Curhat | Pendidikan

2 Kunci Sukses Hadapi Ujian Nasional

By on May 20, 2014

Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarrakatuh…
Semangat Pagi… Kita Bisa, Luara Biasa!!!

Pagi tadi ada artikel yang begitu menggelitik otakku sehingga membuat tanganku rasanya gatal ingin menuangkan ide melalui tulisan, padahal kemaren sempat berfikir untuk hilang dari blog untuk sementara lantaran harus menulis Tugas Akhir, tapi artikel di kompas.com tadi pagi yang gak sengaja lewat diberanda facebook-ku membuatku ingin mengomentari. Judul artikelnya “Wow, Sebanyak 8.970 Siswa SMA dan SMK Gagal Lulus UN”, Astaghfirullah…. “Sabar ya adek-adek, tetep semangat dan pantang menyerah untuk mencari ilmu”

Yah, Ujian Nasional alias UN benar-benar menjad momok yang ditakuti oleh sebagian besar siswa, mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MT, dan SMA/SMK/MA. Menurutku, hal ini makin diperparah dengan pemberitaan yang kadang justru terkesan menakut-nakuti dan menjelek-jelekkan sistem UN yang berlaku. Memang ada benarnya juga, namun itu juga berdampak kepada mental para siswa yang semakin gugup dan takut menjelang UN. Seharusnya media bisa mengemas berita dalam bentuk yang lebih positif dalam rangka memberi semangat kepada siswa dalam menghadapi UN, kalau toh bentuk tulisannya peringatan bahwa UN akan berjalan begini, begitu danhal-hal jelek lainnya, sebisa mungkin berita tersebut disampaikan secara lebih informatif, tidak lebay apalagi dengan prediksi yang buruk-buruk.

6 dan 3 tahun yang lalu, aku juga mengalami Ujian Nasional, dan tahukah pembaca sekalian, UN ditahun tersebut selalu menjadi kelinci percobaan. Contohnya, ketika 6 tahun yang lalu aku menghadapi UN SMP, saat itu mata pelajaran IPA untuk pertama kalinya menjadi mata pelajaran yang diujikan saat UN. Selanjutnya ketika 3 tahun lalu aku menghadapi UN SMA, saat itu untuk pertama kalinya soal UN SMA terdapat 5 jenis yaitu model A,B,C,D,E padahal di tahun sebelumnya cuma ada 4 yaitu sampe D. Tapi eh tapi, menurutku UN terlancarku adalah saat kelas 3 SMP. Well tahukan kalian kenapa? Yah saat itu UN belum menjadi momok yang waw banget, mungkin sebagian ada yang takut, namun lebih banyak yang positif dan semangat menghadapi UN, malah menurutku itu menjadi ajak unjuk gigi sekolah-sekolah, Dan berita-berita tentang kejadian tidak menyenangkan saat UN seperti kecurangan, beredarnya kunci jawaban dan kasus-kasus jarang diberitakan dibanding saat ini. Sehingga aku dan teman-teman atau mungkin siswa tingkat SMP se Indonesia pada saat itu lebih tenang menghadapi UN dibanding saat ini.

Lancarnya UN saat itu juga koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan ke Sekolah dan Sekolah ke muridnya. Dalam kasus ini, aku ingin menceritakan sekolahku sendiri Spendry. Seperti yang sudah aku tulis sebagai judul diatas, terdapat 2 kunci sukses menghadapi UN yang diterapkan oleh sekolahku pada saat itu, yaitu JUJUR dan PERCAYA DIRI. Yup penerapan kedua mental/rasa tersebut sebagai bekal menghadapi UN itu benar-benar masuk kedalam jiwaku. Orang tuaku pun berfikiran sama. Sebenarnya dulu di jaman bunda sama ayah sekolah UN juga sudah ada cuma beda nama aja, kalau dulu namanya Ebtanas yaitu merupakan akronim dari Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional. Walaupun ada yang mengatakan beda anatara UN dan Ebtanas, tapi keduanya sama-sama ujian yang diselenggarakan negara untuk siswa tingkat akhir di SMP dan SMA atau sederajat.

Dulu, penerapan JUJUR dan PERCAYA DIRI itu benar-benar dipakai, apalagi di jaman ayah bunda, gurunya itu bisa dibilang “killer” dan pelit nilai. Coba liat raport ayah bunda temen-temen dulu, apakah nilainya setinggi sekarang??? pasti engga, dulu guru itu ngasih nilai 6,7,8 itu udah bagus, terus sistem hukuman berdiri di depan, lari muterin sekolah, atau bahkan di pukul itu menjadi hal biasa, coba sekarang, engga ada kan?? Tapi bagaimana ilmu yang di dapat, apakah sama??? dulu buat dapetin nilai 8 aja itu susahnya bukan main kata bunda, harus belajar terus. Trus belum lagi masalah nyontek, dulu di sekolah bunda kalo ketahuan nyontek, guru gak segan-segan ngasih nilai nol(0) bahkan ples hukuman yang udah aku sebutin. So ilmu yang didapet menurutku beda, siswa jadi benar-benar berusaha mendapatkan nilai bagus dengan rajin belajar sehingga percaya diri dalam mengerjakan setiap soal tanpa menyontek.

Dan tau engga?? sistem beginian berlaku juga di jamanku ketika SD dan SMP, hukuman yang aku sebutin itu pernah aku alami sendiri dan sekolahku pun cukup ketat dalam hal contek-mencontek tapi sebenernya aku dulu juga gak tau loh, nyontek itu apa, entah aku terlalu lugu atau gimana, aku baru tau kalo nyontek itu artinya ngelihat jawaban teman pas ujian itu kalau gak salah pas SMP, jadi dari SD itu udah biasa ngerjain tugas dan ujian (atau biasa disebut ulangan) sendiri. Dan apa yang aku dapet?? aku jadi paham tentang pelajaran tersebut dan tertanam baik. Di SMP, walaupun aku sudah tau nyontek itu apa, tapi itu tidak bisa dilakukan, karena guru dan sekolahnya cukup ketat dalam ujian, nengok dikit langsung dikurangin nilainya, dicatet namanya, ya daripada malu mending ngerjain sendiri.

