Bahasa Pemrograman | IT

Istilah Extreme Programming

By on December 13, 2013
Pair programming adalah melakukan proses menulis program dengan berpasangan. Dua orang programer saling bekerjasama di komputer yang sama untuk menyelesaikan sebuah unit. Dengan melakukan ini maka keduanya selalu dapat berdiskusi dan saling melakukan koreksi apabila ada kesalahan dalam penulisan program. Aspek ini mungkin akan sulit dijalankan oleh para programer yang memiliki ego tinggi dan sering tidak nyaman untuk berbagi komputer bersama rekannnya.
Test driven development, merupakan pendekatan untuk membuat unit test sebelum kode program benar-benar ditulis. Unit test merupakan automated test yang menguji fungsionalitas penggalan kode, dapat berupa kode dalam suatu kelas atau metode. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menstimulasi para pembuat kode berpikir tentang kondisi di mana kode yang dibuat dapat gagal berfungsi.
User Story, merupakan dokumentasi awal yang ditulis oleh user pada index card menggambarkan fitur- fitur yang merupakan requirements dari user yang diharapkan dapat diselesaikan menjadi fungsi-fungsi pada perangkat lunak yang dibangun. Jika satu story yang ditulis oleh user telah berhasil diimplementasikan menjadi fungsi oleh programmer, maka user stories tersebut segera dibuang. Ini adalah konsep dasar dari XP yang sangat minimum dokumentasi.

Continue Reading

Bahasa Pemrograman | IT

Praktik Extreme Programming

By on

Berdasarkan 4 core value, Beck dan Tomec menjabarkan 12 praktik inti XP :

(1). Planning game – Pada phase ini menggunakan terminologi “game” untuk menggunakan teknikscore card dalam menentukan persyaratan (requirements).

(2). Small releases – Sistem yang sederhana menjadi produksi cepat. Sehingga dapat merilis versi baru dengan siklus sangat pendek (two week).

(3). Metaphor  –  Mirip den­gan arsitek­tur lebih bersi­fat naratif dan deskrip­tif, dihara­p­kan komu­nikasi antara klien den­gan devel­oper akan berlang­sung lebih baik dan lan­car den­gan peng­gu­naan metaphor.

(4). Simple design – Menerapkan desain yang simpel dan sederhana tanpa menghilangakn fungsi utamanya.

(5). Testing – Pengetesan dilakukan pada setiap unit perangkat lunak dalam lingkup sekecil mungkin daripada menunggu sampai seluruh perangkat lunak selesai dibuat.

(6). Refactoring – Melakukan perubahan pada kode program dari perangkat lunak dengan tujuan meningkatkan kualitas dari struktur program tersebut tanpa mengubah cara program tersebut bekerja.

(7). Pair pemrograming – Dua orang programer saling bekerjasama di komputer yang sama untuk menyelesaikan sebuah unit.

(8). Collective Ownership – setiap orang dapatmenukarkan coding  apapun  dalam sistem setiap saat, karena kesamaan pemahaman.

(9). Continous Integration – Dengan melakukan build sesering mungkin berbagai kesalahan pada program dapat dideteksi dan diperbaiki secepat mungkin.

(10). 40-hours Week – bekerja tidak lebih dari 40 jam per minggu sebagai aturan.

(11).On-Site Customer – klien selalu berada pada tempat programer untuk menjawab pertanyaan.

(12). Coding Standards – Menekankan kesamaan aturan/pemahamanprogrammer terhadap seluruh kode program.

Continue Reading

Bahasa Pemrograman | IT

Metodologi Extreme Programming

By on
Pengertian
  • Extreme Programming yang selanjutnya disingkat dengan XP merupakan salah satu dari sekian banyaknya metodologi dalam rekayasa perangkat lunak dan juga merupakan bagian dari metodologi pengembangan perangkat lunak agile.
  • Secara umum Extreme Programming (XP) dapat dijabarkan sebagai sebuah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang mencoba meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dari sebuah proyek pengembangan perangkat lunak dengan mengkombinasikan berbagai ide simpel/sederhana tanpa mengurangi kualitas software yang akan dibagun.
  • XP dikembangkan oleh Beck, Cunningham, dan Jeffries dan ini merupakan lightweight disciplinepengembangan perangkat lunak berdasarkan empat core value.

