My Song

Bukti – Song For Nurani

By on April 11, 2018

Assalamualaikum.. Ohalo semua..

Sudah lama ya aku gak nulis tentang “My Song“, semenjak hamil terus melahirkan entah kenapa keinginan dengerin musik mulai berkurang, dan mulai bangkit lagi semenjak suka nonton talent show “Indonesian Idol 2018”. Nah salah satu kontestannya sudah sering aku dengar lewat channel youtube nya yaitu Brisia Jodie. Aku tahu jodie gara-gara temen sekantorku share video dia di Instagram yang lagi nyanyi lagu Tanah Air. Nah ada babak sebelum spekta dimana Jodie nyanyiin lagu “Bukti” dari Virgoun. Sebelumnya aku sempat jatuh cinta lagu sama Virgoun yang “Surat Cinta Untuk Starla” yang pernah aku tulis juga di blog ini. Nah pas pertama kali denger lagu Bukti yang dinyanyiin Jodie ini aku makin penasaran.

Sama halnya seperti lagu “Surat Cinta Untuk Starla” aku lebih suka versi aslinya. Pas banget dengerin lagu ini tuh pas aku cuma berdua aja sama Nurani di rumah soalnya eyang uti dan bunda kemaren sempet pulang dulu ke Surabaya sebelum aku masuk kerja pasca melahirkan. Dan tahu gak apa yang terjadi ???? AKU NANGIS DENGERIN LAGU INI.

Continue Reading

Ads | Personal Style | Self Reflection

Ramadhan Sebentar Lagi

By on April 3, 2018

Assalamualaikum semua, apa kabar ?

Memasuki bulan April 2018 terasa begitu cepat, kalau menurut hitungan bulan Hijriah ini sudah memasuki bulan Rajab, kemudian bulan Sa’ban dan bertemulah kita dengan bulan yang diidam-idamkan yaitu Ramadhan. Bagi busui sepertiku merupakan tantangan yang semoga bisa ditaklukan. Meski terdapat kemudahan bagi ibu hamil dan menyusui untuk menunda puasa dengan menggantinya di kemudian hari atau mengganti dengan menunaikan fidiah tapi karena tahun lalu aku hanya mampu puasa 3 hari gara-gara masih hamil 4 bulan dan memang gak disarankan puasa lantaran harus minum air putih yang banyak, untuk itu tahun ini aku berusaha untuk bisa puasa semaksimal mungkin.

Sebenarnya aku gak seberapa sadar puasa sebentar lagi, kalau gak ada temen kantor yang nanyain sudah dapet tiket mudik atau belum, aku gak bakalan ngeh. Makanya selain mempersiapkan tiket mudik, aku juga mempersiapkan diri untuk hal lain, misalnya mulai nyiapin mukena baru yang nyaman agar saat sholat tarawih bisa tenang gak kegerahan, Kurma yang bakalan aku jus agar tetap kuat puasa walaupun menyusui, dan kalau sempat juga udah beli baju untuk lebaran biar pas puasa udah gak kepikiran.

Continue Reading

Kesehatan | Kuliner

Praktisnya Menyiapkan Piring Gizi Seimbang Dengan Ayam Potong So Good

By on March 31, 2018

Halo Assalamualaikum semua, aduh rasanya kangen cerita di blog ini.

Saat ini aku sudah kembali lagi beraktifitas di kantor pasca cuti melahirkan, banyak tantangan ternyata menjadi working mom, selain disibukkan untuk memenuhi nutrisi si kecil dengan ASI, aku pun tetap harus fokus dengan pemenuhan nutrisi keluarga. Pasalnya kemaren sempat keteteran dalam menyiapkan makanan bagi keluarga, aku selalu mikirnya “yang penting kenyang” biar ASI tetap lancar, aku lupa bahwa gizi seimbang sangatlah penting bagi kesehatan. Alhasil, diguyur hujan dikit langsung deh kena flu, padahal kalau kita antisipasi dengan makanan yang bergizi bisa loh membangun daya tahan tubuh kita.

Bicara mengenai gizi seimbang, sebenernya itu apa sih, Mir ?

Sebenernya sudah banyak yang ngingetin untuk selalu makan makanan bergizi, tapi kalau cuma bergizi tapi gak sesuai porsi gimana ? Kita tidak tahu apakah kebutuhan nutrisi tubuh sudah terpenuhi atau belum. Masih inget gak dulu sering diingatkan bapak atau ibu guru waktu sekolah buat selalu makan 4 sehat 5 sempurna? Yup menu dengan komposisi nasi, lauk, sayur, buah dan susu sebagai penyempurna merupakan pedoman makan sehat yang selalu digembar-gemborkan. Namun seiring perkembangan ilmu gizi, saat ini menu 4 sehat 5 sempurna dianggap kurang apabila dijadikan sebagai acuan menu yang proposional, karena disitu hanya disebutkan pokok makanannya saja sedangkan takarannya tidak.