Sampe di UN juga, guru BK alias Bimbingan Konseling sering ngasih kata-kata motivasi, Kepala Sekolahku juga, Pak Bisri, You are the best Headmaster in my live Sir. Selalu memberikan petuah-petuah yang membangun, saat menjelang UN bukan hanya guru mata pelajaran yang terkait saja yang memberi bimbingan kepada kami, tapi Kepsek dan guru2 BK juga berperan penting untuk penguatan mental. Sebenarnya apa yang di ujikan itu kan merupakan hasil dari apa yang kita pelajari saat ini, kalo kata mereka, ini adalah perang melawan diri sendiri, Percaya Diri, mereka selalu menekankan bahwa kami sudah siap untuk menghadapi UN karena kami sudah mendapat pelajaran tambahan di sekolah serta doa bersama yang seminggu sekali dilakukan saat kelas 3. Jujur, mereka menekankan agar kami sebisa mungkin menjawab pertanyaan itu sendiri, dan sekolah juga bisa dikatakan bersih dari yang namanya praktik peredaran jawaban UN, pak bisri mengatakan “Jujurlah nak, nyontek itu berbohong, membohongi diri sendiri”,,, kata-kata itu selalu ku ingat, the best lah…. Hasilnya apa?? kami selaku muridnya benar-benar belajar, mengadakan diskusi di kelas bahkan sampe dirumah-rumah mebuat kelompok belajar. Dulu belum marak bimbingan belajar atau tempat les seperti saat ini, jadinya kami benar-benar belajar sendiri. Lalu saat kelulusan, alhamdulillah kami lulus 100% dan alhamdulillah juga aku menjadi peringkat ke 2 peraih nilai UN terbaik se kecamatan. Ilmunya pun terserap dengan baik, aku aja masih hafal gimana bentuk soal UN matematika saat itu, karena kami paham, dan menjalankan UN dengan JUJUR dan PERCAYA DIRI.

Lalu, gimana saat SMA mir??? Yah begitulah, saat UN SMA banyak sekali kejadian-kejadian tak terduga. Menurutku penurunan moral siswa itu pas banget di jamanku, saat aku kelas 2 SMA video mesum seorang vokalis itu beredar. Huaaa astaghfirullah, Nah rusaknya moral ini juga berdampak ke model belajar. Jujur belajar saat SMA itu rada gak fokus apalagi saat UN, rasanya sulit untuk menerapkan JUJUR dan PERCAYA DIRI seperti saat SMP. Kabar – kabar jelek tentang UN udah banyak banget bertebaran, sehingga belum apa-apa udah takut duluan. Apalagi adanya jawaban yang beredar dimana-mana, yang dari guru lah, tempat bimbel lah, dari sekolah lain lah, isu-isu itu mengganggu, bukan hanya ditelinga tapi juga pikiran. kepercayaan diri itu rontok lah satu persatu, gimana tidak, murid yang bener-bener belajar demi mendapat nilai yang baik harus dikalahkan dengan murid yang mendapat bocoran jawaban. Gimana aku gak sebel… padahal itu masih try out loh ya, tapi udah seperti itu… belum lagi jargon dan kata-kata guru yang beredar, “UN itu tenang aja, pokoknya kalian belajar, tapi jangan lupa juga bantu teman”, hem pesennya kayak gt.. Yah bisa kalian artikan sendirilah. Meski aku tahu maksudnya itu baik, tapi itu bikin manja, rasanya aku pengen ngomong seperti itu.

Tapi apa boleh buat, aku sendiri juga takut, jadi nurut-nurut aja sama guru. So UN tahunku jawaban beredar dimana mana, dari berbagai sumber pula, pengawas juga… oalah yo yo… Lah kamu nyontek mir? liat jawaban juga mir?… Oke aku harus ngaku, Iya aku nyontek pas UN, tapi aku gak liat jawaban, aku hanya bertanya nomer-nomer yang engga bisa aku kerjakan… Alasan aku ga mau dikasih jawaban itu, yang pertama aku gak berani, dan yang kedua aku berfikir akan menjadi orang terbodoh jika selama 3 tahun ini nyatanya aku hanya memindahkan jawaban saat UN… Hasilnya??? Oke nilai UN ku gak terlalu bagus ketimbang teman-teman yang lain, tapi jelek-jelek banget sih engga standar lah… Tapi pas masuk tes kuliah… Nah loh… hayoooo pemegang nilai UN yang tinggi-tinggi itu harus keok dengan yang nilai UN nya standar. Ya iyalah kan mereka gak jujur, ilmu yang didapat hanya sehari bukan dipahami.

Coba ya kembali lagi ke jaman dulu, dimana rasa Jujur dan Percaya diri itu diterapkan seperti ketika aku SD dan SMP, pasti siswa bisa dengan tenang mengerjakan UN, dengan catatan bahwa sebelumnya ada tambahan pelajaran di sekolah yah sebagai bekal akademik selain bekal mentar tersebut. Terus media juga jangan gembar-gembor yang jelek-jelek terus tentang UN, bikin murid takut loh gak fokus jadinya. Sekolah-sekolah juga, cobalah bersikap “Bersih”, kalau dulu sekolahku bisa, kenapa sekarang enggak?

Yah memang harus ada perbaikan sistem UN yang baik kali ya, kalo katanya tahun ini solanya sulit banget kebangetan katanya pake standar Internasional, berarti guru-guru harus semangat untuk belajar lagi, sehingga yang di ajarkan ke murid pun sesuai dengan yang di ujikan. Kisi-kisi yang biasa diberi sebagai acuan belajar mempersiapkan UN juga disiapkan dengan baik. Tahun ini juga adekku UN SMP, dan alhamdulillah dia bisa mengerjakan dengan baik, padahal aku mencoba menenangkannya tapi kata Daddy “Kayak gak kenal adekmu aja, dia pengen nilai 10”, Semoga Allah mengabulkan keinginan dia, Semangat Tiara !!!! 🙂

Semangat juga untuk adek-adek yang lain, tetep semangat, jangan takut menghadapi ujian, tapi berusahalah dengan belajar dan berdoa. Ingat ya Jujur dan Percaya Diri 🙂 Oke… 🙂

Nah, sekian ceritaku tentang UN, jika ada pendapat yang salah mohon dimaafkan, aku menulis ini semata-mata hanya ingin berbagi pengalaman dan mengapresiasi usaha Kepala Sekolah ku SMP, semoga beliau dalam keadaan sehat walafiat saat ini dan semoga segala ilmu serta nasehat yang diberikan akan memberikan limpahan pahala untuknya, Aamiin…