Kelebihan dan Kekurangan XP

Kelebihan :

  • Meningkatkan kepuasan kepada klien
  • Pembangunan system dibuat lebih cepat
  • Menjalin komunikasi yang baik dengan client.
  • Meningkatkan komunikasi dan sifat saling menghargai antar developer.

Kekurangan :

  • User story kemungkinan besar tidak lengkap sehingga Developer harus selalu siap dengan perubahan karena perubahan akan selalu diterima.
  • Tidak bisa membuat kode yang detail di awal (prinsip simplicity dan juga anjuran untuk melakukan apa yang diperlukan hari itu juga).
  • XP tidak memiliki dokumentasi formal yang dibuat selama pengembangan. Satu-satunya dokumentasi adalah dokumentasi awal yang dilakukan oleh user.

Core Value XP

core value

  • Komunikasi  (Communication)

Kurangnya komunikasi merupakan penyebab utama kegagalan pengembangan software, maka XP mengfokuskan pada hubungan komunikasi yang baik antar tim-klien, anggota tim, dan manajer proyek.Komunikasi dalam XP dibangun dengan melakukan pemrograman berpasangan (pair programming).Klien harus dilibatkan dalam proses pengembangan perangkat lunaknya dengan tujuannya untuk memberikan pandangan pengembang sesuai dengan pandangan pengguna sistem yang dibangun.

  • Kesederhanaan (Simplicity)

XP melakukan semua dengan sederhana dan praktis tanpa mengurangi fungsi utamanya. Diusahakan mengunakan method yang pendek dan simpel, jangan terlalu rumit dalam membuat desain, hilangkan fitur yang tidak ada gunanya atau menghapus fungsi yang tidak terpakai. Dengan kata lain lebih baik melakukan hal yang sederhana saat sekarang (sesuai kebutuhan) dan mengembangkannya besok jika diperlukan.

  • Umpan balik (Feedback)

Selalu mengevaluasi perkembangan terhadap perangkat lunak yang sedang dikerjakan, segala informasi harus dikumpulkan setiap interval waktu yang konsisten dan diskusikan kesalahan-kesalahan yang muncul selama proses pengembangan.  Umpan balik tersebut berfungsi sebagai indikator kemajuan proyek dan menginformasikan pemimpin proyek apabila perubahan perlu dibuat.

  • Keberanian (Courage).

Programmer XP didorong untuk berani bereksperimen dan menulis ulang kode jika mereka tidak puas dengan kode yang sudah ada atau desain. Hal ini membantu mempertahankan moral  serta intgritas para pengembang proyek dan dapat mendukung lebih lanjut komunikasi dengan anggota proyek lainnya.

Tahapan XP

tahapan

Planning, Aktivitas planning dimulai dengan membentuk user stories. Anggota XP team kemudian menilai setiap story dan menentukan cost – diukur dalam development week. Customer dan XP team bekerja bersama untuk memutuskan bagaimana grup story untuk release berikutnya (software increment berikutnya) untuk dibangun oleh XP team. Jika komitmen telah dibuat, XP team akan membangun story-story dengan cara :

–Semua story segera diimplemetasikan (dalam beberapa minggu)
–Story dengan value tertinggi akan dipindahkan dari jadwal dan dimplementasikan pertama.
–Story dengan resiko paling tinggi akan diimplemetasikan lebih dulu. Setelah project pertama direlease dan didelivery, XP team memperhitungkan kecepatan project. Selama development, customer dapat menambah story, merubah value, membagi story atau menghapusnya.
Design. XP menggunakan CRC card, untuk mengenali dan mengatur object oriented class yang sesuai dengan software increment.
Coding. Sebelum membuat code, lebih baik membuat unit test tiap story untuk dimasukkan dalam software increment. XP menyarankan agar dua orang bekerja bersama pada satu komputer workstation untuk membuat code dari satu story (pair programming), untuk menyediakan real time problem solving dan jaminan real time quality. Setelah pair programming selesai, code diintegrasikan dengan kerja laiinnya (continuous integration).
Testing. Unit test yang telah dibuat harus diimplementasikan menggunakan suatu framework dan diatur ke dalam universal testing suite, integrasi dan validasi sistem dapat dilakukan setiap hari. Customer test (acceptance test) dilakukan oleh customer dan fokus pada keseluruhan fitur dan fungsional sistem. Acceptance test diperoleh dari customer stories yang telah diimplemetasikan sebagai bagian dari software release.
Artefak XP
Artefak
Siklus Hidup
siklus hiup
Next Lesson :Praktik XP dan Istilah XP

