Self Reflection

From UT to KMSI, Still Syar’i

By on September 18, 2014

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu…

Melanjutkan cerita Berakhirnya Tugas Akhirku maka aku ingin sedikit menceritakan proses aku bisa kerja ditempatku saat ini. Ya alhamdulillah aku diterima kerja di PT Komatsu Marketing and Support Indonesia alias (KMSI). Kalo ditanya ko bisa masuk sini? aku juga gak paham, kalo ditanya berapa lama proses masuk kerjanya? aku jawab cuma 3 hari, yup jumat sabtu minggu dan senin 25 Agustus 2014 langsung tanda tangan kontrak dan langsung kerja…. Yeah Everyone can plan but no one know what happen tomorrow…

Sebenarnya dari bulan juli pas setelah aku sidang demo aplikasi keesokan harinya aku ditelfon sebuah perusahaan IT Consultan untuk melanjutkan proses rekrutmen yaitu interview HRD. Saat ditelfon aku sedang berada di PTUT (tempatku magang) dalam rangka mengumpulkan hasil revisi aplikasi pasca sidang. Jadwal interview awal aku tolak karena aku sudah harus mudik ke surabaya dalam rangka Idhul Fitri so aku minta untuk dijadwalkan ulang. Namun sesampainya di rumah ternyata ada 6 kali panggilan tidak terjawab dan semuanya dari perushaan tersebut. Waduh aku bingung harus gimana? Aku pun mencoba untuk menelfon balik tapi sayangnya namanya juga jam pulang kantor dan kebetulan di bulan ramadhan, so orangnya sudah pulang…..

Aku sih pasrah, kalo memang rizky ga bakal kemana toh aku juga dikasih tau sama kaka kelas yang udah di perusahaan tersebut kalo beneran dipanggil ya bakal di telfon lagi… So besoknya tepatnya sehari sebelum mudik, sekitar jam 8 pagi aku di telfon kembali oleh perusahaan itu. Aku diharapkan bisa hadir di hari itu juga jam 11 di gedung ANZ Tower di Sudirman.. Antara seneng sama gregetan saat mengetahui hal itu… Masalahnya aku engga tau gedung itu ada dimana dan kalo kantornya daerah Sudirman kan pasti macet plus dresscode nya ga bisa sembarangan biar ga ‘saltum’…

Yasudahlah aku berangkat jam 9, pasrah bisa sampai jam 11 beneran atau engga… aku juga gak mau naik ojek soalnya duitnya udah mepet makanya pengen cepet2 mudik aja… So kalo emang rizky pasti Allah memudahkan jalan untuk menuju kesana… Dan ternyata busway yang kutumpangi dari halte Plumpang Pertamina sampai halte Karet hanya memakan waktu 1 setengah jam saja, so aku datang 30 menit sebelum perjanjian..

Proses interview pun berjalan biasa saja, bahkan tidak terlalu banyak pertanyaan malah aku lebih banyak mendengar penjelasan mengenai “kepegawaian” perusahaan tersebut, mulai dari budaya kerja, kontrak kerja, gaji dan tunjangan, dan lain-lainnya..Sebagai seorang fresh graduate aku meng”iya”kan segala macem penjelasan. Baru di akhir bahwa aku akan menjadi karyawan kontrak outsourcing alias dr perusahaan penyalur tenaga kerja yang aku tanyakan… aku ingin dikontrak langsung perusahaan itu tanpa lewat outsource tp kebijakan perusahaannya tidak memperbolehkan. .. Yauda aku pulang dengan perasaan lega namun ada kebimbangan..

Aku tetap mencoba melamar di tempat yang lain, karena aku juga tidak mau kalau outsource apalagi dengan job desk yang kurang ku suka, namun aku juga tidak melepas sebab aku juga belum mendapat tawaran pekerjaan dari yang lain. Ditengah libur lebaran aku juga sempat ditelfon perusahaan tsb meminta aku melengkapi data dan tanda tangan kontrak. Aku memberi janji bahwa aku akan ttd kontrak nanti tgl 25 Agustus 2015 setelah aku sidang TA. Banyak kejanggalan yang membuat aku semakin tidak yakin untuk bergabung di perusahaan tsb.