Wassalamaualaikum Warrahmatullahi Wabarokatu 🙂 🙂

Continue Reading

Pendidikan | Review

Merah Memang Lebih Memikat & Berkhasiat

By on March 27, 2014

Assalamualaikum, Semangat Pagi…

Warna merah selalu identik dengan sesuatu yang menarik, mencuri perhatian, dan memikat setiap orang yang melihat. Bisa dibilang merah merupakan simbol keberanian… Banyak benda di dunia ini yang berwarna merah, termasuk pada sayur dan buah. Biasanya ada sayur identik dengan warna hijau sedangkan buah lebih identik dengan warna cerah seperti kuning atau orange. Tapi kadang ada sayur dan buah yang memeiliki warna umum yang juga memiliki varietas warna merah… Dan biasanya sayur dan buah-buahan berwarna merah ini memiliki manfaat yang lebih ketimbang sayur dan buah serupa dengan warna yang bukan merah… Nah ini sedikt share, apa saja buah dan sayuran yang memeiliki varietas warna merah dan yang gak biasa.

A. Buah Naga Merah

Buah-Naga

Buah yang masih dari keluarga tanaman katus ini memiliki nama latin Hylocereus polyrhizus  yang tumbuh di daratan Amerika, Amerika Tengah dan Meksiko. Namun sekarang sudah dikembangkan di daerah Asia seperti di Taiwan, Okinawa Jepang, dan Indonesia.  Buah ini berbentuk oval dengan warna kulit buah merah sampai merah muda dan dikelilingi sejenis sisik berwarna hijau. Daging buahnya berwarna merah terang dan didominasi oleh biji-biji kecil yang berwarna hitam. Rasanya manis menuju hambar. Sebenarnya ada juga yang warna dagingnya putih namun kandungan dari Buah Naga Merah lebih bermanfaat, diantaranya : kalsium, betakaroten, gula sederhana, vitamin, B1, B2, B3 , vitamin C , fosfor dan lycopine.Sehingga Buah Naga Merah merupakan sumber anti oksidan yang baik.Selain itu manfaat lainnya adalah :

  1. Fiber atau serat juga berfungsi sebagai zat yang melawan dan mencegah penyakit seperti serangan jantung, stroke dan gangguan kardiovaskular.  Kandungan betakaroten dalam buah naga merah membuat vitamin A bekerja dan memperbaiki penglihatan.
  2. Kandungan vitamin B1 dan B2 dalam buah naga merah bisa menyebabkan nafsu makan kita bertambah, khususnya ketika dalam proses penyembuhan dari sakit.
  3. Kandungan vitamin C pada buah ini dapat menjaga daya tahan tubuh kita.
  4. Kandungan fosfor dan kalsium pada buah naga sangat baik untuk memperkuat tulang dan gigi.
  5. Manfaat buah naga merah berikutnya adalah berguna untuk merawat kesehatan kulit. Vitamin C yang terkandung dalam buah naga merah bisa juga digunakan untuk perawatan kulit. Yaitu dengan cara dibuat menjadi masker. Caranya adalah kupas kulit buah naga dan ambil dagingnya lalu blender sampai halus.  Masukan ke gelas dan ambil airnya lalu dioleskan kewajah. Masker ini bisa menjadi obat herbal untuk menghilangkan jerawat dan bekas jerawat.
  6. Buah naga merah mengandung gula fruktosa yang sederhana sehingga sangat bagus untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, bahkan para penderita diabet dianjurkan untuk sering mengkonsumsi buah naga merah. Hal ini karena ada penelitian yang menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi buah naga merah maka kadar glukosa dalam darah menjadi turun.

B. Bayam Merah

bayam-merah1

Nama latin tanaman ini adalah Blitum rubrum .  Tanaman ini tumbuh di iklim tropis maupun subtropis di seluruh dunia. Namun, jika untuk di budidaya, bayam akan tumbuh lebih subur di dataran rendah dengan tempat yang terbuka dan berudara panas. Bayam merah mengandung vitamin A, B, C, protein, kalium, zat besi, purin, karbohidrat, dan amarantin.. Senyawa kompleks yang ada pada bayam inilah yang menjadikan ia berkhasiat, diantaranya :

  1. Sama seperti sayuran lainnya yang kaya akan serat alami, bayam baik untuk sistem pencernaan Sehingga baik untuk mengobati penyakit sembelit atau susah buang air besar, terhindar dari beberapa penyakit berbahaya seperti usus besar, kencing manis, dan baik untuk menjalankan program diet.
  2. Manfaat bayam merah selanjutnya adalah membantu mengatasi anemia yang disebabkan oleh defisiensi zat besi. Memang bayam merah sudah lama dikenal kaya akan zat besi. Khusus yang anemia, itu bener banget soalnya aku pernah ngalamin sewaktu SMA kena anemia, sama dokter ahli gizi disaranin untuk mengkonsumsi bayam merah.
  3. Konsumsi bayam merah teratur kabarnya bisa menjaga keremajaan Anda. Ia, sama seperti terung ungu, dipercaya memiliki efek anti-aging yang tinggi dikarenakan pigmen ungunya.
  4. Manfaat bayam lainnya adalah untuk mengoptimalkan kinerja organ ginjal, menurunkan hipertensi dan kolesterol tinggi.
  5. Selain bagian daun, akarnya juga bermanfaat. Bagian tersebut sangat ampuh melawan penyakit disentri. Caranya cukup tumbuk bayam merah dan tambahkan garam halus, diaduk dan disaring. Minum sehari sekali sampai sembuh.
  6. Bayam merah juga dikenal mampu menguatkan akar rambut. Caranya cukup tumbuk daun bayam merah dan peras airnya. Minum rutin 2 sampai 3 kali dalam sehari. Kandungan protein dan zat besi pada bayam merah ini memang terbukti mambuat akar rambut lebih kokoh.
  7. Kandungan Zat besi dan kaliumnya mampu menjadi obat pertolongan pertama pada luka gigitan binatang berbisa. Caranya semua bagian bayam ditumbuk / dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang terkena gigitan.

C. Rootbeet / Ubi bit/ Ubi Merah

Buah-bit

Ubi bit merah  atau dalam Bahasa Inggris disebut beetroot  dengan nama latin Beta vulgaris  hidup liar dan tumbuh subur di Amerika Utara dan Inggris. jienis tanaman ini adalah umbi-umbian, dagingnya berwarna merah tua dan kaya akan vitamin dan mineral. Beetroot dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan yang sehat dan sangat berguna bagi tubuh kita, baik itu dibikin juice, di panggang, maupun direbus dan dijadikan salad.