Continue Reading

Bahasa Pemrograman | Curhat | IT

Projek SIA – SIA

By on

Assalamualaikum…

Holaaaa…. aduh rasanya gak nulis beberapa hari ini gak enak banget ya, masalahnya pengen cerita banyak hal tentang kegiatan yang akhir-akhir ini menyibukkanku. Yup sebagai mahasiswa prodi MI Polman Astra sudah menjadi tradisi bahwa setiap akhir semester diwajibkan membuat projek yang berupa aplikasi dari sistem yang dulunya manual menjadi komputerisasi atau bisa juga memperbaiki aplikasi yang sebelumnya sudah ada. Dan semakin naik semesternya harapannya aplikasi tersebut bisa benar-benar terpakai, tidak hanya di implementasi namun tidak berkelanjutan namun tetap diterapkan lalu dikelola dengan baik. Oleh karena itu kita engga bisa sembarangan soalnya kalau terjadi kesalahan sedikit maka akan mengakibatkan kerugian tertentu. Duh kayaknya serius banget ya… hehehe tapi ya begitulah…. Tradisinya selesai mengerjakan projek pasti sidang yang berupa persentasi dan demo aplikasi di depan penguji yang berasal dari dosen, user, dan gak jarang dosen luar atau orang industri.

Dan Alasan gak ngeblog kemarin, apalagi kalo bukan mempersiapkan sidang projek akhir semester 5. Projek kali ini bener2 BERBEDA, seperti :

1. Pengerjaan projek menggunakan metode Extreme Programming

2. Kelompok terdiri dari 6 orang tapi karena pake EX jadi dibagi lagi 2 orang sebagai pair programming

3. Tema sudah ditentukan yaitu Sistem Informasi Akademik yang terbagi atas Menu dan Sub Menu.

4. Dokumentasi tidak banyak seperti yang dulu2 akibat metode EX

home sia ta
Home SIA-TA
Doc. Pribadi

Kebetulan aku dapet SIA-Tahun Akademin dengan konstrasi di Sub Menu Jadwa Perkuliahan yang meliputi pengelolaan jadwal kuliah, jadwal praktek sistem blok, dan jadwal ujian. Ketiganya harus memiliki fungsi input (header detail form), edit, view, dan report yang bisa di export, import, dan print. Dan semuanya dikerjakan hanya 3 bulan dengan jadwal perkuliahan, ujian, dan tes magang yang dikerjakan bersamaan. Gimana gak puyeng euy… Apalagi Menu Tahun Akademik termasuk paling banyak, jadi 1 pair programming bisa ngerjain 9-12 form. Beda dengan Menu yang lain yang 1 pair cuma ngerjain 2-5 form aja. Tapi gak apalah toh dikerjain bareng-bareng sama kelompok, gak cuma pair doang jadi gak terlalu berat. And in this moment I want to say thank’s to my pair, Elvira, my team leader Tommy, My friend who always help me to erase error, Shabrina, Dias, dan Taufik. Many Thanks ya ngengs.

jdw ujian
SIA-TA : Tambah Jadwal Ujian
Doc. Pribadi

Pas sidang alhamdulillah lumayan lancar, tapi ya sedikit kendala seperti komputer nge-freez  ga tau kenapa gara2 pake power point Ms. Office 2013 jadi rada kagok pas hyperlinknya. Trus sempet muncul error dan beberapa fungsi yang gak jalan. Sedih sih tapi yah tetep semangat, toh bisa direvisi. revisinya pun dilakukan tiap hari per pair langsung ke dosen pembimbing, Ya semoga aja revisinya cepet selesai. saat aku nulis ini alhamdulillah dari 9 form sudah selesai 5 form tinggal 4 form lagi. Tentu harapannya juga nilainya bisa dapet ‘A’… hehe Aamiin.. Oke semangat…. Meski raga ini lelah namun jiwa ini pantang menyerah….  ^_^

Continue Reading

Curhat

Untuk Setiap Perjuangan Bunda

By on December 10, 2013

Bunda dan Keina

Bunda

Diantara kerdilnya baktiku untukmu

Kuharap senyumanmu selalu mengembang

Sebagai oase kehidupan kita

Mungkin perjuanganmu dalam membesarkanku sendiri

Belum bisa ku bayar, bahkan tak bisa , tak sanggup aku menggantinya

Namun aku berjanji,

Untuk setiap tetes keringat kerja keras dan doamu

Tak kubiarkan senyumu pudar,

Namun terus mengembang merengkuh kehidupan bahagia bersama

Aamiin…

Terima Kasih Bunda…

Untukmu yang selalu kucinta..