Lalu aku mencoba untuk tes di PT AKBN sebuah perushaan shock breaker. Kebetulan mereka membutuhkan IT Support untuk perempuan. Wah pas banget apalagi sebelah kamarku Mba Intan juga kerja disana dan katanya enak nyatanya dia betah 2 tahun ini menjadi programmer di perusahaan tersebut. So aku bertekad untuk masuk dan alhamdulillah lolos… Namun saat proses interview HRD permintaanku untuk diizinkan memakai rok tidak diperbolehkan.

Awalnya sih aku oke2 saja bekerja memakai celana namun lama kelamaan aku semakin bimbang… aku masa-masa pencarian jati diriku kemarin mengingatkan aku.. batin ini bergejolak… dalam hati aku berkata”Masa aku sudah berusaha memperbaiki diri hingga tahap ini, apakah aku harus mundur kembali lantaran pekerjaan?” User alias calon atasanku sudah pernah menyinggung, “Kalau ini memang prinsip kamu, yauda dari awal cut saja kamu cari yang lebih cocok yang tidak bertentangan dengan prinsip kamu?” pertanyaan itu semakin aku pikirkan. apalagi pernyataan aku tidak bisa memakai jilbab terlalu panjang juga menjadi pertentangan dalam diriku.

user / calon atasanku pernah menanyakan, “Memang harus pakai rok ya? kan pakai celana kalo gak ketat kan tidak apa2, toh syarat baju muslim kan tidak terawang dan ketat, nah seragam perusahaan ini dirancang dari Jepang untuk menjaga keamanan alias sefty first” Lalu aku menjawab “Iya pak, bagi wanita muslim syarat baju syar’i itu yang menutupi aurat, tidak ketat dan transparan, dan yang terakhir yaitu tidak menyerupai laki-laki… Nah ini lah yang membuatku ragu… oke lah seragam perusahaan memang panjang, tebal, dan tidak ketat tapi itu berbentuk celana panjang yang identik dengan baju laki-laki…” Aku pun juga memberi pertimbangan bahwa ada perusahaan yang sejenis, sama2 dr jepang tp memperbolehkan karyawati muslimnya untuk memakai rok, sebut saja ADM….

Saat proses2 tersebut kulalui,,,,, userku pun semakin menunjukkan sikap ingin menerimaku,,,, selang 1 hari dari interview itu… aku dipanggil PT KMSI untuk interview… Memang dulu aku pernah tes sebagai SMR departemen IT perusahaan ini namun aku gagal… entah tiba2 saja mereka menelfon untuk tes… temanku pun memberi info bahwa sedang dibutuhkan cepat staff marketing parts karena posisi ini akan ditiggalkan selama 4 bulan oleh seseorang yang akan cuti hamil…Waduh berarti aku akan bekerja sebagai pegai temporary… tapi tak apalah aku akan mencobanya,,,

Hari itu,, hari jumat pagi aku berangkat ke KMSI… karena tempatnya masih di kompleks perusahaan tempatku magang maka ID magangku pun yang kupakai saat ada di pos securrity.. Ternyata prosesnya adalah interview… Ada 3 kandidat yang mengikuti tes… aku menjadi orang terakhir yang di interview.. bisa dibilang semua interview berjalan cepat termasuk aku.. So aku pasrah aja… mau di terima ya syukur, kalau engga pun engga apa2… Eh selang 1 jam setelah aku interview, lagi-lagi ada 3 kali panggilan tidak terjawab di hapeku… Selalu seperti ini, ditelfon perusahaan saat aku sedang di jalan,,, so aku mencoba menlfon balik namun idak ada jawaban,,, mungkin sedang makan siang…. maka setelah makan siang aku menelfon balik, Dan alhamdulillah aku diterima….. Esoknya aku diminta Medical Check Up di RS Premier Jatinegara…

 Oh sebelum aku menelfon balik, aku sempat ikut kajian rutin di musholah AL Hayya AI HO…  Skali lagi Pertolongan ALlah sungguh dekat.. Al Fattah.. Allah Maha Pembuka… Allah membuka hatiku,,, menjawab kebimbangan antara gaji tinggi atau baju syar’i… maka sebagai hamba-Nya yang sangat kurang sempurna maka aku memilih untuk bergabung di KMSI,,, aku dikontrak selama 4 bulan per tanggal 25 agustus hingga 24 Desember 2014…. Disini aku bisa menjalankan sholat dhuha, memakai baju yang insya ALlah masih sesuai syariah, dan mendapatkan teman muslim yang banyak… Dan aku baru tersadar bahwa targetku untuk bekerja di tanggal 25 Agustus dihijabah oleh Allah.. aku yang rencananya hari itu akan ttd kontrak di IT Consultan, malah aku kontrak dan langsung bekerja di KMSI… Sungguh Allah Maha Pendengar lagi Maha Mengetahui…