Kandungan nutrient dalam 100 g ubi merah :

Air                        76,6%

Karbohidrat     20.4%

Protein               1.1%

Lemak                 0.8%

Fiber/serat       1.1%

Kalori                  336 kalori

Vitamin A         315 ugRE

Vitamin C          79 mg

Vitamin B1       0.24 mg

Vitamin B2       0.39 mg

Vitamin B3       3.15 mg

Kalsium             182 mg

Zat besi              8.7 mg

Sodium              472 mg

Potassium        2638 mg

Fosfor                620 mg

Manfaat Ubi Bit Merah

  1. Pigmen merah dalam bit diketahui berkhasiat sebagai agen anti kanker (Dr. Ferenziyang berpengalaman selama 18 tahun dalam merawat pasien kanker pernah meyatakan “Ubi bit merah mengurangi aktivitas sel-sel kanker”). Pigmen merah ini juga berkhasiat sebagai zat besi yang baik untuk anemia
  2. Membantu mnyembuhkan migrain
  3. Asam nukleat dari bit menyuburkan dan membantu lapisan sel
  4. mengandung vitamin A, B1, B2, B6, B12 dan C untuk menjaga kesehatan tubuh dan kecantikan kulit
  5. Mengandung komponen “betain” yang sangat berkhasiat membantu fungsi hati
  6. Mengandung beta karoten dan karotenoid yang merupakan antioksidan sehingga mampu mencegah kanker.
  7. Mengandung berbagai bahan dan gula asli yang secara ilmiah dapat membantu menjaga peredaran darah dan kesehatan jantung (Para agli penyakit jantung dari Universitas Winsconsin Madison, USA menyatakan “Ubi bit merah kaya akan asam folat, nutrisi yang membantu mencegah serangan jantung)
  8. kaya akan kandungan nitrat sehingga memelihara kesehatan jantung. .Dari percobaan menunjukkan tekanan darah menurun dalam waktu 1 jam setelah minum jus bit. Tiga sampai 4 jam setelah minum jus bit, penurunan tetap berlanjut dan bisa diamati sampai dalam waktu 24 jam. (BBC News, 6 Feb. 2008 by Prof. Amrita Ahluwalia dari Barts & London School of Medicine)
  9. Kaya akan kalium, niasin, asam folat, seng, magnesium, fosfor, kalsium, sulfur, fodin, zat besi, kuprum dan termasuk juga bahan yang sukar didapati rabidum dan cesium yang baik untuk pembentukan sel baru terutama bagi ibu hamil
  10. Membantu menyerap berbagai nutrisi yang diperlukan
  11. Perangsang dan pembersih ginjal
  12. Membuang toksik/racun
  13. Menjadi pewarna makanan alami sehingga baik untuk dijadikan jus dan kue, Seperti Kue Red Velvet di Amerika yang menggunakan pewarna merah dari buah ini.

D. Beras Merah 

10080809_m

Beras merah dengan nama latin oryza nivara ternyata menurut riset dan penelitian lebih banyak memberi manfaat bagi kesehatan tubuh dibandingkan dengan beras putih yang biasa dikonsumsi sehari – hari.

Beberapa manfaat beras merah bagi tubuh yang dikumpulkan dari beberapa riset dan penilitian para pakar :

  1. Beras Merah mempunyai kandungan vitamin B1, B6, dan B12 yang tinggi. Vitamin B memberi manfaat bagi pembentukan energi  tubuh manusia. Pembentukan energi di sel ini dicukupi oleh vitamin B yang salah satunya  ada di beras merah.
  2. Kandungan seratnya lebih tinggi dibandingkan beras putih yang biasa dikonsumsi. Seperti diketahui bersama manfaat dari serat tersebut untuk mengurangi penyerapan gula dalam karbohidrat, serta penyerapan lemak yang masuk bersama makanan sehingga akan lebih menyehatkan.
  3. Mengandung  Selenium  merupakan bagian dari  enzim glutation peroksidase, yang berfungsi sebagai katalisator dalam pemecahan peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksik. Peroksida mempunyai kemampuan untuk mencegah penyakit kanker dan penyakit degeneratif lain.
  4. Mengandung Magnesium yang mengatur irama saraf dan otot dengan menyeimbangkan aksi kalsium , menurut beberapa studi bahkan mampu menurunkan   keakutan asma, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migrain, dan menurunkan risiko serangan jantung serta stroke.
  5. Selain mengandung karbohidrat, lemak, protein, serat, dan mineral, beras merah juga mengandung antosianin pada lapisan kulit beras merah ini berfungsi  sebagai antioksidan  yang mampu  mencegah penyakit hati (hepatitis),  kanker usus, stroke, diabetes, sangat esensial bagi fungsi otak dan mengurangi pengaruh penuaan  otak.
  6. Unsur gizi lain yang terdapat pada beras merah yaitu  fosfor yang banyak berfungsi bagi semua sel dalam tubuh, dan juga untuk otot tubuh.

Namun beras merah kurang diminati masyarakat karena teksturnya yang pera, kesat, dan tidak pulen sehingga kurang enak saat dimakan. Bau dari beras in setelah di masak pun kurang menggoda, baunya seperti sayur rebus yang kurang enak. dari sisi warna juga terlihat kusam kecoklatan saat sudah menjadi nasi. tapi ada cara mengolah beras merah agar memiliki rasa yang enak dan menggugah selera makan, yaitu :

  1.  Agar tekstur tidak pera, sebaiknya di rendam air sebentar. Apabila nasi dibuat dengan dikukus maka bisa direbus sebentar lalu dikukus, begitu juga di rice cooker jika mau.
  2. Memasak beras merah membutuhkan waktu yang lebih lama, oleh karena itu tambah takaran air sehingga bisa matang dengan sempurna
  3. Agar nasi terasa pulen dan enak, campur nasi merah dengan nasi putih, 1 : 2 (ala mirna) 1 untuk beras putih dan 2 untuk beras merah. Intinya kasih sedikit beras putih lah.
  4. Kasih daun pandan agar nasinya lebih wangi.
  5.  Makan selagi hangat karena jika dingin, nasi mudah mengeras dan rasanya lebih hambar.

