Pregnancy Story | Review

Jadi Bumil Zaman Now Pakai Aplikasi Teman Bumil

By on December 13, 2017

Hai… Assalamualaikum..

Kehamilanku merupakan momen yang paling ditunggu, setelah penantian yang kurang lebih setahun lebih  2 bulan dan sempat mencicipi program hamil yang pernah ku tulis di postingan sebelumnya. Untuk itu aku begitu berhati-hati untuk menjalani kehamilan ini. Gak bisa dipungkiri kalau rasa khawatir sering menghampiri. Apalagi ditrimester pertama. Bukan cuma mual yang aku rasakan, tapi juga kecemasan yang kadang tiba-tiba membuatku menangis sendiri. Semua ini dikarenakan aku kurang bisa memonitoring kehamilanku dengan baik, jadinya cuma mengira-ngira saja tanpa tahu informasi yang sebenarnya. Sampai akhirnya aku memanfaatkan aplikasi kehamilan.

Kebetulan Selasa mingu lalu saat-saat tergalau lantaran kehamilanku sudah masuk HPL tapi nyatanya aku belum merasakan mules, hanya kontraksi palsu. Sebagai “Bumil Zaman Now” aku pun curhat di instastory dengan capture aplikasi hamil yang menyatakan kehamilanku sudah 40 week. Eh ga lama, banyak yang DM nanya aku pake aplikasi apa, ya aku jawab kalo aku mengandalkan aplikasi “A” saat hamil tapi sayangnya aplikasi terserbut berbayar dan menggunakan Bahasa Inggris yang kadang bikin aku sendiri gak paham. hahaha #KetawaMiris

Tentang Aplikasi Teman Bumil

Beruntung buat “Bumil Zaman Now” yang masih hamil saat ini, terutama temen-temenku yang emang lagi banyak yang hamil, hehehe. Soalnya Kamis minggu lalu (29/11) bertempat di hotel Grand Hyatt ada peluncuran aplikasi kehamilan baru bernama Teman Bumil. Aplikasi persembahan GueSehat ini sangat cocok digunakan selama memantau kehamilan daripada aplikasi sejenisnya sehingga nyaman untuk menggunakannya. Hadir pula Ajeng Raviando, Psi., sebagai Psikolog, dr Ardiansjah Dara Syahruddin (dr Dara), Sp.OG, sebagai kObgyn dan aktris Sandra Dewi sebagai Ambassador. Dokter Dara dan Ajeng ingin memastikan para bumil bahwa dukungan dan support juga bisa didapat dari para ahli seperti mereka. Sedangkan Sandra Dewi yang sedang hamil anak pertama, mengakui bahwa ibu hamil butuh teman untuk membantu menjalani kehamilan dengan lebih nyaman dan menyenangkan.

Continue Reading

Financial | Review

Mau Nabung Tanpa Antri, Tanpa Biaya Administrasi dan Ada Undian Milyaran Rupiah Menanti ?

By on October 17, 2017

Halo semua, Assalamualaikum..

Nabung dimana sih yang gak pakai antri, gak pakai biaya administrasi, dan ada undian milyaran rupiah menanti ?

Nabung dimana yang gak pake ribet kayak main gadget ?

Acungkan tangan ya kalau tahu jawabannya dimana !

Eh tapi kan gak keliatan ya wong ini cuma tulisan di blog, hahaha.

Yup, sebagaimana kita tahu kalau menabung itu sangat penting untuk persiapan masa depan ataupun memenuhi keperluan dadakan. Oleh karena itu kita harus rajin menabung. Saranku sih bawa uang cash secukupnya, jangan sampai ada uang nganggur di dompet yang bisa menggoda kita untuk belanja sembarangan. Tapi nabung ke bank kalau jumlahnya cuma 100 atau 200 ribu kok ya ribet, apalagi nanti pakai antri. Mau dimasukin ke celengan ayam kok ya sayang bukan uang recehan. Duh jadi galau kan ?

Continue Reading

Financial | Review

Bahas Keuangan Negara di BincangBKF 2017

By on October 10, 2017

Assalamualaikum semua ? Apa kabar keuangan kalian, hehehe

Kali ini aku mau cerita tentang kegiatanku Jumat (6/10) lalu saat menghadiri acara BincangBKF dalam rangka Fiscal Day 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dari Kementrian Keuangan. Ngomongin uang negara memang hal yang baru buatku. Sebagai karyawan swasta dan ibu rumah tangga rasanya memikirkan keuangan sendiri dan target sales kantor saja sudah pusing apalagi ini diajak sharing tentang pendapatan dan pengeluaran negara yang jumlah triliunan rupiah. Duh nol nya barapa itu yak, hehehe.

Acara berlangsung santai tapi serius dengan menghadirkan Pak Hidayat Amir sebagai pembicara sekaligus narasumber. Berawal dari membahas uang negara dan analogi hutang negara secara sederhana pembicaraan makin serius kala pertanyaan mulai dibuka. Dari situ Aku pun jadi tahu apa saja isu perekonomian Indonesia terkini serta berbagai program pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan rakyatnya. Nah, apa saja yang dibahas saat BincangBKF di Fiscal Day 2017 ?

