Give Away

GA Kedua Menjawab Tantangan Emotional Flutter 30 days Blogging

By on November 25, 2013

Assalamualaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh…

Semenjak menjadi blogger jujur aku belum pernah konsisten untuk terus menerus menulis setiap harinya, biasanya harus ada triger atau pemicu yang membuatku ingin menulis. Paling banyak sih kalau ada peristiwa yang baru aku lalui pasti ingin rasanya berbagi cerita melalui blog…

Tapi kalau virus malas tiba-tiba menyergap atau tugas kuliah yang bejibun minta ampun so pasti keinginan menulis di blog tertunda dan akhirnya blog hanya berisi postingan lama yang ketika aku ingin menulis lagi rasanya sudah lama dan semakin malas. apalagi engga ada yang komentar seakan aku hanya berceloteh namun tidak ada yang menghiraukannya. Sungguh kondisi yang tidak menyenangkan, bukan?

Nah adanya Giveaway di blog membuatku terpacu. Tapi jujur apa itu giveaway aku juga belum paham, padahal tetangga sebelah kamar kostku, sebut saja Zaitun Hakimiah NS dan Adinggar Kintana Dewi merupakan blogger yang aktif dan sering ikut giveaway lalu memenangkannya. Tak jarang hadiah-hadiah itu dikirim ke kost-an.  Dan aku sebagai orang yang juga suka nulis diluaran malah engga bisa konsisten mengelola blog dengan baik, sampai-sampai password blog lupa dan membuat baru terus aja seperti itu terulang.

Tapi semoga dengan keikutsertaanku di giveaway kedua ini yang memang menuntut agar memposting 1 kali sehari (berasa minum obat, hehe) selama 30 hari berturut-turut menjadi tantangan ke-konsitenan-ku sebagai warga blogger yang baik. Ya bisa juga sebagai ajang silahturahmi dengan blogger lain. Toh selama ini aku belum punya kenalan, hehe so ikutan giveaway di http://claude-c-kenni.blogspot.com/2013/11/emotional-flutter-30-days-blogging.html semoga bisa melatih kemampuan menulis dan menambah teman… Aamiin… Mumpung engga ada kerjaan selama masa pencarian tempat magang *upss curcol booo ^_^ Oke See U On The Next Post….

Continue Reading

Self Reflection

Hitam Putih Ambisi Kehidupan

By on November 22, 2013

Kehidupan seseorang baiknya memiliki suatu tujuan agar dia dapat berjalan pada koridor yang telah di rencanakan. Tentunya dalam meraih tujuan hidup kita harus memiliki semangat agar terus mengupayakan tujuan tersebut tanpa lelah. Yah bisa dibilang “Biar raga ini lelah, namun jiwa ini pantang menyerah”. Nah ada juga yang disebut ambisi dalam meraih suatu tujuan hidup. Namun penggunaan kata ambisi biasanya identik dengan suatu hal yang negatif, padahal sebenarnya ada juga aspek positif ambisi.

“Hidup tanpa ambisi ibarat kapal berlayar tanpa tahu dimana pelabuhannya”. Jadi memiliki ambisi penting dalam hidup, dengan begitu seseorang akan fokus dalam melakukan setiap usahanya serta mampu menikmati setiap moment kehidupan. Sehingga tantangan hidup tidak menjadi penghalang tetapi menjadi sebuah tangga dan pintu kesuksessan.

Tetapi, jika sebuah ambisi itu tidak dikelola secara positif maka bisa menghancurkan dan membutakan mata hati. Seseorang akan cendrung lupa dan mengabaikan orang disekitarnya, bahkan dapat memicu sebuah permusuhan. Hal ini bisa terjadi karena seseorang yang terlalu fokus terhadap tujuannya sehingga memakasan diri dengan cara apapun untuk mendapatkannya termasuk dengan sebuah kecurangan. Ambisi dalam konteks ini menjadi virus penghancur kreatifitas dan kebersamaan.