E. Daun Sirih Merah

daun-sirih-merah

Sirih Merah memiliki nama Latin Piper Crocatum tanaman ini bisa di katakan juga sebagai tanaman Herbal karena sudah di Manfaatkan sejak Ribuan tahun silam oleh nenek moyang kita, bahkanketika masih di Zaman kerajaan tumbuhan ini sudah sangat populer untuk Kesehatan dan juga kecantikan tubuh manusia terutama Wanita.

  1. Mengatasi luka bakar : siapkan sejumput daun sirih merah dan cuci. Peras airnya dan kemudian berikan sedikit madu. Setelah itu tempelkan di tempat terjadinya luka bakar.
  2. Menghentikan mimisan : sediakan satu helai daun siri merah yang masih muda, kemudian gulung. Setelah taruh di lubang hidung yang mengeluarkan darah.
  3. Mengatasi maag : ambil sejumlah daun sirih merah,cuci bersih. Setelah itu giling sampai halus dan lumurkan dengan sedikit air panas di perut. Ganti dua kali sehari.
  4. Mengatasi gatal-gatal : Ambil 20 helai daun siri merah, masak dengan air mendidih. Lalu gunakan untuk mandi saat masih hangat.
  5. Menghilangkan mata merah : ambil 5 atau 6 helai daun yang masih muda, masak dengan air panas, kemudian tunggu sampai air dingin, kemudian basuhkan ke mata yang sakit. Lakukan tiga kali sehari sampai mata sembuh.
  6. Mencegah gusi berdarah : Panaskan empat helai daun siri merah di dua gelas air. Setelah agak dingin gunakan untuk berkumur.
  7. Mencegah sariawan : Ambil 1-2 helai daun dan kemudian cuci. Kunyah sampai hancur dan kemudian buang saat sudah terasa cukup.
  8. Mengurangi Bau Mulut: Siapkan dua atau empat helai daun, cuci dan peras. Seduh dengan air panas lalu minum.
  9. Untuk Menobati batuk : Siapkan 15 helai daun sirih merah dan tiga gelas air. Cuci daun dan panaskan sampai tinggal seperempatnya. Kemudian minum dengan madu.
  10. Bronkitis : Masak tujuh helai daun sirih merah yang telah dicuci bersama gula di dua gelas air. Tunggu sampai tinggal menjadi satu gelas. Dan kemudian minum tiga gelas setiap hari.
  11. Mengurangi bau badan : Ambil lima helai daun dan masak di dua gelas air. Tunggu sampai menjadi satu gelas lalu minum di siang hari.
  12. Mengurangi jerawat : Ambil   tujuh sampai 10 helai daun, cuci dan haluskan. Seduh dengan dua gelas air panas. Gunakan airnya untuk membasuh wajah. Lakukan 2-4 kali setiap hari untuk mendapatkan hasil terbaik
  13. Menyembuhkan payudara bengkak karena memberi ASI : Ambil beberapa helai, cuci dan oleskan sedikit minyak kelapa. Setelah panaskan sebentar di atas api sampai daun kisut. Taruh dibagian yang bengkak selagi masih hangat
  14. Mengatasi keputihan : Ambil dan seduh 10 helai daun sirih merah kemudian cuci dengan sekitar 3 litar air. Gunakan air rendamannya yang masih hangat untuk membersihkan organ kewanitaan

 

Nah, begitulah ulasan tentang yang “merah-merah” semuanya memang memiliki warna lain yang bisa dibilang “lebih normal” tapi karena perbedaan itulah yang membuat mereka lebih berkhasiat. Kalo boleh share, aku sendiri alhamdulillah sudah mengkonsumsi beras merah setiap hari, baik itu makan dirumah maupun di kantor. Tapi ya memang masih dicampur dengan nasi putih karena kalau nasi merah saja memang rasanya kurang enak. Harganya 12.ooo/liter dan bisa di beli dipasar tradisinal atau supermaket. Untuk bayam merah dan buah naga merah juga kadang2 masih mengkonsumsi. Sirih merah, kebetulan aku suka jamu jadi kadang2 juga minum, tapi awas rasanya heeem anyir pait gitu -_- tapi demi kesehatan dan kebersihan terutama organ dalam kita sebagai perempuan *upps ya harus mau ^^… Dan yang masih bikin penasaran itu beetroot, gimana ya rasanya??? kalo di healthy juice seperti Monster Indonesia punya nya Reni Sutiyoso itu sepertinya enak. . . aku berharap bisa mencobanya nanti… ^^

Oke sekian dari Keina Tralala,..

Sumber :

http://caraobat.blogspot.com/2013/09/manfaat-khasiat-bayam-merah-bagi-kesehatan-dan-ibu-hamil.html

http://menjadibijak.blogspot.com/2013/05/beragam-manfaat-bayam-merah.html

http://acityawara.com/Detail-2564-15-khasiat-atau-manfaat-buah-bit-merah.html

http://jawarakampung.blogspot.com/2011/06/6-kedahsyatan-manfaat-beras-merah-bagi.html

http://blog.grosirkebutuhanbayi.com/menilik-manfaat-beras-merah/

http://manfaattumbuhanbuah.blogspot.com/2013/12/khasiat-dan-manfaat-daun-sirih-merah.html

http://gedekaz.blogspot.com/2011/08/sumber-yahoo-image-beetroot-merupakan.html

 

Continue Reading

Essay | IT | Pendidikan

Mewujudkan E-Learning di Dunia Pendidikan Indonesia

By on December 6, 2013

Dampak kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuka paradigma dan pandangan yang lebih luas di berbagai bidang, termasuk di bidang pendidikan. Metode pembelajaran semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang ada. Sarana dan prasarana penunjang proses belajar mengajar semakin lengkap, membuat murid mudah memahami materi yang sedang dibahas. Memanfaatkan komputer dalam proses pemenuhan bahan ajar juga dapat dilakukan dengan mudah dan cepat melalui situs-situs pendidikan yang ada di internet.

Banyak hal yang bisa didapat dari internet seperti bahan ajar berupa buku yang telah dibuat e-book sehingga mudah diunggah dan diunduh oleh pembaca, Ada juga literatur,  karya tulis dan jurnal yang telah dipublikasi, berbagai artikel ilmiah dan informatif, serta forum-forum diskusi yang bisa menjadi alat bertukar pendapat dan ide tentang suatu bahasan. Sungguh suatu aktivitas belajar yang menyenangkan dan memudahkan.

