Weekly Diary

Weekly Diary #8 : Belum Bisa Disebut Digital Detox

By on April 29, 2017

Halo semua.. Assalamualaikum..

Yes aku lagi males ngeblog sebulan ini cuma biki 4 tulisan termasuk ini… Biar pas kali ya sesuai Bulan April bulan ke 4 hehehe… males bikin status di sosmed… males upload foto di instagram… males males males berkeliaran terlalu lama di dunia maya…

Bukan,

Bukan berarti aku menghilang begitu saja… masih suka buka facebook walaupun ga sesering sebelumnya… masih suka kepoin instagram story walaupun ga selama sebelumnya… de el el…

Aku terlalu sesak dengan status politik,,,, kepalaku pusing jika menatap layar smartphone maupun laptop terlalu lama,,, aku juga merasa bosan dengan drama-drama di sosial media,,,,

Membaca,

Ya aku lebih suka menghabiskan waktu untuk rebahan sambil membaca buku  dan nonton drama India ataupun Turki di televisi… karena memang sudah jelas yang dilakukan adalah drama.. bukan kamuflase atau sebagainya…

Jadi… aku masih setengah Digital Detox,,, bagaimana dengan kamu??

Walikumussalam…

Continue Reading

Weekly Diary

Weekly Diary #7 : Kembali Membaca

By on April 2, 2017

Hallo,,,, Assalamualaikum semua…

Apa kabar ??? Semoga sehat ya…

Cuaca gak menentu, kesibukan kantor menjelang closing akhir tahun fiskal bikin aku tepar gak karuan. Alih-alih membaik setelah minum obat eh gak tahunya malah drama pake masuk UGD segala. Yup asam lambungku naik memnyebabkan nyeri ke ulu hati hingga sesak nafas. Alhamdulillah segera tertangani soalnya aku harus bisa mengerti tubuhku sendiri jadi aku putuskan ke dokter dan benar saja aku diberi izin istirahat dirumah selama 3 hari. Rekor banget secara aku biasanya rajin ngantor kalaupun cuti alasannya karena liburan bukan sakit hihihi.

So bosen banget kan glundang – glundung di rumah, jadilah aku berteman kembali dengan buku. Kalau dipaksakan ngutak ngutik blog kayaknya berat ya tapi kalau baca bikin aku terhibur. Senangnya lagi ternyata masih ada 1 novel yang terbungkus plastik dengan rapi. Jadi artinya aku bisa baca cerita baru hehehe.

Membaca bagiku merupakan cara beristirahat saat aku cuma bisa tiduran dikasur dengan perut yang gak nyaman. Membaca menjadi “asupan” tersendiri pada otak dan jiwa. Membaca mampu menusir rasa sakit dengan memasuki setiap imaji lewat kata yang tertulis. Soalnya aku kalau baca novel selau berpikiran sebagai tokoh utama makanya bikin aku sendiri kecanduan baca lagi terus sampai habis.

Dan ternyata setelah aku kembali membaca seleraku telah berubah. Aku memang pecinta novel roman tapi kali ini aku lebih tertarik dengan roman pernikahan, konfliknya lebih terasa karena beberapa aku pun mengalaminya, padahal aku dulunya suka roman yang masih fase “menemukan” . Ya memang keadaan bisa mengubah selera baca seseorang. Nanti kalau aku sudah punya anak bahkan nanti kalau udah jadi nenek, kira-kira selera bacaku berubah jadi apa ya? wah kayaknya bakal lebih seru. hehehe

Well, itu cerita singkatku selama seminggu disela-sela closing year, achievent day office yang berbarengan dengan kondisi kesehatanku yang nge-drop hehehe… kalau kamu lagi sakit biasanya ngapain??

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

 

Continue Reading

Weekly Diary

Weekly Diary #6 : Sabtu Bersama Kamu, Eh Kita Makin Lemu

By on March 14, 2017

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Halo keinatralala readers,

Sungguh seminggu ini semua berjalan biasa aja, fokus kerja, ga ada drama dan giveaway ulang tahun di instagram berjalan lancar hingga pengumuman. Pekerjaan di kantor cukup menguras pikiran. Karena aku tidak ingin mengambil jam kerja lembur, jadilah fokus menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin tepat saat jam kerja. Pulang kerja, ya makan malam diluar dengan suami. Soalnya seminggu ini pun aku gak masak sama sekali, cuma sabtu kemarin bikin sayur pecel yang bumbunya kiriman dari Surabaya. Selebihnya kita beli.