sampai saat ini aku menjalani hari-hari sebagai parts marketing officer,,,, Alhamdulillah pekerjaannya sesuai dengan passionku… yah memang background pendidikanku IT tapi jiwaku lebih ke bidang marketing, PR, dan jurnalistik… Maka Nikmat Tuhan Manakah Yang Kamu Dustakan.… Yah aku sangat menikmati hari-hariku saat ini… banyak ilmu yang kudapat… Aku pasrahkan semuanya … perkara nanti 24 Desember 2014 akan diperpanjang atau tidak… Aku percaya, Allah telah mengaturnya… Aku hanya berusahaan memberikan performa terbaik saat ini…

So, ketika kamu menjadikan agamamu sebagai pertimbangan dalam segala hal, insya Allah… Tangan-tanga Allah akan menunjukkan jalan yang terbaik untuk kita… Al Fattah… The Openner… Dia akan membuka jalan kemana kita akan melangkah… Dan selalu ingat, apa yang kamu cari di dunia? Tidak lain dan tidak bukan adalah kerindhaan Allah swt yang mampu memberi keberkahan dalam kehidupan kita… Aamiin Ya Rabb…

Okey maybe enough… semoga cerita ini bisa menjadi penyambung dalam jeda waktu saat-saat aku tidak menulis di blog ini… Ya segala hal yang baik datangnya dari Allah dan segala hal yang kurang dan salah datangnya dariku sendiri…

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu…

Ganbatte… Allhuma’ana… ^_^

Continue Reading

Give Away | Self Reflection

Hitam Putih Kegalauan Manusia

By on June 2, 2014

Assalamaualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu…

danbo_06
Koleksi Pribadi

Istilah “Galau” begitu booming di tahun 2010an ke atas. Entah siapa yang mencetuskan pertama kali, tiba-tiba banyak orang yang berkata “Aku galau”, “Galau banget rasanya malam ini”, dan lain sebagainya. Penggunaan kata galau menjadi sesuatu yang lumrah dipakai terutama dikalangan remaja. Padahal taukah, galau itu apa? Galau adalah sebuah perasaan yang mampu mengacaukan pikiran, seperti rasa gelisah, gusar, bimbang yang kemudian diluaskan sebagai perasaan kalut karena sebenarnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata kalut adalah kekacauan pikiran, kita tidak bisa lagi mengontrol pikiran kita dengan baik semua hanya berdasarkan emosi. Biasanya seseorang yang galau akan berubah menjadi kalut. Namun jarang orang memahami hal tersebut, galau lebih dipilih menjadi diksi daripada kalut. Makanya jarang ada orang yang mengatakan “Aku Kalut”.

Kapan Galau itu terjadi??

Tentunya saat kita dihadapkan pada sebuah permasalahan, semakin kita memikirkan permasalahan itu secara berlebihan dan terus menerus makan emosi kita pun menjadi labil, tidak tenang, ada perasaan tidak enak yang kemudian membuat kita bingung harus melakukan apa. Maka dari itu kebanyakan orang galau itu menghabiskan waktunya untuk merenung alias bengong. Jenis permasalahannya pun bermacam-macam, namun kali ini saya akan menyebutkan permasalahan yang sering dihadapi remaja galau diantaranya…

1. Masalah percintaan

Virus merah jambu memang benar-benar mampu membahagiakan namun juga dapat menyakitkan bahkan menghancurkan seseorang. Namanya juga virus hehe…. Suatu hubungan memang tidak dapat berjalan dengan sempurna, karena sulit untuk menyatukan 2 orang dengan sifat, kebiasaan dan pemikiran yang berbeda. Nah, ketika seorang remaja yang belum mampu mengontrol emosi dengan baik lalu menghadapi permasalahan pada hubungan yang dijalani dan dia tidak memahami hal tersebut, maka dengan mudah dia merasa galau… stress, frustasi, dan ngerasa bad mood.. Oleh karena itu tak jarang galau menjadi plesetan seperti dibawah ini

galau
Koleksi Pribadi

2. Masalah  sekolah/kuliah/kerja

Masa-masa sulit mungkin sering kali kita hadapi saat sekolah misalnya ketika mendapat nilai ujian yang jelek padahal sudah belajar, Nyesek rasanya ada nilai 6 padahal ekspetasi kita mendapat nilai 10. Nah kekecewaan seperti ini membuat seseorang mudah sekali galau.