Di berbagai negara maju, metode pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan akses internet seperti itu atau yang biasa disebut e-learning telah dikembangkan dan dijalankan dengan baik. Tak heran jika mereka lebih cepat mengalami kemajuan di bidang pendidikan. Karena setiap perubahan yang ada di dunia dengan cepat mereka ketahui. Isu-isu dunia juga menjadi bahan materi yang mereka pelajari, sehingga pengetahuan mereka lebih luas dan mampu berkompetisi secara global.

Contohnya sistem pendidikan tingkat universitas di negara India yang telah menerapkan e-learning dengan cara membuat sebuah website yang bernama National Programme on Technology Enhanced Learning (NPTEL) . Konten website merupakan mata kuliah yang sedang dipelajari di sana. Terdapat berbagai macam materi yang disampaikan oleh yang bisa dilihat pada halama pertama website tersebut,  misalnya Mechanical Engineering, kemudian kita tertarik mempelajari sub materi tentang Finite Element Methode, kita bisa mendapat modul mengenai Finite Element Methode.

e-learningIndia
Webiste e-learning di India

Pengguna tidak perlu mendaftar, cukup mengunjungi situs dengan alamat http://nptel.iitm.ac.in/ . Dalam website tersebut juga disediakan cara mengakses materi yang ada baik secara individu maupun institusi. Materi yang disampaikan dalam bentuk paket materi yang terdiri dari e-book dan video yang dapat dilihat secara streaming dalam website tersebut, bisa juga dilihat via Youtube dan di download. Pengelola website merupakan gabungan dari beberapa departemen seperti IIT Delhi, ITC Boombay, dan lainnya yang bisa dilihat dalam halaman utama website tersebut.

Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama demi memudahkan penyebaran materi secara menyeluruh. Namun pada implementasinya, sistem e-learning tingkat universitas di Indonesia masih dilakukan secara terbatas. Hak akses hanya diperoleh untuk kalangan sendiri yaitu dosen, staff, dan mahasiswa yang bersangkutan dengan menggunakan jaringan Intranet. Misalnya saja kampus saya, Politeknik Manufaktur Astra yang sudah mencoba menggunakan sistem e-learning.

Situs sistem informasi akademik kampus berisi mengenai data – data atau informasi yang dibutuhkan mahasiswa seperti jadwal kuliah, nilai, dan lainnya, kemudian tersedia tab yang bernama OES (Online Education System) yang jika di klik maka akan muncul halaman baru yang berisi modul kuliah, tugas mahasiswa meliputi soal dan kantong pengumpulan yang telah diatur masa berlakunya, serta kuis atau ujian on line berupa soal yang harus langsung dijawab dalam waktu tertentu lalu jika selesai maka akan muncul nilai secara otomatis. Bahkan terdapat forum yang bisa dipakai untuk saling berbagi informasi yang bisa dilihat seluruh mahasiswa dalam satu program studi.

Namun semua yang saya jelaskan diatas hanya bisa diakses internal. Beda lagi dengan e-learning yang kampus – kampus lain seperti Politeknik Manufaktur Bandung, Universitas Gunadharma, Institut Teknologi Sepuluh November. Hal ini seakan terkotak-kotak padahal harapannya jika terdapat situs e-learning yang juga bisa dibuka untuk umum maka antar universitas dapat melakukan perbandingan atau benchmark materi yang sedang dibahas di universitas lainnya baik di dalam maupun  luar negeri.

Mungkin ada pertimbangan lain mengenai e-learning masih terbatas pada satu universitas itu saja yaitu faktor keterkaitan konten seperti tugas kuliah dan nilai mahasiswa yang tidak ada korelasinya dengan umum tidak mungkin seenaknya di publish . Nah solusinya adalah membuat 2 website yang dijalankan secara internal dan eksternal. Sehingga tetap bisa membagi dan membandingkan materi yang ada. Agar materi bisa dibaca atau didapat oleh semua orang dan mengetahui kualitas materi yang disampaikan.

Oleh karena itu mewujudkan e-learning seperti ini memang dibutuhkan konsep yang matang dan berjenjang. Dibutuhkan kerjasama berbagai pihak terutama Pemerintah  untuk mendorong iklim kampus, dosen , dan mahasiswa agar mampu mengubah paradigma pembelajaran konvensional yang mutlak mengandalkan dosen, menjadi pembelajaran modern dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, dan menjadikan dosen sebagai motivator dalam belajar dan fasilitator penyalur materi secara on-line. Serta membantu men-develop situs-situs e-learning kampus yang bisa diakses oleh umum.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes Blog Pendidikan

1474440_627292684000484_1967180256_n

Continue Reading

Essay | IT | Pendidikan

Ketika Pendidikan dan Teknologi Disatukan Melalui E-Learning

By on December 4, 2013
e-learning
Diambil dari google.com

Dunia pendidikan kian berubah sesuai dengan kebutuhan zaman saat ini. Proses belajar mengajar di sekolah semakin beragam. Pendidik dituntut supaya lebih kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran agar murid dengan mudah dapat memahami dan menyerap materi tersebut dengan baik. Hal ini sangat diperlukan mengingat generasi saat ini memiliki kemampuan keingintahuan yang lebih besar serta pemikiran yang lebih kritis. Sehingga mereka suka bereksperimen hal-hal baru yang sebelumnya tidak ada. Tak jarang percobaan-percobaan tersebut melahirkan suatu bentuk penemuan baru. Dan untuk menunjang rasa penasaran yang mereka miliki, internet sebagai sumber informasi dan berbagi data menjadi tempat untuk menggali informasi yang mereka butuhkan.

Teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang begitu pesat. Perkembangan ini sebenarnya di tandai semenjak ada jaringan penghubung antar negara yaitu Internet. komputer bukan lagi hanya sebagai alat untuk bekerja, melainkan juga sebagai alat untuk komunikasi. Ketika sebuah komputer telah tersambung dengan internet maka batas antar negara, benua, dan bahkan perbedaan waktu bukan lagi halangan seseorang untuk berinteraksi dengan yang lain. Mereka dengan leluasa berkomunikasi, berbagi data, dan mencari informasi terbaru di luaran sana. Tentulah hal ini juga berpengaruh pada dunia pendidikan saat ini.

e-learning
Ilustrasi Interaksi E-Learning
diambil dari ictineflupelipc.blogspot.com

E-learning merupakan singkatan dari Electronic Learning dan menjadi  tools  yang menyatukan dunia pendidikan dan teknologi. Menurut Darin E. Hartley, “e-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.” Bisa dikatakan bahwa proses belajar mengajar saat ini bisa dilakukan tanpa harus bertemu antara pendidik dan muridnya secara langsung. Mereka bisa berinteraksi melalui fasilitas yang dimiliki internet seperti web forum, milis, chatting atau menggunakan video call melalui skype dan aplikasi web lainnya. Dari interaksi tersebut jika ada tugas maka murid dapat mencari bahan-bahan yang diperlukan dengan mudah di internet.

