdas cermat dengan materi keislaman dan pengetahuan tentang Astra. Tujuan dari lomba ini adalah untuk mengasah kemampuan muslim astra dalam hal pengetahuan islam sebagai seorang muslim dan pengetahuan astra sebagai seorang karyawan group astra.

10. Lomba Tahfidz Quran

Lomba Tahfidz Quran adalah suatu kompetisi yang memperlombakan kemampuan hafalan Al-Quran, cara baca Al-Quran sesuai dengan tajwid yang benar dan tepat serta pengetahuan tentang Al-Quran. Tujuan diadakanya kompetisi ini untuk memotifasi semua muslim astra agar mau belajar menghafal Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan tajwid. Dengan adanya kompetisi ini diharapkan profesional muslim Astra bisa memanfaatkan ajang ini untuk mengukur tingkat kebenaran hafalan yang selama ini diterapkan dalam menghafal Al-Quran sehari-hari.

Selain lomba bagi karyawan Astra adapula lomba yang ditujukan kepada anak karyawan, yaitu :

11. Lomba Tahfidz Quran bagi Anak

Lomba Tahfidz Quran bagi anak adalah suatu kompetisi yang memperlombakan kemampuan hafalan Al-Quran, cara baca Al-Quran sesuai dengan tajwid yang benar dan tepat serta pengetahuan tentang Al-Quran. Tujuan diadakanya kompetisi ini untuk memotifasi anak karyawan muslim astra agar mau belajar menghafal Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan tajwid. Peserta masih berstatus TK atau SD hingga kelas V. Babak penyisihan peserta dilakukan secara online dengan membaca surat yang telah ditentukan oleh panitia yaitu At-Takwir yang kemudian di upload ke Youtube. Pada hari H, anak akan diuji hafalan surat di juz 30 saja.

12. Lomba Mewarnai

Lomba mewarnai adaah suatu kompetisi yang memperlombakan kemampuan mewarnai bagi anak karyawan Astra yang berusia TK hingga kelas V SD. Panitia akan memberikan sket atau gambar kosong yang akan diwarnai oleh anak. Peserta wajib menyelasaikan mewarnai dalam waktu yang ditentukan. untuk lomba ini tidak akan dihitung untuk kalkulasi medali dalam perolehan piala bergilir.

Jika anak-anak juga memepuanyai aktifitas, maka istri dari karyawan pun memiliki aktifitas khusus saat puncak acara AGI yaitu Area Akhwat. Di area akhwat akan diadakan bazar baju muslim dan pernak perniknya serta akan diadakan seminar. Seperti tahun lalu seminar Area Akhwat AGI diisi oleh Fitri Aulia.

kivitz agi
Bu Wiwik memberikan plakat ke Fitri Aulia

 

Yah begitulah kurang lebih konsep acara AGI 2015. Semoga Allah meridhoi semuanya sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tujuan utama AGI dalam menyebarkan syiar, dakwah serta mempererat tali silahturahmi karyawan Astra bisa tercapai. Aamiin Ya Rabb

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

Continue Reading

Curhat | Islam

Rindu Ramadhan Kangen Kajian

By on March 19, 2015

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Apa kabar imanmu hari ini? *bertanya pada diri sendiri*

Yah seperti biasa tulisan ini merupakan curahan hatiku sendiri sekaligus refleksi. Sebagai seseorang yang baru saja lulus dan langsung masuk ke dunia pekerjaan. Maka kesibukan yang dulunya kuliah dan berorganisasi digantikan dengan kewajiban bekerja hingga lembur dan kegiatan “kekaryawanan” lainnya. Apa yang dimaksud kegiatan “kekaryawanan” lainnya, tak lain dan tak bukan adalah menghabiskan weekend untuk bekerja di kantor, makan diluar bersama teman atau relasi yang lain saat pulang kantor hingga larut malam. Kadang euforia bekerja dan selalu tampil maksimal di depan atasan menjadi fokus utama dalam kehidupanku saat ini.

Lalu ada kalanya semua itu menjadi rutinitas memuakkan, seakan jati diriku telah berubah. Okelah untuk selalu memberikan performance terbaik saat bekerja, tapi untuk kegiatan lain sebaiknya juga tidak diabaikan begitu saja seperti meluangkan waktu untuk ngobrol by phone dengan orang tua (maklum perantauan), ya kalo biasanya cuma say hi dan nanya kabar, ya untuk hal ini lebih ke berbagi cerita. Mengerjakan hobi seperti menulis blog, membaca buku, dan mengikuti pendakian yang udah terbaikan banget nget nget. Dan yang paling penting adalah kajian rutin.