Dan ku doakan tulus tiada putus…

Diikutsertakan di #NaGaBONarCintaIbu.

 

Continue Reading

Give Away | Gunung

Awal Perjalanan Yang Bikin Candu – Penmas Gn. Gede

By on

Hai teman-teman, kali ini aku mau menulis tentang perjalanan atau travelling yang pernah aku lakukan. Tepatnya ini adalah sebuah perjalanan yang memicu perjalanan-perjalanan selanjutnya. So travelling kali ini sangat amat memorable banget. Yup ini tentang “Pengalaman Pertama Naik Gunung”.

Acara Pendakian Masal merayakan ulang tahun Mahasiswa Pencinta Alam Polman Astra (MAPATRA) yang ke 2 ini merupakan awal mula dari hobiku sekarang yang suka menjajaki belantara alam. Awalnya aku engga dapet ijin dari oomku sebagai orangtuaku selama di jakarta dan lagipula kuota dari pendakiannya sudah abis.

Tapi sih, tekadku untuk mencoba hal baru, mengalahkan rasa takut, dan merasakan perjalanan yang menantang bagiku ternyata mampu mngelahkan itu semua. Akhirnya setelah aku dapet izin dari bunda dan ternyata ada salah satu peserta yang mengundurkan diri, so aku daftar dan ikut acara pendakian ini. Dan perjalanan pun dimulai.

Jumat, 3 november 2012 – sebupang kampus sekitar jam 4 sore aku langsung packing. Semua perlengkapan pribadi aku masukin seperti baju, makanan ringan, jas ujan, sleeping bag, termos kecil, dll Heboh banget gara2 aku pake tas ransel yang gede karena itu tas abis aku pake ke Palembang seminggu sebelumnya, dan tas itu nyatanya cukup untuk bajuku selama seminggu. So bisa dibayangin lah gedenya. Dan itu ransel bukan tas carriel gunung jadi ya gt bahannya tebel dan membuat berat. Untungnya kita peserta dibagi kelompok jadi peralatan seperti tenda, kompor, dan makanan berat untuk kelompok dibawa oleh tim yang kebanyakan cowok. Bahkan aku satu2nya cewek di kelompokku. Jadi aku hanya bertanggung jawab atas bawaan pribadi. Malemnya kita berkumpul di kampus dan berangkat naik truct tronton bersama sekitar 70an orang (sepertinya hehehe) yang menuju ke tempat itu entah apa.

Oke akhirnya nyampe juga, ternyata itu daerah Cipanas atau Cinajur Jawa Barat gitu, ga tau jelasnya dimana pokonya aku cuma taunya kita mau naik Gunung Gede lewat jalur Putri karena sepanjang perjalanan aku cuma tidur soalnya mengusir rasa enek desek2an sama peserta lain. Kita gak langsung naik tapi tidur dulu di rumah-rumah warga yang emang sengaja disewakan gitu berikut ada warungnya jadi kalo makan sekalian di situ. Terus pas pagi, baru tuh kita siap-siap naik. Tak lupa pemanasan, breafing sebentar dan doa… Tapi tentunya gak afdol kalo gak foto2 dulu bareng temen sekelompk dan inilah kita…

IMG_2402
(Dari Kiri) Ka Bangkit, aku, Ka Priangga, Ka Indra, Ka Danang, dan Ka Berry

Perjalanan pun dimulai dengan bahagia. Walaupun seminggu sebelum pendakian aku sudah nurutin panitia buat olah raga ringan seperti naik turun tangga, loncat2 dikosan, sit up, push up, dll biar staminanya baik tapi toh nyatanya aku pemula jadi sebentar-sebentar berenti. Bahkan perjalanan baru dimulai dari pos pendaftaran melewati sawah-sawah penduduk, aku udah kewalahan dan engga tahan untuk minum.