Cara belajar jarak jauh ini menjadi lebih efektif dan efisien jika diterapkan di negara yang wilayahnya terpisah, seperti negara kita, Indonesia. Dengan adanya e-learning maka materi tetap bisa disampaikan menyeluruh, tidak ada lagi kasus kesenjangan pendidikan yang mampu mempengaruhi kemajuan suatu daerah, sehingga nantinya sistem ini dapat membantu proses pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di berbagai daerah.

Selain itu biaya pendidikan menjadi lebih hemat. Hal ini terlihat dari penyediaan modul yang selama ini membutuhkan biaya untuk percetakan bisa di ubah menjadi e-book, lalu keterbatasan ruangan yang selama ini diatasi dengan pembangunan gedung sekolah atau universitas tidak perlu lagi dilakukan. Kedua pengeluaran tersebut bisanya diambil dari anggaran pendidikan daerah dan negara yang rawan terjadinya korupsi. Untuk itu ketika e-learning mampu di wujudkan dengan baik maka dapat menekan pengeluaran anggaran pendidikan dan mencegah terjadinya korupsi di bidang pendidikan.

E-learning menjadi suatu bentuk perubahan yang baik dan bersinergi antara dunia pendidikan dan teknologi. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dalam mewujudkan sistem pendidikan tersebut. Dan faktor terpenting adalah penggunaan internet yang lebih positif, efektif, dan efisien karena digunakan sebagai fasilitas untuk belajar. Belajar menjadi suatu kegiatan yang tidak terasa karena ketika menjelajah internet dengan tujuan mencari materi pelajaran, kita juga terhibur dengan tampilan visual dari web-web penyedia materi tersebut. Tentunya pikiran kita semakin terbuka dan berkembang akibat dari luasnya dan banyaknya informasi yang didapat melalui e-learning yang notabene bisa berskala internasional.

Tulisan Ini Diikutsertakan dalam Kontes Blog Pendidikan

1474440_627292684000484_1967180256_n

Continue Reading

Essay | Pendidikan

Transformasi Media Memborbardir Moral Bangsa

By on November 20, 2013

Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesatnya telah membawa dampak yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.Setiap orang memiliki kemudahan untuk dapat mengakses informasi di belahan bumi manapun. Karena sekat-sekat penyebaran informasi sudah terkikis akibat adanya suatu teknologi.Konsekuensinya masayarakat menjadi tanggap dan ingin selalu tahu informasi yang sedang berkembang.

Media massa sebagai agen  penyedia informasi yang selalu  mendapat perhatian masyarakat juga berubah mengikuti arus kemajuan teknologi. Informasi yang disajikan lebih cepat dan terbaru seiring tuntutan masyarakat yang selalu ingin mendapat informasi terkini. Tak ayal banyak perusahaan media mulai memperbarui teknologi mereka, seperti media cetak sekarang yang mulai beralih ke dunia digital dan elektronik. Hal ini makin mempercepat arus informasi yang di dapat masyarakat.

Tidak hanya media cetak  yang berubah, melainkan seluruh media massa juga memperbaiki system informasi mereka, seperti televisi, radio, dan lainnya. Mereka memanfaatkan internet sebagai alat untuk mengembangkan penyebaran informasi. Seperti radio dan televisi yang saat ini sudah dapat diakses melalui teknologi streaming sehingga jangkauan frekuensinya lebih luas. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa jarak sudah mulai terkikis oleh adanya teknologi, semua hal menjadi lebih transparan.

Secara garis besar perkembangan media memiliki dampak yang signifikan terhadap arus informasi dan komunikasi yang kita lakukan sehari-hari. Karena komunikasi yang kita lakukan berasal dari media yang kita baca, lihat, maupun dengar. Tanpa adanya media, maka akan sangat sedikit sekali informasi yang kita dapat. Itu akan membuat terbatasnya pembicaraan kita terhadap orang lain, maka secara otomatis komunikasi yang kita lakukan pun akan terasa membosankan karena hanya mengenai topik yang monoton.

Sayangnya perbaikan teknologi pada media tersebut tidak dibarengi dengan konten yang disajikan. Banyak informasi yang tersebar di media internet kurang sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sehingga media tidak dapat menjawab tuntutan masyarakat yang tanggap informasi dengan tepat. Hal ini kadang menciptakan keambiguan sehingga pembaca dapat memiliki asumsi tersendiri yang bisa saja keliru. Oleh karena itu, peran media di sini bukan hanya memberika informasi secara actual namun juga factual agar tidak ada kesalahan publik yang bersifat masif.

Belum lagi adanya situs-situs yang berisi informasi tetapi memiliki iklan yang jelas terpampang gambar yang mengandung unsur pornografi. Seharusnya pengelola situs atau blog tersebut yang juga menjadi media yang akses banyak orang dapat secara cerdas memilah dan memilih informasi yang akan disajikan dalam situs mereka. Karena seringkali informasi tersebut berupa artikel yang dibutuhkan pelajar untuk menjadi sumber atau bahan pembelajaran mereka. Namun dengan adanya tampilan seperti itu maka seorang anak di bawah umur dapat melihat suatu hal yang tidak pantas di usianya.

Lain halnya dengan media televisi, di era yang serba digital ini tak ubahnya seperti pintu lebar bagi perusahaan pertelevisian untuk makin memperbaiki kualitas visual mereka. Banyak inovasi yang ditampilkan oleh media televisi selama 24 jam sehari. Berdasarkan penelitian, televisi tetap menjadi media yang paling dekat dengan masyarakat, lantaran televisi hampir dimiliki oleh semua kalangan. Sehingga mereka dengan mudah menikmati tontonan yang ada.