Continue Reading

Jalan-jalan | Pendidikan | Review

Susah Baca Peta ? Sudah Bukan Zamannya !

By on October 4, 2017

Assalamualaikum. Apa kabar semua ?

Kalian pernah tahu tentang “Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps”? Yup, itu merupakan judul sebuah buku karya Barbara Pease yang membahas perbedaan karakter antara laki-laki dan perempuan. Tapi kok yang dijadikan judul buku ini menyoroti tentang kemampuan perempuan yang susah baca peta ? Jangan-jangan salah satunya adalah aku, hahaha. Meski dari sekolah dasar udah diajarin gimana cara baca peta bahkan disuruh bikin gampar peta provinsi hingga negara dengan bergabagai simbol-simbolnya, nyatanya setelah tidak dipelajari lagi malah bingung. Bahkan kadang menjelaskan letak rumah dimana saja susah.

Untung sekarang zamannya sudah serba digital, smartphone merubah gaya hidup kita dengan fasilitas yang memberikan berbagai kemudahan, termasuk kemampuan kita membaca peta. Melalui informasi geospasial yang ada dalam genggaman, sekarang mau kemana pun jadi gampang ! tinggal ketik tempat tujuan maka dengan mudah kita menemukan arahnya. Atau bingung menjelaskan posisi kita ada dimana ? ya tinggal share location yang memanfaatkan geotagging yang bisa mereferensikan tempat-tempat yang berada disekitar kita.

Memahami Informasi Geospasial

Eh, tapi kalian tahu kan Geospasial itu apa ? Istilah Geospasial memang belum begitu familiar, padahal sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Menurut Rancangan Undang-Undang RI tentang Informasi Geospasial dijelaskan bahwa Geospasial merupakan sifat keruangan yang menunjukkan posisi atau lokasi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi dengan posisi keberadaannya mengacu pada sistem koordinat nasional. Sedangkan informasi yang mencakup posisi dan sebaran suatu obyek yang ada di seluruh permukaan bumi ini disebut Informasi Geospasial. Intinya apa mir ? ya geospasial itu menjelaskan letak suatu obyek berdasarkan koordinat yang ada di bumi.

Continue Reading

Pregnancy Story | Review

Nyicil Perlengkapan Menyusui

By on September 17, 2017

Halo readers, Assalamualaikum ^_^

Alhamdulillah wa syukurillah kandunganku sudah masuk bulan ke 7 atau kalau berdasarkan minggu sudah ke 29 week. Senang dan gak sabar pengen lihat bayi ini terlahir. Soalnya doi suka jedag jedug dalem perut jadi penasaran kalo nanti sudah keluar apakah tingkahnya bakalan banyak macam mamak bapaknya juga, wkwkwk. Kalo tingkahnya banyak tentu asupan makanannya juga perlu banyak kali ya, secara bayi butuh energi untuk terus bergerak, tentu sumber utamanya berasal dari ASI  alias Air Susu Ibu. Jadi kalau beneran itu terjadi, aku harus mulai bersiap untuk menyusui sedari dini. Toh aku juga memiliki keinginan untuk bisa memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutan hingga 2 tahun.

Proses menyusui itu memang tidak mudah, ya bisa dibilang gampang-gampang susah, aku pun mulai bertanya kepada teman-teman yang sudah berpengalaman, tak ketinggalan baca berbagai referensi seputar ibu menyusui. Setiap ibu memang berbeda “drama” yang dihadapi, apalagi bagi ibu menyusui yang bekerja, tentu butuh persiapan yang matang untuk bisa terus menyusui setelah berakhirnya cuti maternity. Nah untuk mencegah permasalahan yang kemungkinan bakal terjadi selama proses menyusui bagi ibu bekerja maka ibu bisa melakukan hal-hal sebagai berikut :

Continue Reading

Kuliner | Review

5 Oleh-Oleh Sambal Khas Indonesia

By on September 14, 2017

 

Assalamualaikum readers,

Kalau membahas makanan Indonesia pasti gak ada habisnya, ada banyak pilihan makanan yang terkenal enak hingga ke manca negara, apalagi tentang makanan yang pedas. Sambal sebagai makanan pendamping selalu tampil diberbagai kesempatan. Desahan akibat kepedesan sambal itu sungguh nikmat apalagi bikin badan jadi berkeringat. Makan jadi lebih semangat.

Nah ngomong-ngomong soal sambal, Indonesia termasuk surganya sambal. Ada macam-macam olahan pedasnya sambal sesuai cita rasa daerah masing-masing, ada yang pakai terasi, ada yang tidak, ada yang memiliki rasa sedikit manis, ada yang benar-benar pedas membara. Dan kini semua cita rasa sambal itu bisa dengan mudah kita coba lantaran sudah dikemas dalam botol yang memudahkan penggemar sambal untuk merasakannya. Sehingga sambal bisa dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.

Apa saja rekomendasi sambal yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Indonesia ?

Continue Reading