Untuk seseorang yang kuliah, biasanya galau di tingkat akhir seperti saat penempatan magang atau KKN yang kebetulan saya sendiri juga merasakannya, penantian panjang untuk mendapatkan kepastian tempat magang sempat membuatku galau, apalagi saat tu aku menjadi mahasiswa terakhir yang mendapatkan tempat magang. Kisahnya bisa dibaca di “Aku Sabar Menunggu” dan “Hari Pertama dengan Alat Berat”.Saat kuliah juga biasanya dibuat galau dengan Tugas Akhir atau Skripsi, hal ini biasa terjadi ketika bahan untuk menulis rasanya telah habis padahal masih banyak data yang dirasa kurang namun bingung harus memulainya dari mana.

Nah saat kerja, biasanya yang sudah memasuki waktu untuk bekerja namun belum mendapat tempat yang cocok maka kita akan merasa galau. Hal lain yang biasa terjadi ketika kita mendaftar lalu menunggu masa-masa untuk menjalani tes selanjutnya hingga mendapat kepastian bahwa kita di terima diperusahaan tersebut, masa penantian itulah yang membuat kita gelisah alias galau . Lalu saat sudah diterima kerja, namun ternyata pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka kegalauan  yang berasal dar kebimbangan akan muncul kembali, apakah pekerjaan tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

3. Masalah hubungan dengan orang tua atau teman

Permasalahan ini kadang membuat seseorang galau tapi kadarnya tidak terlalu akut ketimbang nomer 1 dan 2. Permasalahan ini biasanya lebih kesalahfahaman yang berakibat perkelahian kecil dalam arti mungkin adu mulut. Namun harus di ingat, bahwa mulut adalah pisau, karena setiap perkataannya bisa menyayat hati manusia, makanya bisa menjadi permasalahan penyebab galau.

Bagaimana cara mengelola rasa galau???

1. Berserah diri pada Allah

Tidak ada hal yang paling menenangkan selain berserah diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Toh galau juga memiliki akronim yang baik seperti dibawah ini.

galo
Koleksi Pribadi

 Lalu kita pun harus menyadari bahwa firman Allah di surat Al Insyirah ayat 6 yang memiliki arti bahwa “Sesungguhnya setiap kesulitan itu ada kemudahan”. Setelah berserah diri yang kita lakukan adalah berdoa dan berprasangka baik.

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya : “Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

انا عند حسنِ ظنِّ عبدي بي فليظنْ بِي ما يشاَء

Artinya:” Aku menuruti prasangka hambaku terhadapKu, maka silahkan untuk berprasangka sesuai apa yang dikehendaki.” (Ad-Darimi)

Adapun Surat yang kandungannya atau fadillah nya mampu menenangkan hati kita. Bisa dibilang ini Surat anti galau yang ada dalam Al Qur’an yaitu Surat Ar Rahman. Karena di dalamnya terdapat ayat yang diulang-ulang himgga 31 kali yang mampu membuat kita lebih ikhlas, bersyukur dan menenangkan hati. yaitu

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Artinya : “Maka Nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?” (Ar Rahman : 3, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, dan 77)

2. Curhat pada orang terdekat.

Seseorang yang memiliki masalah, baiknya jangan di pendam sendiri namun dibagi atau diceritakan kepada orang terdekat dan dipercaya seperti orang tua, saudara atau sahabat. Walaupun permasalahan itu tidak terselesaikan dengan cepat, setidaknya kita akan merasa lega karena sebagian beban permasalahan sudah kita keluarkan. Oleh karena itu, peran teman curhat sangat penting.

3. Melakukan hal-hal positif

Jika kita memiliki masalah, kita bisa mengalihkan fokus kita untuk melakukan hal yang lebih baik ketimbang merenung. Misalnya untuk melampiaskan rasa galau namun kita tidak berani menceritakan kepada orang lain, kita bisa menulisnya di blog atau buku diary yang lama kelamaan bisa kita rangkai menjadi sebuah cerita yang kemudian dicetak menjadi buku. Nah itu bisa menjadi prestasi  yang berawal dari sebuah rasa galau.

