Parenting

Pendidikan & Pergaulan Kids Zaman Now

By on July 3, 2018

Assalamualaikukum semua, apa kabar ?

Ini tulisan sepertinya jadi agak menggebu-gebu ya, mengingat fenomena belakangan yang berhasil mengusik pikiranku. Pikiran ibu muda yang melahirkan generasi millenials yang sedang harap-harap cemas masa depannya gimana. TulisaniIni juga kepancing sama Insta Story Mba Windi Teguh yang ngasih saran akun sosmed anak yang berfedah untuk difollow dan status facebook Diva Pawon Mba Olenka Pridyasari, hehehe.

Mungkin netizen lagi heboh masalah Bowo Tik Tok yang katanya mendadak jadi seleb dan ngebandrol fansnya untuk meet and greet seharga 80.000 rupiah. Menurutku itu cerdas buat Bowo, tapi tidak untuk yang datang ya adik-adik, hehehe.  Kapan lagi gitu memanfaatkan kepopuleran dia sebagai Tik Tokers untuk cari duit. Hitung-hitung kan sebagai pengganti lelah, bayaran atas ide konten, dan bayarin paket data yang dia pake. Meskipun kontennya yaaa begitu ya. Alay zaman now menurutku, karena dulu kita pun juga pernah alay dizamannya, disaat sosmed baru bermunculan. Nah kalau zaman now kan zamannya aplikasi sosial media yang menampilkan video, ya jadi begitu deh jadinya.

Continue Reading

Self Reflection

Menjadi Lebih Produktif

By on June 26, 2018

Hai apa kabar ?

Taqobalallahu waminna waminkum,

Taqobal ya karim, Minal aidzin wal faidzin.

Mohon Maaf lahir dan batin.

Libur lebaran udah selesai nih, insya Allah nanti aku mau share cerita mudikku yang kali ini sudah menjadi ibu. Bener-bener deh tiap lebaran beberapa tahun ini selalu ada yang berubah kondisinya. Tahun sebelumnya pas hamil, tahun sebelumnya lagi pas sudah jadi istri, tahun sebelumnya lagi pas barengan nyiapin lamaran dan seterusnya. dari 2014 selalu ada yang baru pas Lebaran.

Nah sebenarnya yang pengen aku share di tulisan ini tuh cuma receh banget sih, cuma mau mengungkapkan betapa semangatku menyambut hari-hari kedepan untuk lebih banyak berkarya, alias lebih produktif dalam bekerja maupun menulis. Hal ini disebabkan, aku akhirnya pakai ART (Asisten Rumah Tangga). Jadi disaat teman-teman lain lagi galau atau patah hati lantaran ada ARTnya yang gak balik pas habis lebaran ini. Alhamdulillah wa syukurillah aku malah baru memakai jasa ART.

Banyak pertimbangan dan perhitungan saat memutuskan akhirnya pakai ART, soalnya aku dan suami ples keluarga itu gak pernah memakai jasa ART. Semuanya dikerjakan sendiri, tapi ini sudah keteteran banget terutama urusan rumah tangga makanya aku butuh bantuan. Yang awalnya mau laundry aja karena yang paling banyak menyita tenaga dan mencolok dilihat itu tumpukan baju kotor yang menggunung tapi kami juga butuh yang beberes, aku dan suami yang biasanya bahu membahu bersihin rumah akhirnya kewalahan juga. Toh dapur ples Nurani masih kami kendalikan sendiri hehehe.

Continue Reading

Kesehatan

Ucapkan Selamat Tinggal pada Gangguan Pencernaan Anak dengan Interlac

By on June 9, 2018

Hai hai assalamualaikum, apa kabar?

Duh bulan Ramadhan cepet banget ya berlalunya, masih sehat dan kuat kan? Nah aku kemaren sempet kena sembelit, rasanya gak enak banget. Emang sih ini bukan kali pertama, udah sering sampai kalau diare malah bahagia soalnya perut jadi enteng walaupun mulesnya mampu bikin merem melek.

