Puisi

Terselip Ragu

By on December 20, 2013

Dia kembali…

Menjadi seorang yang baru..

Lebih baik dari yang lalu..

Menjabat erat tanganku…

Mengajak mengkah bersama…

Dulu, aku sangat inginkan itu..

Tapi setelah kau lepas berulang kali…

Aku bimbang tuk bisa melangkah kembali…

Namun aku tetap jalani hari…

Mencoba menerima perubahan yang kau beri..

Sambil mengamati dirimu yang kini di sisiku…

Tak bisa di pungkiri…

Tetap saja ada ragu yang menggelayut dalam kalbu..

 

Continue Reading

Give Away | Gunung

Libur Lebaran Asik Ke Wisata Gunung Kelud

By on December 17, 2013

Lebaran tahun ini (2013) aku pulang ke kampung halaman tercinta, Surabaya. Tapi pas H-2 lebaran aku sama papa dan mama mudik ke kota kelahiran mama, Kediri. Ada alasan yang membuatku memilih sholat Ied bareng mereka yaitu iming-iming liburan ke Wisata Gunung Kelud. Karena rencanaku sebenernya ingin naik gunung semeru mumpung libur lebaran bertepatan di bulan agustus, ingin rasanya bisa mengibarkan merah putih saat 17 agustus di Mahameru, tapi apa daya restu orang tua membuat rencana itu tak bisa aku realisasikan. Dan sebagai gantinya mereka mengajakku ke Wisata Gunung Kelud toh aku juga belum pernah kesana jadi tak apa lah kesepakatan itu aku terima.

Perjalanan dimulai sekitar jam 10 malam dari Surabaya menuju Kediri, arus kendaraan saat itu lumayan banyak, sepertinya banyak pemudik yang memang memilih perjalanan malam untuk menghindari kemacetan dan panasnya siang hari. Jadi kira-kira perjalanan memakan waktu 4 jam. Selama di Kediri, kami tinggal di rumah orang tua mama, tapi karena orang tua mama sudah meninggal dan sodara yang lain pada pulang ke rumah mertuanya sehingga cuma kami ber 3 yang ada dirumah. Lumayan sepi sih tapi seneng aja…

Hari pertama di sana, pagi-pagi aku, mama, dan papa pergi ke salah satu pasar terbesar di Kediri, Pasar Setono Betek, atau biasa orang menyebutnya Pasar “Mbetek“. Aku dan mama belanja kebutuhan makanan sedangkan papa mencari peralatan listrik untuk memperbaiki lampu dan kulkas yang ada di rumah. Pasarnya bisa dibilang lengkap, apapun ada dari mulai bahan makanan, baju, tas, sendal, perabotan plastik, dll. Kami belanja tahu, kecambah (tauge), cabe rawit, penyedap rasa, ayam jawa, dan kerupuk “upil” sebagai oleh-oleh nanti pas pulang ke Surabaya. Sehabis belanja, aku sama mama nonton tv sampe ketiduran, sedangkan papa sibuk memperbaiki lampu dan kulkas, kasian banget gak ada yang bantu heheh…

Sore harinya aku sama mama sibuk mempersiapkan buka puasa, dan tau gak menunya apa? Hanya Tahu Isi hehehe…. Yah memang sengaja masaknya cuma itu doang soalnya aku pengen jalan2 malem di kota Kediri sambil menikmati nasi pecel pincuk lesehan sebagai makanan khas kota ini. Dan benar sekali pecel di sekitaran jalan Doho ini memang sedaaap.. bumbu kacangnya beda sama bumbu pecel daerah lain. Cuma makan sayur, nasi, bumbu pecel ples peyek kacang aja rasanya nikmat banget. Apalagi sambil melihat lalu lalang kendaraan yang melintas. Wisata kuliner ala Mirna banget lah pokoknya…

Allahu Akbar Allahu Akbar..
Laillaha Ilallahu Allahu Akbar..
Allahu Akbar Walillah Ilham…

Pagi itu semua umat muslim sedunia, khususnya Indonesia berbondong-bondong menuju masjid atau lapangan untuk menunaikan sholat Idhul Fitri pada 1 Swayal sebagai momentum kembali Suci, setelah 30 hari lamanya menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Aku pun demikian, sedari pagi setelah menunaikan sholat subuh, mama memaksaku sarapan walau hanya dengan tahu isi yang sudah di angetin dan teh. Setelahnya kami pun bersiap menggunakan baju yang sengaja sudah aku siapkan, sehingga kami bertiga memakai baju seragam. Kami sholat di Masjid Agung Kediri.