Dimana ada tujuan akhir disitu harus ada ambisi positif dan kerinduan hati nurani. Sebagai manusia tentunya kita memiliki keinginan untuk lebih baik lagi, misalnya ingin naik jabatan dan mendapatkan gaji lebih banyak daripada saat ini maka yang harus dilakukan adalah bekerja sebaik mungkin dengan menunjukkan prestasi di tempat kerja tanpa menjatuhkan rekan kerja.

Selain dengan usaha, sebagai manusia beragama maka yang bisa kita lakukan adalah dengan meminta pada Tuhan Yang Maha Esa. Bagi seorang muslim mungkin dengan memperbaiki yang wajib dan menmbah yang sunah seperti sholat tepat waktu dan bangun disepertiga malam untuk menjalankan sholat tahajut dan berdoa meminta untuk dilancarkan setiap usaha mencapai tujuan hidup yang baik.

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

Selain itu selalu postive thinking, karena Tuhan juga mengabulkan sangkaan hamba-Nya. Seperti yang disampaikan berikut.

انا عند حسنِ ظنِّ عبدي بي فليظنْ بِي ما يشاَء

Artinya: Aku menuruti prasangka hambaku terhadapKu, maka silahkan untuk berprasangka sesuai apa yang dikehendaki. (Ad-Darimi)

Mark Twain katakan: “Jauhkan dirimu dari mereka yang membuatmu ciut dengan ambisimu. Orang yang berjiwa kecil akan selalu demikian, tetapi mereka yang berjiwa besar akan selalu membuatmu juga percaya bahwa andapun bisa menjadi besar”.

Bill Bradley katakan: “Ambisi adalah langkah awal kesuksesan”. Lain lagi yang dikatakan Yoshida Kenko. “Ambisi tidak pernah kenal kata akhir/selesai.

F. Hawes pernah meyakinkan para kaum mudah bahwa, ketika cita-citamu anda gantungkan setinggi langit, meski anda tidak bisa menggapi cita-cita itu, tetapi panah hati dan tenagamu akan terbang jauh dan setinggi itu”.

Continue Reading

Give Away

Lamunan Gaji Pertama Magang Sewaktu Tes di PT Keju

By on November 20, 2013

Siapa sih yang engga inget sama hal-hal yang berbau pertama, mulai dari cinta pertama, pacar pertama, mantan pertama *Ea galau* terus laptop pertama, dan semua hal yang baru bisa kita rasain pertama kali pasti akan selalu diingat. Termasuk juga yang namanya gaji pertama. Aku sih sebenernya seorang mahasiswa semester 5 sebuah politeknik swasta di daerah Sunter. Bisa dibilang kampusku lumayan diberi kemudahan dalam menyalurkan anak didiknya ke lapangan pekerjaan. Secara kampusku dibawah naungan sebuah grup perusahaan besar di Indonesia. Tadi siang aja, aku baru mengikuti tes magang di salah satu perusahaannya, sebut saja PT. Keju (Baca : CIST). Tentunya ada surat pendfataran yang mana tertulis pertanyaan mengenai keinginan pemberian gaji dan besarnya. Oalah ko sudah bahas gaji yo, wong lolos masuk aja belum tentu, toh ngelamarnya juga buat magang biar bisa bikin TA bukan ngelamar buat kerja disana. Tapi apa mau dikata lah udah ditanya berarti kita harus bisa jawab toh… hehe