Beda halnya dengan Nurani, sebagai bayi 6 bulan lebih 3 minggu artinya udah makan dong, tapi sampai kemarin ditimbang di posyandu beratnya nambah 3 ons aja. Tetep harus bersyukur sih tapi gimana ya, hayati suka baper ngeliat baby bala bala yang endut. Habis gimana tiap habis makan tuh Nurani langsung setor a.k.a buang air besar. Mirip buanget sama ayahnya.

Kebetulan minggu lalu, aku datang ke acara imbex Mommy ‘n Me 2018 di JCC Senayan. Selain pameran perlengkapan bayi dengan diskon besar-besaran, ada juga talkshow dari brand yang mengikutinya. Sungguh menjadi kegiatan shopping yang berfaedah, soalnya dapet barang murah eh ilmunya juga. Salah satu yang mengadakan Talkshow adalah Interlac. Jujur aku kurang familiar dengan produknya, tapi karena temanya tentang mengatasi gangguan pencernaan bayi dan anak, aku jadi antusias mengikutinya.

Continue Reading

Review

Purebaby Laundry Liquid : Sabun Cuci Baju Untuk Si Kulit Sensitif Nurani

By on June 7, 2018

Assalamualaikum, apa kabar ?

Kulit Nurani tuh sensitiiiiiiiiiiifffff banget, aku nulisnya panjang soalnya emang segitu sensitifnya kulit anakku. Gampang banget muncul ruam hingga bintik merah atau beruntusan di tubuhnya, terutama area wajah, leher, dada dan tangan. Kadang aku sampai gak ngerti gimana kok bisa begini. Masalahnya berdasarkan tes alergi, alhamdulillah sih Nurani gak ada alergi apa-apa, soalnya aku sama suami juga gak punya riwayat alergi. Aku makan udang, dia biasa aja, aku minum susu coklat, dia juga baik-baik aja. Tapi kalau udah dimandiin pakai sabun atau hobi “usek-usek” alias menggeliat gak jelas di sprei, bajunya, gorden dan lainnya merajalela. Udah deh muncul si merah-merah itu.

Sebenarnya aku bukan mommy rempong yang sangat pemilih dengan baby stuff, semenjak awal membeli perlengkapan bayi dulu sering tutup kuping sama sales sabun mandi dan sabun detergen bayi tentang pentingnya menjaga kulit bayi yang sensitif. Namun saat Nurani lahir lalu dimandikan dengan sabun mandi bayi yang sudah kubeli, ternyata gak cocok. Beruntusan merajalela terutama di area wajah. Sewaktu kontrol pertama, dokter sudah mengatakan kalau kulit Nurani masuk ke golongan sensitif. Dokter Yu juga ngomong gitu pas aku ajak Nurani kontrol pasca melahirkan. Untuk itu aku tidak diperkenankan menggunakan sabun mandi, toh kata dokter masih bayi belum terlalu banyak main-main kotor. Dokter pun memberikan resep pelembab untuk kulit sensitif ke Nurani.

Lalu dibulan-bulan berikutnya aku mulai gerah dengan keadaan yang ada, aku pengen Nurani juga pakai sabun mandi, soalnya tingkahnya sudah mualai banyak sehingga gampang berkeringat,  jadi kalau mandi tanpa sabun rasanya gimana gitu, seperti ada yang kurang. Makanya aku pun mencoba beberapa merek sabun. Nah sewaku belanja bulanan di AEON JGC, aku membeli sabun mandi Purebaby Wash, gak disangka-sangka eh cocok. Aku lihat beberapa hari perkembangannya alhamdulillah reaksinya baik-baik saja, 2 minggu berjalan dengan baik sampai aku pun tertarik juga dengan varian produk Purebaby lainnya yaitu Purebaby Laundry Liquid.