Continue Reading

Self Reflection

Write For Healing

By on March 22, 2018

 

Aku tahu gak semua bisa berjalan sesuai dengan keinginan termasuk menulis, bagiku menulis selain untuk berbagi juga sebagai self healing. Makanya aku merasa ada yang kurang, cepet marah, cepet kecewa, ya walaupun cepet juga bahagia. Rasanya up and down hatiku berubah lebih cepat. Soalnya aku melupakan 1 hal yang penting yaitu stress release.

Yup salah satu stress release ku selain berdoa, makan, dan curhat, ya ngoceh di blog ini. Sadar atau engga kalau setiap postingan blog ini selalu ada sisipan cerita tentang kehidupan pribadiku yang aku jalani saat ini. So, ketika sebulan ini hampir gak ada tulisan, cuma ada 1 doang yang sebenernya telat banget postingnya rasanya banyak banget tumpukan uneg-uneg di kepala yang tertahan entah kapan meledak. Biasanya sesuatu yang meledak-ledak itu jelek beda dengan melepaskan sesuatu secara perlahan.

Ah, rasanya pengen mengulang beberapa hari kemarin untuk memperbaiki hal-hal yang kurang baik. Yang jelas aku sedang dalam masa “baper” dan banyak pikiran. Cuma bingung mau melampiaskannya lewat apa. Biasanya curhat colongan di setiap postingan yang kali ini tidak aku lakukan. Gak mungkin juga aku curhat panjang lebar di blog ini, bisa-bisa orang gak happy lagi baca blog ini dan gak sesuai sama prinsip “Tralala” yang disematkan sebagai nama blog pribadiku ini.

Yup, when writing is healing, i must do it consistently

Cheer Up Mirna !!!!

Continue Reading

Self Reflection

25

By on March 8, 2018

Turning 25

Gak kerasa banget banget banget kalau aku sudah di usia seperempat abad aja, padahal masih inget tuh zaman TK yang setiap istirahat sukanya makan Longtong Mie, Sate Laler, dan lainnya di sekirtar sekolah yang emang berada di tengah-tengah pasar, hahaha. Gimana aku kecil yang gak pernah absen opname kalau pas ultah, sampe-sampe ulang tahun 6, 7, 8, 9 dirayain di RSUD Dr Sutomo Surabaya, hahaha. Pernah di usia ke berapa gitu, segala macam persiapan ulang tahun sudah hampir selesai, eh malemnya aku masuk rumah sakit jadi batal deh.

Tapi makin kesini aku sudah tidak menghiraukan euforia ulang tahun. Kalau dulu pengennya dijadikan “ratu”dalam sehari tapi sekarang enggak. Apalagi semenjak aku menikah dan suami gak mau ada perayaan ulang tahun. Padahal aku kepengeeeen banget di kasih cake waktu itu. Meskipun gak pakai tiup lilin, aku pengen tetep ada cake gitu. Tapi apa daya, ketimbang baper jadi sekarang lebih legowo aja, yang penting di pertambahan usia aku semakin bisa lebih baik lagi.

Continue Reading

Personal Style

Sarapan Bergizi, Bekal Untuk Meraih Prestasi

By on February 27, 2018

Assalamualaikum readers,

Semangat Pagi !

Kita Bisa, Luar Biasa !

Rasanya jargon penyemangat pagi dari kantor tidak akan begitu terasa jika aku melewatkan sarapan. Gimana bisa semangat wong sarapannya kelewat !. Soalnya aku termasuk orang yang sering menunda-nunda sarapan sampai akhirnya terlewatkan begitu saja, padahal sarapan merupakan kunci untuk mengawali hari dengan baik karena terdapat asupan nutrisi yang masuk ke tubuh untuk diolah menjadi energi dan memengaruhi kinerja otak dalam berfikir. Untuk itu tak jarang aku merasa sulit berfikir alias “lola” (loading lama) kalau sudah dihadapkan keruwetan di pagi hari.

Mungkin kebiasaanku yang sulit makan nasi di pagi hari membuatku malas untuk sarapan, apalagi sejak kecil orang tua begitu getol menyuruhku makan nasi sebagai sarapan yang menurutku itu berat sekali, sampai-sampai mereka menyuapiku bahkan hingga aku SMA, sungguh aku seperti anak manja !! Makanya semenjak kuliah dan pindah ke Jakarta yang jauh dari orang tua aku jadi bisa bermalas-malasan untuk tidak sarapan. Tapi apa yang terjadi? aku suka ngantuk di kelas meski masih pagi dan malamnya sudah cukup tidur. Akibatnya, nilaiku tidak memuaskan.

Continue Reading