IMG_2415

Sepanjang perjalanan rasanya nafas udah mau putus dan perutku entah kenapa engga enak. Jadi sepanjang perjalanan aku akhirnya di dampingin ka Galih yang ada disebelahku pas difoto atas, dan dia jadi korbanku karena aku gak tau kenapa kentut terus hahaha *jorok ya tapi perutku engga enak. kembung rasanya, mungkin gara2 malemnya kan kebanyakan tidur dibawah jadi ya gini deh. Maaf ya ka Galih heheheh. Terus di tengah perjalanan kita tentunberenti2…

IMG_2420

Dan akhirnya kita sampai di tempat perkemahan dan bertemu teman sekelompok. Udah deh narsisnya foto sana sini. Sioalnya tempatnya keren banget. Alun-alun Surya Kencana itu merupakan padang edelweiss yang sangaaaat luas. engga tau persisnya luasnya berapa. mungkin di mbah google ada kali ya. Yang jelas ada perasaan lega, capek, tapi tentunya bahagiaaaaa….

IMG_2564

Karena laper banget, jadi baru nyampe dan ketemu temen sekelompok yang emang punya tugas sendiri2 termasuk tugas bawa logistik alias makanan berat. So acara selanjutnya buatku adalah masaaaak…. sedangkan yang lain buat tenda. Ohya total aku mengabiskan waktu sekitar 6 jam perjalanan dari bawah hingga Surya Kencana.

DSCN0751
Masak-masak… Makan-makan

Ke-esokan paginya kita siap2 mau naik ke puncak. Wah inilah waktu yang kau tunggu2… yaitu perjalanan menuju puncak yang katanya curam sekali Sampe peserta gak boleh bawa tas. Cuma 1 orang yang bawa perkelompok buat di isi air minum dan selama perjalanan menuju puncak. Aku sempetin foto di ladang edelweis. Yang MasyaAllah indah banget

DSC_0005
Aku di Padang Edelweiss Surya Kencana

Terus gak lama kemudian yah sekitar 1 jam aku nyampe puncak. Tapi bukannya langsung girang aku malah pengen muntah. Ada bau2 aneh gitu untungnya langsung ditutup mulutnya pake sapu tangan yang dibasahin air. Katanya ada bau asap2 yang kecampur belerang. yah aku yang pertama kali mencium baunya jadi engga tahan. Tapi gak lama ko soalnya bisa beradaptasi. Terus foto2 narsis deh heheheh

DSC_0022
Alhamdulillah akhirnya nyampe puncak gede

Rasanya seperti engga percaya pas bisa ngeliat tulisan diatas. Perjalanananku dari hari jumat sampe minggu ini membuahkan hasil. Alhamdulillah juga perjalanannya lancar dan tidak ada hambatan yang terlalu. Aku bersyukur dapet izin dari bunda. Mungkin doa ibu sedang berlaku disaat-saat yang seperti ini. Oleh karena itu aku tak berhenti mengucapkan dalam hati Terima Kasih Bunda dan Subhanallah banget ngelihat pemandangan ciptaan_nya yang seungguh luar biasa indah. Detail… kita manusia harusnya jauh lebih bersyukur lagi karena Allah telah memberikan alam yang bermanfaat dan indah, jangan sampai kita malah merusaknya.

IMG_2609
Foto bareng kelompokku

Dan tentunya setiap perjalanan pastri kita harus kembali ke tempat semula. seperti layaknya perantau yang kembali ke kampung halaman. Namun rasanya perjalanan selama 3 hari ini di tambah turun dari gunung yang di guyur hujan bukannya membuatku kapok malah semakin ingin mencoba lagi, lagi, dan lagi. menikmati setiap pijakan tanah yang ada, hembusan angin yang dingin, hujan kondensasi yang menyegarkan, sorak sorai semangat dari pendaki lain yang tak henti-hentinya berbunya di sepanjang perjalanan, dan rasa kebersamaan atau lebih kekeluargaaan yang terjalin, walaupun kita juga akhirnya tau karakter masing2 teman kita karena karakter seseorang akan keluar disaat yang terdesak. termasuk pada setiap pendakian pasti sifat asli seseorang akan keluar dengan sendirinya. Namun itu bukanlah penghalang melankan opembelajaran bagiku yang mengerti makan dari setiap perjalana dan bertemu dengan orang baru lalu karakter baru.

DSCN0848
Pulang

Yaahh tulisan  perjalanan awal yang sangat mengesankan hingga membuatku kecanduan ini aku ikut sertakan pada My Itchy Feet…Perjalananku yang tak terlupakan” yang diselenggarakan oleh Indah Nuria Savitri. Semoga bermanfaat, menginspirasi dan menambah pertemanan. Aamiin ^_^ SALAM

Continue Reading