Yah kajian rutin yang sebelumnya aku ikuti dengan jadwal berbeda setiap minggunya, ada tahsin setiap senin dan kamis, kajian keputrian di musholah Al Hayya, kajian keputrian rohis, kajian bulanan ust Khalid Bashalamah. Semuanya Bye gitu aja ketika aku sudah bekerja di tempat ini. Ya hal ini dikarenakan ‘sok’ kesibukanku dan memang kegiatan keagamaan di kantor ini kurang -_-. Berasa iman ini kering, kosong, sehingga aktifitas bekerja pun menjadi menjemukan. Mungkin bisa dianalogikan seperti mobil yang selalu dipakai, tetap diisi bensin sih, tapi coolant mesin nya habis, sama aja bohoong kan, sehingannya menyebabkan mobil tersebut mogok karena mesinnya kepanasan.

Nah akhir-akhir ini aku sering merasakan hal ini, kangen kajian rindu ingin segera bulan ramadhan selalu terngiang dibenakku. Karena kajian mampu memberikan tambahan ilmu syari sekaligus menambah ukuwah dengan muslim lainnya dan rindu ramadhan membuatku bersemangat untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan menambah amalan untuk mendapatkan pengampunan serta keberkahan di bulan mulia tersebut.

Continue Reading

Islam | Self Reflection

Islam Mencintai dan Melindungimu Dengan Hijab

By on March 31, 2014

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Assalamualaikum Warrahamatullahi Wabarrakatu

Aduh rasanya deg-degan ketika harus menuliskan bagaimana aku mencintai agamaku, Islam. Mungkin tulisan ini lebih bersifat curhat tentang tahap-tahap ketika aku dibukakan hati oleh-Nya sehingga bisa yakin pada agamaku. Memang aku lahir sebagai seorang muslim namun pada prosesnya aku belum terlalu mengerti apa itu Islam hingga Allah memberi hidayah  padaku lewat perintah-Nya yaitu Hijab. Dan dari situlah proses kecintaanku pada Islam semakin bertambah tiap harinya.

agamaku
Koleksi Pribadi

Aku menggunakan hijab semenjak masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) atas dasar aturan dari sekolah tersebut. Sekolahku bukanlah sekolah muslim melainkan sekolah negeri yang terletak di sebuah Kabupaten yang kental akan agama Islam hingga jargonnya pun “Gresik Berhias Iman” dan “Gresik Kota Santri” , hal ini lantaran terdapat 2 tempat bersejarah islam di kabupaten ini yaitu Makam Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. Sehingga nafas islam kental di seluruh penjuru kabupaten mulai dari sistem pemerintahan hingga ke sistem pendidikan yang mewajibkan siswanya untuk mengenakan baju serba panjang serta jilbab bagi perempuan muslim.

Jujur awalnya aku enggan sekolah disitu, aku lebh memilih sekolah di SMP negeri Surabaya toh aku juga keterima di sana, salah satu alasannya adalah aku tidak mau memakai kerudung. aku masih ingin bergaya sebagai seorang remaja pada umumnya. Aku merasa dengan berhijab maka kebebasanku akan terhambat, padahal saat itu adalah masa-masa dimana seorang perempuan mengalami perubahan menjadi remaja, andai kata lagi mau mekar-mekarnya. Dari sekolah dasar yang lebih bersifat anak-anak ke jenjang SMP. Namun lagi-lagi, Allah menyelamatkanku melalui restu orang tua dan keluarga lainnya agar aku masuk ke SMPN 1 Driyorejo Gresik. Mayoritas keluargaku melarangku sekolah di Surabaya dengan alasan jarak yang jauh, tidak ada kendaraan, dan karena aku perempuan jadi takut kalau nanti pulangnya sendirian terus diusilin orang, padahal tidak juga karena rumahku perbatasan diantara Gresik dan Surabaya sehingga tidak terlalu jauh, dan ada angkot juga walaupun harus jalan kaki lagi setelah turunnya tapi aku berani. Tapi apa mau dikata akhirnya aku masuk di SMPN 1 Driyorejo Gresik and than i must wear HIJAB.

Panas, gerah, susah gerak, dan perasaan engga enak lainnya lah yang membuatku terus-terusan melepas hijabku ketika ada kesempatan, contohnya pas aku ikut eskul olah raga seperti voli dan pencak silat. Padahal saat aku latihan pencak silat “Perisai Diri” di pusat kabupaten, aku tetap harus menggunakan hijab, karena saat kenaikan tingkat dan pertandingan, hampir semua pesilat perempuan yang muslim menggunakan hijab(tapi itu dulu, engga tau sekarang, semoga aja masih, Aamiin) . Bukan hanya masalah penampilan tapi sekolah ini juga memiliki satu mata pelajaran yang bernama “Pembiasaan”. Nah dalam pelajaran itu diterangkan bagaimana seorang muslim melakukan aktifitasnya sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Terdapat buku absensi aktivitas tersebut yang di kontrol tiap hari oleh orang tua dan guru piket yang kemudian setiap minggunya dicek ulang oleh guru mata pelajaran tersebut. Contohnya salam saat berangkat dan pulang sekolah (ttd orang tua) , sholat dhuha (ttd guru piket kalau di sekolah dan ttd ortu kalau dirumah), mengaji, sholat wajib berjamaah, bahkan mendengarkan khotbah sholat jumat. Sampe segitunya lah pokoknya.