Jika kasusnya galau anak sekolah yang dapat nilai ujian jelek yang seperti contoh diatas, kita bisa menganggap permasalahan tersebut sebagai cambuk untuk lebih rajin belajar. Sama halnya untuk kasus skripsi, mungkin perlu refresing sebentar lalu kembali fokus menulis skripsi dengan pikiran yang tenang. Kedua permasalah tersebut akan membuahkan hasil yaitu prestasi berupa nilai yang baik bakan bisa menjadi yang terbaik.

4. Sabar

Nah kalo ini aku alami sendiri, ketika yang kucertakan bahwa aku harus menunggu dalam waktu yang cukup lama yaitu 2 bulan untuk memperoleh tempat magang sedangkan yang lain sudah hampir 4-6 minggu di tempat magang mereka, aku hanya bisa bersabar dengan tetap berdoa dan berusaha lagi. Namun toh usaha tetap diatur oleh kampus oleh karena itu yang kulakukan hanya bersabar. Sambil menuggu penempatan magang, aku mengisi hariku dengan menulis blog dan baca2 novel, walaupun tetap merasa galau namun dalam hatiku selalu ku tanamkan “Man Shabara Zafira”  yang artinya Barang siapa yang bersabar maka ia akan beruntung.

Dan akhirnya aku pun mendapat tempat magang, bukan main-main, di tempat yang pernah menjadi nomer 1 dalam doaku yaitu PT United Tractor Tbk sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dibidang alat berat dan pertambangan terbesar di Indonesia. Aku ditempatkan pada Divisi Corporate Information System (CIS) dan langsung mengerjakan project untuk kepentingan Board of Director (BOD). Dan Alhamdulillah sampai aku menulis ini semua berjalan dengan baik bahkan project ku pun resmi selesai hari ini padahal masa  magangku masah 1 bulan lagi. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagiku. Walaupun project ini belum disidang sebagai Tugas Akhir di kampus setidaknya sudah di implementasi di perusahaan. Harapannya project Tugas Akhir ini juga akan mendapat nilai yang baik saat sidang sehingga bisa dinobatkan sebagai Tugas Akhir Terbaik… Aamiin..

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway “Ya Rabb Aku Galau” yang diselenggarakan oleh Aida MA.

ya rabb aku galau rev22-1-1
Cover Buku Ya Rabb AKu Galau

Continue Reading

Islam | Self Reflection

Islam Mencintai dan Melindungimu Dengan Hijab

By on March 31, 2014

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Assalamualaikum Warrahamatullahi Wabarrakatu

Aduh rasanya deg-degan ketika harus menuliskan bagaimana aku mencintai agamaku, Islam. Mungkin tulisan ini lebih bersifat curhat tentang tahap-tahap ketika aku dibukakan hati oleh-Nya sehingga bisa yakin pada agamaku. Memang aku lahir sebagai seorang muslim namun pada prosesnya aku belum terlalu mengerti apa itu Islam hingga Allah memberi hidayah  padaku lewat perintah-Nya yaitu Hijab. Dan dari situlah proses kecintaanku pada Islam semakin bertambah tiap harinya.

agamaku
Koleksi Pribadi

Aku menggunakan hijab semenjak masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) atas dasar aturan dari sekolah tersebut. Sekolahku bukanlah sekolah muslim melainkan sekolah negeri yang terletak di sebuah Kabupaten yang kental akan agama Islam hingga jargonnya pun “Gresik Berhias Iman” dan “Gresik Kota Santri” , hal ini lantaran terdapat 2 tempat bersejarah islam di kabupaten ini yaitu Makam Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim. Sehingga nafas islam kental di seluruh penjuru kabupaten mulai dari sistem pemerintahan hingga ke sistem pendidikan yang mewajibkan siswanya untuk mengenakan baju serba panjang serta jilbab bagi perempuan muslim.

Jujur awalnya aku enggan sekolah disitu, aku lebh memilih sekolah di SMP negeri Surabaya toh aku juga keterima di sana, salah satu alasannya adalah aku tidak mau memakai kerudung. aku masih ingin bergaya sebagai seorang remaja pada umumnya. Aku merasa dengan berhijab maka kebebasanku akan terhambat, padahal saat itu adalah masa-masa dimana seorang perempuan mengalami perubahan menjadi remaja, andai kata lagi mau mekar-mekarnya. Dari sekolah dasar yang lebih bersifat anak-anak ke jenjang SMP. Namun lagi-lagi, Allah menyelamatkanku melalui restu orang tua dan keluarga lainnya agar aku masuk ke SMPN 1 Driyorejo Gresik. Mayoritas keluargaku melarangku sekolah di Surabaya dengan alasan jarak yang jauh, tidak ada kendaraan, dan karena aku perempuan jadi takut kalau nanti pulangnya sendirian terus diusilin orang, padahal tidak juga karena rumahku perbatasan diantara Gresik dan Surabaya sehingga tidak terlalu jauh, dan ada angkot juga walaupun harus jalan kaki lagi setelah turunnya tapi aku berani. Tapi apa mau dikata akhirnya aku masuk di SMPN 1 Driyorejo Gresik and than i must wear HIJAB.