Continue Reading

Weekly Diary

Weekly Diary #5 : Memaknai 1 Maret

By on March 7, 2017

Assalamualaiku Warrahmatullahi Wabarrakatu

Halo keinatralala readers,

Yuhu, 1 Maret 2017 telah berlalu begitu saja. Aku sudah menginjak di umurku yang baru. Gak ada yang spesial sih, jutsru ada drama sedih-sedih gimana gitu. Tapi semuanya sudah berlalu. Aku tetap harus bersyukur dengan semua yang sudah diberikan diusiaku saat ini. Meski ego ini rasanya ingin berontak dengan segala hal yang dirasa kurang. Yah memang hidup itu “sawang sinawang” sih ya, yang kelihatan enak belum tentu enak dan sebaliknya. Ya itu mungkin aku terlalu melihat pencapaian orang lain tanpa mensyukuri apa yang sudah aku dapatkan saat ini. Tentu aku juga tetep harus berusaha untuk lebih baik lagi kedepannya. Dengan rencana, usaha, dan doa yang lebih semangat. Supaya aku juga tak terbuai dengan zona nyamanku yang ternyata “disitu-situ” saja alias stag.

Dan sepertinya tanggal 1 Maret kemaren juga banyak kejadian di sekelilingku yang luar biasa rame,  terutama di media sosial. Yes apa-apa sekarang update nya berdasarkan sosial media sih ya… Nah hal itu sedikit banyak berdampak kepadaku secara emotional.

Continue Reading

Weekly Diary

Weekly Diary #4 : Learn More

By on February 4, 2017

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Hola halo keinatralala readers,

Gimana seminggu ini?

Kalau aku, mingggu ini penuh evaluasi flashback bulan Januari, kayaknya bulan pertama itu udah berakhir gitu aja padahal rasanya baru kemarin negrasain euforia tahun baru, eh ini udah masuk bulan Februari aja,, bulan penuh cinta ya katanya hehehe..

Seminggu terakhir aku cukup ketar ketir karena banyak pekerjaan dipergantian akhir ke awal bulan, maklum di kantor aku tukang bikin laporan makanya hectic banget menjelang closing. Sama halnya dengan ngeblog, karena aku mulai belanjar melangkah ke blogger like a pro tentunya aku punya target tersendiri yang harus diselesaikan, Untung mood menulisku lagi bagus banget, aku merasa lebih produktif, bisa posting 2 atau 3 tulisan tiap minggu.

Continue Reading

Weekly Diary

Weekly Diary #3 : Kebiasaan Chatting dengan Suami

By on January 20, 2017

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Hola halo keinatralala readers,

Setelah 3 atau 4 kali purnama akhirnya aku nulis tentang weekly diary lagi hehehe.. tak apalah toh ini memang cerita dibalik kehidupan mirna, cerita ringan tentang kehidupan memang lebih enak nulisnya pas bener-bener pengen berbagi biar lebih asyik. Oh ya lagipula aku sekarang mulai nulis di buku diary lagi, agak tersendat sih tapi aku segera perbaiki karena bagiku menulis diary itu bagaikan self healing, jadi cerita di blog ini secuplik atau garis besar yang sedang aku hadapi saat ini.

Ceritanya awal tahun ini suami balik kerja lagi, kerja di kantor lebih tepatnya, sebenarnya pasca resign kantor Oktober 2016 lalu, dia ga serta merta diam dirumah, dia sibuk melanjutkan skripsi dan menerima pekerjaan freelancer yang memang sebelumnya pun sudah dikerjakan yaitu projek animasi mesin Lets’ CAD. Namun ternyata tidak mudah, alhamdulillah sih selalu saja ada pekerjaan namun entah mengapa beberapa projek tersendat di masalah pembayaran. Invoice yang sudah kami kirimkan tak kunjung dilakukan pembayaran. Sebagai pasangan yang sedang merenda impian tentunya finansial kami belum begitu kokoh makanya saat ada tawaran pekerjaan di kantor impian langsung deh diambil, mumpung kesempatannya ada toh kata suami ini memang tempat yang tepat untuknya.

Continue Reading