bete
Emosi bete saat itu, gambar dari sini

BETE, awalnya seperti itu, aku seakan TERPAKSA melakukan itu semua. Selain fokus ke mata pelajaran pada umumnya seperti matematika, bahasa inggris, IPA, IPS, aku juga harus disibukkan untuk melakukan aktifitas-aktiftas yang harus dilaporkan tiap minggunya. Tapi toh aku tidak sendiri, ada 600an siswa lain yang melakukan hal yang sama. Sehingga lama-kelamaan aku juga menikmatinya. Aku pun sudah malu menggalkan jilbabku. Rasanya ada rasa keteduhan dalam hatiku. Tapi kebiasaan itu ternyata hanya bertahan hingga aku masuk SMA, sewaktu SMA kelas 1 semester pertama aku menggalkan jilbabku (lagi). Alasannya aneh dan aku juga kurang tau dulu itu kenapa, mungkin lagi-lagi setan menggodaku lewat penampilan. Aku ingin orang lain melihat rambutku terurai, tanganku dll walaupun waktu itu aku memakai rok renda panjang macem rok SD tapi versi panjang. Lalu namanya juga ababil (ABG Labil) . Selang beberapa bulan aku sewaktu bulan ramadhan, aku memakai jilbab (lagi). Tau gak kenapa??? Gegara buku panduan ramadhan yang biasa kita dapet pas puasa di sekolah dulu. Disitu kan ada tentang syariat dan lain sebagainya. Disitulah aku mulai memperbaiki diri melalui JILBAB walaupun belum istiqomah tapi proses sudah dimulai.

Hijab menjadi pelindung bagi perempuan dari yang bukan haknya atau muhrim. Hijab dapat menjadi identitas muslimah dan akan menjaga dirinya dari keburukan, baik dari dirinya sendiri maupun dari luar. Islam begitu peduli pada kemuliaan dan keselamatan seorang perempuan, sehingga membuatku jatuh cinta. Perintah Allah ini pun tertuang di Al-Qur’an yaitu :

Qullilmu’minaati yaghdhudhna min abshaarihinna wa yahpadzna puruujahunna walaa yubdiina ziinatahunna illaa maa dzhara minhaa walyadhribna bikhumurihinna ‘alaa juyuubihinna walaa yubdiina ziinatahunna illaa libu’uulatihinna …”

Artinya : Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka dan ….(QS. An-Nur : 31)

Islam pun tidak hanya memberikan perintah untuk menggunakan hijab, namun juga memberi tahu cara menggunakannya yang benar, sesuai syariat. Catatan penting dalam poin ini adalah penggunaan khimar yang merupakan bagian dari syari’at penggunaan jilbab sebagaimana terdapat dalam surat An Nuur ayat 31 Dan hendaklah mereka menutupkan khimar ke dadanya.”Khumur merupakan jamak dari kata khimar yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menutupi bagian kepala. Dalam hadits dari Sa’id bin Jubair mengenai ayat dalam surat Al Ahzab di atas, ia berkata,“Yakni agar mereka melabuhkan jilbabnya. Sedangkan yang namanya jilbab adalah qina’ (kerudung) di atas khimar. Dari ‘Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata, Seorang wanita dalam mengerjakan shalat harus mengenakan tiga pakaian: baju, jilbab dan khimar.”(HR. Ibnu Sa’ad, isnadnya shahih berdasarkan syarat Muslim).

Deskripsi mudahnya ada dalam buku “Yuk Berhijab !” yang ditulis oleh uztad Felix dan Mba Benefico sebagai ilustrator. Kebetulan aku juga dateng pas launchinngnya berbarengan dengan launching bergo dan gamis Alila edisi lebaran terbaru waktu itu di gedung indosat jakarta (*eh curcol lagi 🙂 ). Kurang lebih gambaran hijab yang syar’i adalah sebagai berikut.

hijab syar'i
Hijab Syar’i sumbernya dari sini

Maka jelas sekali bahwa anjuran tersebut semata-mata untuk melindungi sekaligus cara kita bertaqwa kepada Allah sebagai seorang perempuan muslimah yang baik. Coba bayangkan kalau tidak ada perintah ini? Perempuan muslim akan mengenakan pakaian seenaknya, bisa jadi pakaian minim yang akan mengundang syahwat lawan jenisnya, yang kemudian akan membahayakan kehormatannya. Dari perintah ini juga dapat memudahkan kita untuk menunjukkan identitas sebagai perempuan muslim, jadi jangan salahkan siapa-siapa ketika ada lelaki yang kamu suka  meminangmu namun ternyata lelaki itu non muslim. Bisa jadi laki-laki itu tidak mengetahui kamu seorang perempuan muslim karena tidak menggunakan hijab. Nah sebegitu sayangnya Islam pada perempuan melalui perintahn – Nye menggunakan hijab. Dan itulah yang membuatku semakin cinta pada agama ini.