Panas, gerah, susah gerak, dan perasaan engga enak lainnya lah yang membuatku terus-terusan melepas hijabku ketika ada kesempatan, contohnya pas aku ikut eskul olah raga seperti voli dan pencak silat. Padahal saat aku latihan pencak silat “Perisai Diri” di pusat kabupaten, aku tetap harus menggunakan hijab, karena saat kenaikan tingkat dan pertandingan, hampir semua pesilat perempuan yang muslim menggunakan hijab(tapi itu dulu, engga tau sekarang, semoga aja masih, Aamiin) . Bukan hanya masalah penampilan tapi sekolah ini juga memiliki satu mata pelajaran yang bernama “Pembiasaan”. Nah dalam pelajaran itu diterangkan bagaimana seorang muslim melakukan aktifitasnya sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Terdapat buku absensi aktivitas tersebut yang di kontrol tiap hari oleh orang tua dan guru piket yang kemudian setiap minggunya dicek ulang oleh guru mata pelajaran tersebut. Contohnya salam saat berangkat dan pulang sekolah (ttd orang tua) , sholat dhuha (ttd guru piket kalau di sekolah dan ttd ortu kalau dirumah), mengaji, sholat wajib berjamaah, bahkan mendengarkan khotbah sholat jumat. Sampe segitunya lah pokoknya.

bete
Emosi bete saat itu, gambar dari sini

BETE, awalnya seperti itu, aku seakan TERPAKSA melakukan itu semua. Selain fokus ke mata pelajaran pada umumnya seperti matematika, bahasa inggris, IPA, IPS, aku juga harus disibukkan untuk melakukan aktifitas-aktiftas yang harus dilaporkan tiap minggunya. Tapi toh aku tidak sendiri, ada 600an siswa lain yang melakukan hal yang sama. Sehingga lama-kelamaan aku juga menikmatinya. Aku pun sudah malu menggalkan jilbabku. Rasanya ada rasa keteduhan dalam hatiku. Tapi kebiasaan itu ternyata hanya bertahan hingga aku masuk SMA, sewaktu SMA kelas 1 semester pertama aku menggalkan jilbabku (lagi). Alasannya aneh dan aku juga kurang tau dulu itu kenapa, mungkin lagi-lagi setan menggodaku lewat penampilan. Aku ingin orang lain melihat rambutku terurai, tanganku dll walaupun waktu itu aku memakai rok renda panjang macem rok SD tapi versi panjang. Lalu namanya juga ababil (ABG Labil) . Selang beberapa bulan aku sewaktu bulan ramadhan, aku memakai jilbab (lagi). Tau gak kenapa??? Gegara buku panduan ramadhan yang biasa kita dapet pas puasa di sekolah dulu. Disitu kan ada tentang syariat dan lain sebagainya. Disitulah aku mulai memperbaiki diri melalui JILBAB walaupun belum istiqomah tapi proses sudah dimulai.

Hijab menjadi pelindung bagi perempuan dari yang bukan haknya atau muhrim. Hijab dapat menjadi identitas muslimah dan akan menjaga dirinya dari keburukan, baik dari dirinya sendiri maupun dari luar. Islam begitu peduli pada kemuliaan dan keselamatan seorang perempuan, sehingga membuatku jatuh cinta. Perintah Allah ini pun tertuang di Al-Qur’an yaitu :

Qullilmu’minaati yaghdhudhna min abshaarihinna wa yahpadzna puruujahunna walaa yubdiina ziinatahunna illaa maa dzhara minhaa walyadhribna bikhumurihinna ‘alaa juyuubihinna walaa yubdiina ziinatahunna illaa libu’uulatihinna …”

Artinya : Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka dan ….(QS. An-Nur : 31)