Continue Reading

Kesehatan | Review

Talkshow Infeksi Saluran Kemih pada Perempuan bersama Dr Oz Indonesia dan Prive Uricran

By on May 30, 2018

Assalamualaikum semua, sehat kan ?

Udah masuk pertengahan puasa nih, udah mulai kebayang-bayang gimana nanti rasanya mudik. Tahun lalu aku mudik dalam keadaan hamil. Lumayan capek ya apalagi aku juga sering anyang-anyangan. Sebenarnya udah gak kaget sih soalnya memang sedari awal kehamilan, dokter memvonisku terkena infeksi saluran kemih (ISK) jadi ya begitu sering anyang-anyangan yang bikin gak nyaman. Makin diperparah dengan rute mudikku dari Ujung Barat (Pandeglang) ke Ujung Timur (Probolinggo) yang bikin tenagaku terkuras ekstra.

Untuk itu tahun ini aku gak mau lagi dibuat gak nyaman dengan anyang-anyangan, aku sudah tutup buku dengan tragedi ISK selama kehamilan, perihal Nurani yang sempat kejepit saat didalam kandungan dan lain-lain akan menjadi pelajaran tersendiri untukku. Makanya pas ada acara talkshow tentang pencegahan infeksi saluran kemih pada perempuan dari Prive Uri-Cran yang dibawakan oleh salah satu host Dr Oz Indonesia yaitu dr. Boy Abidin, SPoG (K) aku sangat antusias mengikutinya.

Continue Reading

Beauty Review

Perawatan Rambut Rusak Bagi Ibu Bekerja dengan Emeron Complete Hair Care

By on May 28, 2018

Assalamualaikum semua, apa kabar?

Sudah menjadi rahasia umum ya kalau rambut rontok pasca melahirkan atau saat menyusui itu wajar. Meski seringkali disangkut pautkan dengan mitos bayi yang suka main air ludah tapi pada kenyataannya hampir semua perempuan mengalami hal itu. Kok bisa ? Diambil dari alodokter.com, kerontokan rambut pasca melahirkan itu merupakan peristiwa hormonal, dimana hormon estrogen mengalami jumlah kenaikan saat hamil yang menyebabkan fase pertumbuhan rambut lebih lama, sehingga rambut tidak mudah rontok pada saat itu. Namun hormon estrogen akan kembali normal pasca melahirkan sehingga rambut yang seharusnya rontok saat hamil akhirnya terjadi pada saat menyusui, inilah yang menyebabkan jumlah kerontokan rambut menjadi lebih banyak.

Belum selesai masalah rambut rontok pasca melahirkan, aku dibuat begitu kesal dengan munculnya ketombe yang sangat parah ketika aku mulai kembali bekerja di kantor. Aku sendiri bingung kenapa bisa seperti itu. Aktifitas yang lumayan padat sedari pagi seperti memasak, menseteril botol dan menyiapkan susu anak, setelah itu buru-buru berangkat ke kantor mungkin bisa menjadi penyebabnya. Soalnya habis berpanas-panas ria di dapur langsung mandi dan berhijab sehingga membuat rambut lepek karena masih berkeringat malah ditutup rapat. Belum lagi aku berangkat dengan motor yang mengharuskanku menggunakan helm, ya sudah makin parah jadinya. Kalau sudah lepek begitu, rasanya gatel banget. Pas digaruk, ketombe dan rambut rontoknya keluar semua deh, jijik sendiri rasanya.

Berbagai upaya sudah aku lakukan untuk memperbaiki rambutku yang rusak, seperti cuci rambut dengan air hangat supaya bisa menghilangkan ketombe, takutnya rambutku rontok juga karena banyak ketombenya. Lalu mengeringkan dulu rambut sebelum berhijab walau seringkali gak keburu karena mepet waktunya. Belum lagi saat kerja aku jadi gampang stres yang ampuh banget mengurangi hasil pumping ASI sekaligus memperparah jumah rambut rontokku.

Continue Reading