IMG-20130808-00157

Setelah sholat Ied, kami ke makam orang tua mama, lalu kembali ke rumah untuk sungkeman dan silahturahmi dengan tetangga. Di rumah tidak begitu lama karena setelah sarapan mie instan dan beres-berang barang bawaan. Kita sudah memulai acara jalan-jalan. Yeeee Hiippiii… disaat yang lain masih silahturahmi lebaran, kami bertiga malah liburan ke tempat wisata hehehe :). Tapi aku tidak langsung dibawa ke gunung Kelud tapi berhenti sebentar di sebuah bangunan besar berbentuk gerbang seperti Arc de Triomphe yang ada di Paris.

DSC_1036

Setelah dilihat, bangunan ini memiliki relief yang konon menceritakan tentang sejarah Kota Kediri yang secara kasat mata hampir mirip seperti Arc de Triomphe. Tinggi bangunan ini sekitar 30 meter yang terdiri dari 6 lantai. Kita bisa memasuki bangunan ini karena sebenarnya terdapat museum kota lewat lapangan yang ada diseberangnya. Namun karena hari H lebaran, aku belum bisa masuk ke dalam bangunan Simpang Lima Gumul. Alhasil hanya bisa foto-foto di depannya.

DSC_1035

Selesai foto-foto, kami langsung kembali ke mobil dan langsung tancap gas menuju Wisata Gunung Kelud. Tak perlu waktu yang lama, hanya sekitar 45 menit dari Simpang Lima Gumul, kita sudah sampai di pintu masuk gunung Kelud. Tapi di tengah perjalanan menuju tempat wisata, kami harus berhenti akibat kehabisan bensin. Huuuu papa sih di ingetin buat ngisi bensin gak mau, kan jalannya naik turun belak belok pantes lah bikin boros. Untung ada tukang ojek yang mau nganterin beli bensin. Dan pemandangannya pun cukup bagus, sehingga aku sama mama malah ribut minta di foto hehe… narsis beut dah ah…

IMG-20130808-00166

Lalu sampailah kita di Wisata Gunung Kelud… Huah udaranya dingin banget berr… Dan tempatnya juga ga begitu rame jadi enak banget. Tempat parkir mobilnya seperti dermaga kayaknya, bentuknya bagus. Terus perlahan kita mulai jalan. Melewati terowongan yang lumayan gelap dan konon itu peninggalan Belanda. Dan sampailah di puncak gunung kelud. Sebenarnya dulu tempat ini berupa kawah, namun saat meletus di beberapa tahun lalu, kawah tersebut berubah bentuk menjadi gunung anakan. Bahkan tempat ini sempat di tutup beberapa tahun karena tanah atau lahar panasnya masih menganga. Namun saat ini sudah bisa dinikmati.

IMG-20130808-00194

Ada lagi tempat tertinggi di kawasan gunung ini yang dibangun sebagai tempat ibadah berupa kelenteng. Berhubung mama gak kuat, jadinya kita berjalan ke sisi sebelahnya dimana terdapat tebing yang bentuknya menurutku seperti kayu walaupun itu sebenernya batu.. hehe