Islam pun tidak hanya memberikan perintah untuk menggunakan hijab, namun juga memberi tahu cara menggunakannya yang benar, sesuai syariat. Catatan penting dalam poin ini adalah penggunaan khimar yang merupakan bagian dari syari’at penggunaan jilbab sebagaimana terdapat dalam surat An Nuur ayat 31 Dan hendaklah mereka menutupkan khimar ke dadanya.”Khumur merupakan jamak dari kata khimar yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menutupi bagian kepala. Dalam hadits dari Sa’id bin Jubair mengenai ayat dalam surat Al Ahzab di atas, ia berkata,“Yakni agar mereka melabuhkan jilbabnya. Sedangkan yang namanya jilbab adalah qina’ (kerudung) di atas khimar. Dari ‘Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata, Seorang wanita dalam mengerjakan shalat harus mengenakan tiga pakaian: baju, jilbab dan khimar.”(HR. Ibnu Sa’ad, isnadnya shahih berdasarkan syarat Muslim).

Deskripsi mudahnya ada dalam buku “Yuk Berhijab !” yang ditulis oleh uztad Felix dan Mba Benefico sebagai ilustrator. Kebetulan aku juga dateng pas launchinngnya berbarengan dengan launching bergo dan gamis Alila edisi lebaran terbaru waktu itu di gedung indosat jakarta (*eh curcol lagi 🙂 ). Kurang lebih gambaran hijab yang syar’i adalah sebagai berikut.

hijab syar'i
Hijab Syar’i sumbernya dari sini

Maka jelas sekali bahwa anjuran tersebut semata-mata untuk melindungi sekaligus cara kita bertaqwa kepada Allah sebagai seorang perempuan muslimah yang baik. Coba bayangkan kalau tidak ada perintah ini? Perempuan muslim akan mengenakan pakaian seenaknya, bisa jadi pakaian minim yang akan mengundang syahwat lawan jenisnya, yang kemudian akan membahayakan kehormatannya. Dari perintah ini juga dapat memudahkan kita untuk menunjukkan identitas sebagai perempuan muslim, jadi jangan salahkan siapa-siapa ketika ada lelaki yang kamu suka  meminangmu namun ternyata lelaki itu non muslim. Bisa jadi laki-laki itu tidak mengetahui kamu seorang perempuan muslim karena tidak menggunakan hijab. Nah sebegitu sayangnya Islam pada perempuan melalui perintahn – Nye menggunakan hijab. Dan itulah yang membuatku semakin cinta pada agama ini.

Hijab is not a choice, or even a mode of style. it’s a must. Cause it’s the way Islam protect you, girls ! Barakallah

“Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway I Love Islam” by Listeninda & Monilando’s

i love islam2

Referensi :

Continue Reading

Self Reflection

Aku Sabar Menunggu

By on January 16, 2014

Bagiku,

Sukses adalah kesabaran dalam bertahan dan beraksi disaat yang tepat

Nah, manusia tentunya ditemukan dalam sebuah kasus dimana dia harus menunggu. Tidak bisa dipungkiri selama ini, kita pasti pernah mengalaminya, entah itu menunggu seseorang ataupun menunggu sebuah momen seperti menunggu hujan yang biasa aku lakukan di bulan november disaat-saat hujan seharusnya turun namun langit ternyata masih saja terang. yah disaat menunggu lah kesabaran seseorang di uji. Tapi apakah kita tau apa arti sabar yang sebenarnya….??

Sabar, secara etimologi berarti menahan dan mencegah (al-habsu wal kaffu). Secara terminologi, sabar adalah menahan diri untuk melakukan keinginan dan meninggalkan larangan Allah swt, sabar juga berarti sikaf tegar dan kukuh dalam menjalankan ajaran Islam ketika muncul dorongan nafsu, ketegaran yang dibangun diatas landasan Al-Qur’an dan As-sunnah. Sabar dapat juga berarti puncak sesuatu, orang yang memiliki kesabaran, akan sampai pada puncak kemuliaan. Allah telah memuji orang-orang yang bersabar dan menyebutkan mereka dalam firman-Nya : “hanya orang-orang yang bersabar akan diberi pahala mereka yang tidak terbatas.” (QS.Az-Zumar : 10).  sumber :

Kali ini aku pun menglami hal yang demikian,

Sebenarnya aku ingin sekali mensegerakan apa yang telah dilakukan oleh teman-temanku yang lain,  ya sebagai mahasiswa tingkat akhir di sebuah politeknik manufaktur swasta di jakarta, tentunya aku harus melalui sebuah proses magang untuk dapat mengimplementasikan ilmu serta mencari bekal sebagai bahan Tugas Akhir ku. Namun nyatanya setelah sebulan lebih lamanya, aku tak kunjung magang. Seleksi demi seleksi aku lakukan untuk menjadi kaderisasi instruktur kampus ku. Hal ini aku lakukan, karena memang aku ingin menjadi seorang pengajar. dan hal baik itu pun membuahkan hasil, aku diterima sebagai asisten instruktur (dosen praktek) di kampus. ..