Namun tetap saja media ini memiliki permasalahan yang sama, konten acara televisi Indonesia tidak berkembang seiring teknologinya. Untuk mengangkat rating suatu acara, media selalu mencoba mengemas sebuah tayangan semenarik mungkin sampai-sampai harus mengabaikan nilai-nilai edukasi yang sudah menjadi tanggung jawab mereka. Ditambah porsi tayangan dengan konten tersebut justru lebih banyak ketimbang yang memiliki nilai informasi dan edukasi. Sungguh suatu permasalahan yang belum tersadarkan masyarakat.

Lihat saja tayangan iklan sebuah mie instan versi “AYAM” di mana dalam iklan tersebut ada adegan yang merujuk pada pelecahan terhadap profesi guru, hal itu bisa dilihat di akhir tayangan saat seekor ayam diletakan di kepala sang guru. Ini jelas sebuah pelecehan terhadap profesi “pahlawan tanpa tanda jasa”. Lain lagi dengan iklan salah satu minuman, yang jelas telah menyebarkan adegan seronok, adegan itu terlihat ketika sebuah gigi palsu yang lepas kemudian terlempar dan jatuh tepat di bagian dada si perempuan.

Untungnya Iklan-iklan itu hari ini berhasil disensor karena ada aduan dari mayarakat. Namun apakah ini tidak terulang di iklan-iklan yang lain? Tentu saja tidak. Masih banyak iklan-iklan yang tak layak tayang namun masih saja di paksakan dan ini jelas TIDAK BAIK.

Lain dengan iklan, sinetron lebih ekstrem lagi. Tayangan kekerasan dan tidak pantas terus saja ditayangkan. Padahal dunia juga tidak sekejam seperti yang ditayangkan, justru itu yang membuat paradigma baru bahwa kekerasan itu memang ada dan biasa. Nilai-nilai konsumtif pun terus membombardir penonton. Penonton dipaksa untuk berhayal memiliki uang yang bayak sehingga dapat membeli semuanya dengan berbagai macam cara. Toh banyak cerita yang menggambarkan tentang adanya perebutan harta demi suatu kedudukan dan kekayaan. Adegan kekesaran, sex dan gaya hidup yang tak sesuai dengan kebiasaan di Indonesia terus saja bermunculan.

Di berita juga sama saja, baik itu infotainment maupun news. Di acara yang mengabarkan kehidupan para public figure ini setiap hari hanya diisi konflik-konfik yang mampu memberikan efek negatif buat penonton. Kasus perceraian, pertikaian, konsumsi narkoba seolah menjadi hal yang biasa. Infotainment telah memaksa kita untuk menganggap sesuatu yang tak pantas menjadi pantas, sesuatu yang tak layak dilakukan menjadi layak untuk dilakukan karena tokoh yang mereka gandrungi juga melakukannya.

Di berita “news”, adegan kekerasan dalam rumah tangga, pemerkosaan, perampokan, geng motor serta konflik-konflik para pejabat terus saja disuntikkan ke penonton. Memang banyak manfaatnya, namun rasanya tidak bisa dipungkiri bahwa berita-berita tersebut lah yang menyebabkan terjadinya rentetan kejadian yang sama. Perampokan misalnya, televisi tak malu-malu mengekspos cara-cara perampokan yang dilakukan. Dan hal ini tentu saja akan menjadi sebuah rentetan kejadian yang terus menerus, karena berkat informasi yang tayangkan di media tersebut para perampok jadi lebih tahu bagaimana meraih kesuksesan ketika melaksakan aksinya.

Menyadari hal ini jika kita tetap menganggap media menjadi  sumber informasi yang bermanfaat semata-mata malah dapat menjerumuskan manusia pada arus-arus negatif yang tersimpan di balik media jika tidak dipahami dengan baik. Tak dapat dipungkiri bahwa banyak kepentingan terselubung yang diselipkan melalui media yang disetting sedemikian rupa. Bila ini tidak difilter dengan baik, maka akan membawa pengaruh yang dapat menghancurkan nilai dan kepribadian suatu bangsa

Penyakit moral bisa makin menyeruak jika masyarakatnya terus menonton suatu tayangan yang tidak bermutu. Permasalahn yang disajikan seakan menutup kabar baik negera ini karena kurang terekspose oleh medianya. Jika ditilik dari negara lain seperti saat Jepang mengalami musibah ledakan PLTN (Pembangkit Listrik Tenakaga Nuklir) di Fukushima, media di sana dapat mengemas beritanya lebih bijaksana seperti lebih menyoroti perbaikan PLTN yang dilakukan pemerintah.

Secara psikologis warga Jepang menjadi lebih tenang dalam menanggapi isu paparan radioktif karena media disanatelah mengabarkan bahwa sudah dilakukan perbaikan. Coba hal itu terjadi di Indonesia, adanya malah menggambarkan suatu kepedihan yang berlebihan seakan negara ini tak mampu menyelesaikan permasalahan yang ada.

Di sisi lain, menganggap media sebagai hal yang harus disingkirkan juga menghilangkan peluang untuk kita mengasah kecerdasan majemuk (multiple intelligences). Howard Gardner (1999), mengemukakan definisi kecerdasan yakni suatu potensi biopsikologis untuk memproses informasi yang dapat diaktifkan dalam suatu latar kultural untuk memecahkan masalah atau menciptakan produk-produk yang merupakan nilai dalam suatu kultur. Jelaslah bahwa kecerdasan dapat diasah melalui media.Sehingga menafikkan media merupakan tindakan yang tidak bijaksana.

Melihat dua sisi yang berlawan dari transformasi media massa menimbulkan sebuah pemikiran kuat sekaligus mendesak. Pertanyaan yang mengemuka adalah “Bagaimana kita harus menyikapi kenyataan arah bola liar transformasi media agar dapat mengoptimalkan perubahan peradaban yang konstruktif dan efektif?” Juga “Bagaimana kita bersinergi dengan media massa agar bisa berperan  membangun kecerdasan majemuk bagi generasi bangsa?”

Jawabnya, kita semua harus mampu mengoptimalkan kecerdasan bermedia (media literacy). Kecerdasan yang satu ini  adalah suatu kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan menghasilkan komunikasi dalam berbagai bentuk melalui media. Dengan kecerdasan bermedia, individu mampu mengelola pesan di media demi membekali diri menghadapi kenyataan hidup sehari-hari. Dengan begitu kita telah memiliki benteng kuat menghadapi dua sisi kontradiktif dari bombardir transformasi media seperti yang sedang dihadapi negeri ini sekarang.

Tulisan diikutsertakan lomba essay PNJ Fair 2013 dan memenangkan juara ke 3

Continue Reading