Akhirnya aku merenung sejenak, kira-kira nanti aku pengen dapet gaji berapa dan buat apa ya? itulah yang terbersit langsung dibenakku. Kalau dulu sewaktu aku jadi salah satu volunteer di sebuah surat kabar nasional aku dapetnya gak tentu, kadang uang, kadang tiket nonton, voucher buku, voucher makan dan lainnya yang bersifat hiburan. Tapi kali ini uang men beda sama yang kemaren…. Akhirnya aku berfikir yang lebih *sok* bijak lagi… Apa ya kebutuhan yang aku perlu pas magang, terutama magang di PT. Keju itu. Ya seperti pada anak perantauan lainnya, kalo pas magang dan mendapatkan uang ada rasa bangga, langsung pengen berbagi terutama kepada orang tua buat nunjukkin “Ini loh buk, pak, anakmu udah magang bisa kerja sendiri… sekarang ndak usah ngirimin aku lagi ya, malah aku mau ngirimin ibuk duit buat tambah-tambahan belanja“. Nah berarti gajiku nanti setidaknya bisa membantu biaya hidupku yang notabene memang sudah mendapat beasiswa dari kampus dan bisa ngirimin orang rumah uang seadanya.

Terus kalo aku magang di PT Keju yang bisa dibilang besar itu, tentunya aku perlu sedikit perubahan penampilan *Ea* alias perlu uang untuk sedikit bebenah diri. Biasanya dikampus pake baju apapun gak keliatan soalnya ditutupin pake seragam “biru” tapi kalo magang disana aku harus pake baju bebas. Nah bajunya gak boleh sembarangan dong harus yang rapi dan bagus dong. Jadi uangnya harus bisa dipake buat beli baju paling gak 1-3 baju sebulan biar bisa ganti-ganti. Terus gak ketinggalan sepatu, kalo dikampus biasanya pake sepatu sport yang udah belel banget tapi aku cinta mati sama dia atu sepatu karet yang enak banget dipake apalagi pas ujan tapi kali ini gak boleh dong. Masa’ nanti pas rapat bareng yang lain sepatuku dari karet ati udah belel. Ya harus bisa toleransi jugalah sama temen-temenya biar sama *alasan*. Oke berarti uangnya harus bisa dibuat paling gak 2 flatshoes lah tapi belinya di gaji pertama aja lah kan nantinya awet.

Terus apalagi ya yang kira-kira aku perlu? kayaknya udah deh… Gaji pertama magang, pengennya dipake buat ngirimin si mbok, beli sepatu sam baju. Heum kayaknya konsumtif banget tapi gak apalah toh jarang-jarang dan pertama kali yeeee… Atau biar gak terlalu konsumtif gaji pertama magang dipake buat benerin printer yang emang diperlukan pas nanti nyusun TA…  Wuih semoga aja bisa nyisa… Setelah menimbang dan memikirkan *etdah* aku tulis lah angka yang aku pengenin. Ya engga ngerti itu sesuai ato engga tapi kan aku udah memperhitungkan… hihi… Bayangin aja kayaknya enak banget ya apalgi kalo udah dapet ya… Belum lagi gaji pertama pas kerja… Wah bisa jadi lebih banyak list belanjaan yang bakal aku beli heheh… Tapi baiknya sih mendahulukan infaq biar rejekinya berkah… *duh sok bijak* ^_^… Yah itulah sedikit cerita tentang impian gaji pertama magangku… Bagaimana denganmu?

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Berbagi Inspirasi First Salary yang diadakan Wamubutabi

Continue Reading

Curhat

Pembatas

By on

Sore ini kampus tampak lengang bahkan di lab 303 hanya tersisah seorang saja, alias enggak ada orang lain selain aku.. hihi… di postingan sebelumnya merupakan repost dari blog yang lama yaitu Keina Tralala on blogger dan Keina-Code. Ya kan namanya “Pindah Rumah” jadi aku membawa beberapa barang lama yang masih “Bermanfaat” tidak ditelan jaman. Sebenarnya ada lagi yang pengen di repost tapi sebaiknya aku kemas pake tulisan yang lebih baik lagi kali ya secara di blog lama kelihatan banget anak2nya jadi dimasa transisi ini baiknya diperbaiki gaya menulisnya ^_^. Postingan yang belum direpost itu berkaitan dengan hobby baruku berpetualang mendaki gunung. namanya juga hobby baru dan newbie jadi aku nulisnya sedikit kebawa emosi *alay*…
Nah jadi setelah ini aku akan memposting tulisan-tulisan baru yang lebih segar dan semoga bisa lebih bermanfaat bagi semua pembaca. Serta ilmu maupun pengalaman yang nantinya aku tulis semoga bisa menjadi tambahan ilmu buat pengunjug blog ini. Namun tentunya nanti akan terlihat jenjang pendewasaan mengenai isi dan gaya tulisan, jadi pesennya nikmati saja ^_^