Namun sayangnya temanku setim saat TA tidak diterima. Jadi aku pun harus menunggu keputusan akhir apakah aku akan magang dan menyelesaikan TA sendiri. Karena jurusanku, Manajemen Informatika memiliki TA berupa aplikasi yang harus bisa digunakan di perusahaan tempat magang, oleh karena itu TA disusun paling tidak 2 orang yang bertindak sebagai anilis dan programmer. So aku pun hanya bisa berdoa untuk segera ditempatkan magang…

Setelah apa yang telah aku lalui, aku hanya bisa berucap syukur karena pernah mengalami berbagai seleksi, mulai seleksi tulis (TPA), wawancara HRD dan Direktur, dan Medical Check Up. Setidaknya aku benar-benar tau rasanya mengikuti seleksi yang seperti itu, karena….

Selagi muda, terjatuhlah sebanyak-banyaknya, dengan begitu kau akan belajar bangkit dan nikmatilah masa tua dengan bahagia dengan mengantogi banyak pengalaman sebagai pelajaran yang bisa kau ajarkan

Toh Allah memiliki janji untuk setiap umatnya yang bersabar melalui firman-Nya “Hai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS.Ali Imran [3] : 200).

So, Aku akan sabar menunggu, Man Shabara Zafira…
Keep HAMASAH, Mirna ^_^

Continue Reading

Curhat | Self Reflection

9 : Kutipan Favoritku

By on December 14, 2013

Sebenarnya ada banyak kutipan yang ku suka sesuai dengan hobby, karakter, dan kehidupanku. yang jelas semuanya menurutku positif.

Hidup Lebih Indah Manakala Bermanfaat Bagi Orang Lain
(Qoute by me)

 

Man Jada Wa Jadda
Man Shabara Zafira
Man Saara Ala Darbi Washala
(Trilogi 5 Menara, A. Fuadi)

 

Pelaut yang Ulung Tidak Lahir Dari Laut yang Tenang (Qoute Orang Bugis)

 

Orang Boleh Pintar Setinggi Langit Tapi Selama Ia Tidak Menulis, Ia Akan Hilang dari Masyarakat dan dari Sejarah.
Menulis adalah bekerja untuk Keabadian (Pramoedya Ananta Toer)

 

Continue Reading

Cinta | Self Reflection

Repost : That’s Love. That’s Choice

By on November 29, 2013

Kita memang berbeda
Dari awal sudah terlihat
Namun ku terus menyangkal
Dan waktu terus berjalan
Memaparkan jurang yang memisahkan
Ketika ku coba rentangkan jembatan
Namun susah juga jika dibangun sendirian
Jembatan itu terlalu rapuh
Tak kuat ia menahan beban
Hingga akhirnya teperosok ke dalam

Ya aku dan kamu, sebut saja kita…
bagai kedua kutub magnet yang berbeda. berjauhan. dan bertolak belakang

Putih. Hitam.
Pengecut. Kritis.
Sensitif. Apatis
Introvert. Ekstrovert.
Penyuka implisit. Pengusung logika.
Pengkhayal. Pemapar deskriptif.
Pecinta cahaya. Penyuka gelap.
“Karena kita berbeda, makanya kita saling mengisi,” ujarku dulu.
Karena kutub magnet tak akan tarik menarik bila keduanya memiliki medan yang sama. Mereka saling tertarik dan mengikat, karena perbedaan signifikan di antara keduanya. Positif dan negatif.
Well, that’s life. That’s love. 
 
Tetapi ketika umur magnet usang dimakan zaman
apakah keduanya masih saling bertautan.
mungkinkah keduanya terpisah….
meski berat terasa, akankah bertahan demikian…
mana jalan yang lebih baik….
aku belum bisa menentukan….
perumpamaan tak bisa menjadi acuan….
 
Well, that’s life. That’s Choice
inspired from my story with http://ceritahujancandella.blogspot.com/2013/02/diferensiasi-saya-dan-kamu.html

Continue Reading