IMG-20130808-00199

Setelah itu kami kembali ke terowongan lalu terdapat anak tangga turun menuju pemandian air panas. perjalanan menuju ke tempat itu cukup menguras tenaga padahal cuma turun, gak bayangin gimana nanti baliknya, kan tangga kembalinya berarti naik. Wuih lumayan olahraga *hehehe. Dan setelahnya kita bisa melihat pemandian itu, memang belum terlalu bagus karena masih dalam tahap pembangunan. Namun cukup menarik untuk mencoba merasakan airnya, kepulan asap yang keluar dari air seakan memanggil untuk mencobanya. Setelah aku menceburkan kaki, betapa terkejutnya ketika air menyentuh kulit kakiku, bukannya hangat tapi panas banget *huaaaa…  kayak kebakar rasanya. Udah deh gak mau nyelupin lagijadi mending foto-foto… *hihihi

IMG-20130808-00206

Tapi ternyata di bagian kolam yang sedang dibangun terdapat pertemuan mata air dingin dan panas sehingga suhu airnya tidak terlalu panas seperti yang kucoba sebelumnya.

IMG-20130808-00219

Nah, itulah tempat terakir aku, mama dan papa kunjungi di kawasan wisata gunung kelud. Setelah dari situ kita kembali ke parkiran tapi tidak dengan jalan kaki melainkan naik ojek yang memang ada di dekat pemandian tarifnya 15.000 per orang. Lumayan mahal sih tapi dari pada naik anak tangga, kasian mama yang udah capek, dan memang jalan yang dilalui terjal jadi setimpal lah dengan apa yang sudah dilakukan bang ojeknya heheh… Setelah di parkiran, kami sholat dan makan kemudian langsung pulang, bukan lagi kerumah tapi ke Surabaya. Yah liburan yang singkat namun sangat berkesan. Apalagi dilakukan di hari H lebaran dimana saat orang lain sibuk silahturahmi, tapi justru aku, mama, dan papa asik menikmati keindahan gunung kelud heheh…

Sekian ceritaku yang di ikutsertakan di Mini Kontes Blog Masroqib dengan tema  “Saat Liburan Bersama Ibu”..

Continue Reading

Curhat

Keputusan Prakerin Terakhir-Ku

By on December 14, 2013

Alhamdulillahirabbil’alamin…

Yah kata itulah yang bisa aku ucapkan setelah mendapat keputusan akhir untuk tempat prakerin (praktek kerja industri) alias magang untukku. Setelah beberapa kali melakukan tes di beberapa tempat, dan mendapat isu-isu penempatan magang di sana sini yang hasilnya tak kunjung keluar. Alhamdulillah kemarin (13/12/13) sudah ditentukan aku akan magang sebagai pengajar di kampus-ku sendiri. Wah rasanya senang sekali, seperti doa yang terijabah karena sebelum masuk kampus ini aku memang mendaftar di sebuah PTN untuk masuk di jurusan pendidikan bahasa namun apa mau di kata ketika diharuskan orang tua untuk kuliah di tempat yang ada beasiswanya jadi aku tetap menjalaninya dengan baik dan semaksimal mungkin. Meski prestasiku secara akademik tidaklah bagus, mungkin passion-ku sebagai pengajar lah yang tinggi. Karenanya ketika ada pendaftaran sebagai kaderisasi instruktur (dosen matakuliah praktek) di kampusku langsung saja aku mendaftar.

Proses yang cukup panjang bin galau ini ku lewati sudah. Walaupun hati telah mantap menjadi pengajar namun waktu pendaftaran sempat ragu karena tidak ada teman lain yang daftar padahala untuk prodiku setidaknya bisa ada 2 orang untuk menyelesaikan TA(Tugas Akhir) karena diwajibkan untuk membuat aplikasi yang dapat di implementasikan secara nyata. Dan waktu itu ternyata belum juga mendapat restu dari orang tua untuk menjadi pengajar. Mereka menginkanku bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Namun setelah aku istikharah, baru aku daftarkan diriku.