Mari Menulis, Berbagi cerita dan inspirasi

Continue Reading

Curhat | Essay

Sumpah Pemuda Masa Kini

By on

Ya, pemuda diibaratkan tulang punggung suatu negara dimana ia akan menopang bangsanya kedepan yang jika patah maka akan menghancurkan negara tersebut. Sebegitu pentingnya sampai Ir. Soekarno sebagai Proklamator dan Presiden pertama Indonesia mengatakan “Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia”

Namun apa yang terjadi pada pemuda di jaman globalisasi saat ini?  Secara tidak sadar mereka “dijajah” kembali oleh bangsa lain. Masuknya budaya asing memang menambah keanekaragaman budaya bangsa ini. Namun pemuda sebagai agen perubahan kurang dapat menyeleksi budaya-budaya tersebut sehingga dengan serta merta menyerapnya yang berakibat lunturnya rasa cinta tanah air.

Misalnya saja K-POP, buikan maksud untuk menjelekkan karena saya sendiri juga suka terutama Drama-K nya. Namun disini yang dilihat adalah banyaknya konser artis Korea yang dengan mudah tiket laris manis terjual. Hal ini membuat promotor terus menerus melaksanakan konser lagi dan lagi. Berbeda dengan pameran budaya atau pertunjukan kesenian tradisional yang terkadang dilaksanakan secara gratis masih saja sepi pengunjung.

Belum lagi, permasalahan pemuda yang diramaikan dengan pesta narkoba, minuman keras, dan tawuran menjadi perusak moral dan boomerang pemecah persatuan dan kesatuan Indonesia. Dengan bangsa sendiri saja tidak akur, lalu akan seperti apa jikat tiba-tiba penjajah yang sebenarnya datang? mereka dengan mudah terpecah kembali.

Nah, sudah saatnya kita melakukan pembaharuan. Tidak perlu berkoar-koar melakukan demonstrasi menyalahkan pemerintah yang memang sudah buruk dan carut marut. Yang dibutuhkan adalah tindakan nyata pemuda untuk bersatu melakukan kegiatan positif dilingkungannya. Menghidupkan kembali karang taruna di tempatnya untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti mengajar, membuat perpustakaan, berwirausaha atau mengadakan kerja sosial lainnya. Hal – hal kecil sepert ini jika dilakukan serentak di seluruh Indonesia maka dampaknya akan sangat terasa.

Jadi sumpah pemuda saya saat ini adalah “Menjadi pemuda yang lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan menularkan semangat ini kepada pemuda lainnya”

Salam Pemuda.