Hijab is not a choice, or even a mode of style. it’s a must. Cause it’s the way Islam protect you, girls ! Barakallah

“Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway I Love Islam” by Listeninda & Monilando’s

i love islam2

Referensi :

Continue Reading

Islam

Musik Asik Bernama Marawis

By on December 20, 2013

Assalamualaikum Wr Wb

Selama 3 hari kemarin, aku bersama teman-teman Rohis Asy-Shabab ikut serta menjadi panitia di Pasar Amal Akhir Tahun yang diadakan Lazis Amaliyah Astra. Acara ini di isi dengan pembukaan bazar amal berupa paket-paket infaq, lomba untuk anak-anak setara SD/MI, dan pengobatan gratis. Di hari terakhir, acara di isi dengan lomba marawis. Acarnya cukup seru dan lucu karena anak-anak kecil yang menampilkan marawis. Dari situlah, aku mulai tertarik dan ingin berbagi informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan musik Marawis.

Marawis adalah salah satu jenis “band tepuk” dengan perkusi sebagai alat musik utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian Timur Tengah dan Betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.

Kesenian marawis ini hampir identik dengan dengan kesenian Sufi karena setiap Syair yang dibawakan mengandung puji2an kepada Rasulullah beserta keluarga, para Wali dan Permohonan doa kepada Allah SWT.

Alat musik yang digunakan :

1. Kepak Marawis

9242278_orig

Merupakan gendang kecil berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm. Alat ini terbuat dari kayu yang bagian tengahnya dilubangi dalat inilah yang menjadi ciri khas dari musik jenis ini, sehingga musik jenis ini pun disebut dengan Marawis.

2. Hajir Marawis

1pcs-MarawisMarwas-Hajir-polos-Rp.400.000

Merupakan sebuah Gendang yang berukuran diameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 cm,
Alat ini terbuat dari kayu yang bagian tengahnya dilubangi sehingga berbentuk mirip sebuah tabung. Kedua bagian ujungnya ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai selaput /memberan. Adapun kulit binatang yang biasa digunakan adalah kulit kambing atau domba.

3. Dumbuk Pinggang

1-pcs-Dumbuk-pinggang-ukir-Rp.650.000

Dumbuk merupakan alat musik sejenis gendang yang berbentuk mirip dandang, Bagian tengah dan kedua ujungnya memliki diameter yang berbeda – beda, diameter terbesar pada ujung yang detutup dengan selaput/membrean dari mika, kemudian disusul bagian ujung yang terbuka, sedangkan pada bagian tengah memiliki diameter terkecil. adapun disebut dumbuk pinggang karena dalam penggunaannya alat ini diletakkan di pinggang.

4. Dumbuk Batu

1 pcs Dumbuk batu ukir Rp.800.000 (2)

Bentuk alat ini mirip dengan dumbuk pinggang, hanya saja mempunyai ukuran yang sedikit lebih besar. adapun disebut dumbuk batu karena konon pada awalnya terbuat dari batu.

5. Darbuka

SAM_1107

Bentuknya mirip dengan dumbuk pinggang maupun dumbuk batu, terbuat dari bahan aluminium.

Tim-tim marawis era saat ini lebih banyak menggunakan Darbuka (Caltiq) ketimbang dumbuk pinggang maupun dumbuk batu, khusunya pada acara-acara festival/lomba marawis karena suaranya lebih nyaring dan enak didengar.
6. Simbal dan Tamborin
simbal dan tamborin
Jadi seperangkat alat musik marawis kurang lebih seperti ini :
marawis komplit
Jenis Pukulan Pada Marawis
1. Zapin
Nada zapin adalah nada yang sering digunakan untuk mengiringi lagu-lagu pujian kepada Nabi Muhammad SAW (shalawat). Tempo nada zafin lebih lambat dan tidak terlalu menghentak, sehingga banyak juga digunakan dalam mengiringi lagu-lagu Melayu.
2. Sarah
Pukulan sarah bertalu-talu cocok dipakai untuk mengarak pengantin
3. Zahefah
zahefah mengiringi lagu di majlis. Kedua nada itu lebih banyak digunakan untuk irama yang menghentak dan membangkitkan semangat.
Berikut ini juara pertama lomba marawis di Pasar Amal Akhir Tahun

Continue Reading