Tes demi tes kujalani walaupun itu dilakukan sehari. Lumayan juga tesnya seperti mau masuk kerja, jadi ingat waktu dulu daftar beasiswa di kampusku ini tesnya hampir mirip. Dari 5 orang maka di ambillah 3 orang. Dari tes hingga pengumuman waktunya tidak singkat. Sehingga membuatku ragu, apalagi teman-temanku sudah mendapat tempat magang sedangkan aku belum mendapat keputusan dan belum juga dipanggil di tempat lain. Maka ku tanyakan hal ini ke bagian kemahsiswaan tp jawabannya “Sabar yaah” humpf. Dan tiba2 ketika malem pas mau tidur, eh ada notif di grup FB prodiku dan nama di tag tertulis “Mirna Kei Rahardjo dan Yoni ES di  EDC”. What??? Halow orang mau tidur ya ko diganggu kabar beginian. Langsunglah aku tlf omku,EDC dimana? tapi dia gak tau juga

Untung si kaka tercinta, Ka nganu tiba2 telfon dan kata dia EDC itu di delta mas perbatasan cikarang – karawang. Hayoloh gimana aku pindahan kalo mepet banget gini. Tapi besok pas sidang ada kabar kalau aku tommy dan yoni tes interview instruktur kampus. Oalah ini jadi yang bener yang mana? jadi intruktur kampus atau AOP. Pas ditanya lagi katanya jalanin dulu yang udah proses. Dan kemarin keputusan terakhir, aku kalo gak di kampus ya di ahm pegangsaan karena di cikarang terlalau jauh, kasian kalau akau cewek pulang malem, dan mepet pindahannya… Aduh makasi banget mba nino udah pengertian. Interview aku jalanin dari jam 15.30 – 16.30 lumayana lama dan sempet galau pas makan siang dapet omongan2 gak enak dari kaka tingkat yang magangnya juga di kampus. tapi setelah ketemu mba nino kenapa jadi yakin  ya… Dan akhirnya jam 7an mba agnes yang interview aku sms kalau aku diterima magang di kampus sebagai instruktur. Alhamdulillah ^_^

Continue Reading

Curhat | Self Reflection

9 : Kutipan Favoritku

By on

Sebenarnya ada banyak kutipan yang ku suka sesuai dengan hobby, karakter, dan kehidupanku. yang jelas semuanya menurutku positif.

Hidup Lebih Indah Manakala Bermanfaat Bagi Orang Lain
(Qoute by me)

 

Man Jada Wa Jadda
Man Shabara Zafira
Man Saara Ala Darbi Washala
(Trilogi 5 Menara, A. Fuadi)

 

Pelaut yang Ulung Tidak Lahir Dari Laut yang Tenang (Qoute Orang Bugis)

 

Orang Boleh Pintar Setinggi Langit Tapi Selama Ia Tidak Menulis, Ia Akan Hilang dari Masyarakat dan dari Sejarah.
Menulis adalah bekerja untuk Keabadian (Pramoedya Ananta Toer)

 

Continue Reading

Bahasa Pemrograman | IT

Istilah Extreme Programming

By on December 13, 2013
Pair programming adalah melakukan proses menulis program dengan berpasangan. Dua orang programer saling bekerjasama di komputer yang sama untuk menyelesaikan sebuah unit. Dengan melakukan ini maka keduanya selalu dapat berdiskusi dan saling melakukan koreksi apabila ada kesalahan dalam penulisan program. Aspek ini mungkin akan sulit dijalankan oleh para programer yang memiliki ego tinggi dan sering tidak nyaman untuk berbagi komputer bersama rekannnya.
Test driven development, merupakan pendekatan untuk membuat unit test sebelum kode program benar-benar ditulis. Unit test merupakan automated test yang menguji fungsionalitas penggalan kode, dapat berupa kode dalam suatu kelas atau metode. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menstimulasi para pembuat kode berpikir tentang kondisi di mana kode yang dibuat dapat gagal berfungsi.
User Story, merupakan dokumentasi awal yang ditulis oleh user pada index card menggambarkan fitur- fitur yang merupakan requirements dari user yang diharapkan dapat diselesaikan menjadi fungsi-fungsi pada perangkat lunak yang dibangun. Jika satu story yang ditulis oleh user telah berhasil diimplementasikan menjadi fungsi oleh programmer, maka user stories tersebut segera dibuang. Ini adalah konsep dasar dari XP yang sangat minimum dokumentasi.

Continue Reading