Continue Reading

Curhat

Enjoy Your Life – Nikmati Masa Mudamu

By on
aku memiliki seorang teman, panggil saja dia Cantik. memang karena dia memiliki paras yang indah serta kecerdasan dan kepemimpinan yang baik. Cantik tak hanya pandai dalam mata pelajaran namun juga organisasi serta bakat seninya yaitu mampu bermain berbagai alat musik mulai dari piano, gitar, dan drum. Sebagai seorang cewek tentunya Cantik sangatlah sempurna. Apalagi tingkah lakuknya yang begitu anggun dan tangguh membuat gerak geriknya mampu membuat orang sekitarnya merasa kagum sekaligus segan. Sikap ramah dan kesopanannya kadang terlampau formal dan terkesan kaku. Sehingga banyak diantara temannya yang menaruh rasa segan padanya. Kharismanya yang memang menyilaukan pandangan mata para lelaki tak pelak berhasil merenggut simpati mereka. Sehingga tak heran jika dia menjadi primadona di kampusnya. Sebagai orang perantauan dari Sumatera, Cantik tak menyia-nyiakan setiap kesempatan yang ada sehingga prestasinya pun cukup baik.  Saat ini Cantik merupakan seorang Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa suatu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan peraih IPK tertinggi di jurusannya. Selain itu dia juga sering di tunjuk sebagai pembawa acara-acara penting institusi sekaligus pengisi acara dengan menyanyi sambil bermain alat musik.
Namun Cantik saat ini sedang mengalami krisis percaya diri…muncul banyak “Kenapa?” dalam dirinya…
rutinitas kampus membuatnya terbelanggu dalam gaya hidup formal, tak jarang saat bercanda pun dia menanggapinya serius… hal ini membuat dia merasa kurang puas terutama saat presentasi… prilaku formal cenderung membuat audience diam, karena tidak ingin membuat suasana formal yang diciptakan rusak. Namun bagi Cantik hal itu justru membuat dia khawatir, audience diam apakah memperhatikan atau presentasi yang dia bawakan tidak menarik… lalu ada seorang teman yang berkata… “Iya ya… cantik sekarang ko jadi formal banget?”… nah itu mnjadi kritikan bagi Cantik.
Sama halnya dengan Cantik saat bergaul sekarang… Cantik jadi jarang maen… adanya dia rapat-rapat mulu… makanya gaya ngomongnya Cantik juga sekarang berubah… dari haha hihi sekarang jadi ehem… maksudnya dulu masih ada candaan-nya walaupun dikit tapi sekarang serius… jadi pas kumpul2 makan bareng berasa kaya rapat aja sama dia… kasian cantik ga bisa menikmati masa mudanya…
Lambat laun ibu si Cantik juga khawatir… kenapa anaknya itu ko ga punya Pacar… nah loh… prestasi gemilang baik di kuliah, organisasi, dan musik serta wajah yang cantik pula nyatanya tidak mudah juga mendapatkan pacar…. jadi ibunya juga takut masa’ iya gak ada cowok yang suka sama si cantik… padahal cantik juga punya temen banyak dan pandai bersosialisasi…. tapi toh pandai bersosialisasi nyatanya belum tentu pandai bergaul… maksudnya walaupun cantik punya temen banyak rata-rata mereka menganggap cantik sebagai temen kuliah maupun organisasi bukan temen main yang enak diajak kesana kesini …. jadi kalo toh ada cowok yang deket rata2 karena ada urusan tertentu bukan ada rasa… tapi jangan salah bukannya Cantik gak ada yang suka… tapi diantara mereka kayaknya minder deket si cantik.. apalagi kesibukan cantik membuat dia sering nolah diajak keluar…
nah sekarang dia pengen juga ngerasaain men bareng soalnya dia jenuh, jemu alias bosen…. dia juga meenghawatirkan apa yang dipikirkan orang tuanya…. makanya dia banyak minta saran sama temen2nya… salah satunya sih ke aku… dan cuma satu sih solusinya yup “Enjor Your Life” sperti kata Bunda kemaren “Nikmat Masa Mudamu nak”… gt… kadang kita harus punya waktu untu diri sendiri “Me Time” waktu maen bareng temen… waktu untuk ibadah… waktu untuk melakukan semua urusan lainnya… ya jangan sampai di masa muda kita tidak bisa menikmatinya dengan baik… dalam hal ini positif loh yah… seperti penyaluran hobi, jalan-jalan kayak naik gunung, ke pantai bareng temen, pergi ketempat-tempat menarik… soalnya jika nanti pas tua kita merasa kurang pyas dengan apa yang kita lakuin pas muda… bisa jadi di masa tua nanti kita akan melakukan hal-hal yang selayaknya itu dilakukan pas muda… kan ya engga pas… makanya sedari muda ya nikmatilah masa ini sebaik-baiknya.. tapi tetep bertanggung jawab dan tidak keluar dari koridor agama… oke Cantik… Cantik bisa ko… Smile ^_^

Continue Reading