Self Reflection

Expectations, Reality, and Dream

By on November 26, 2013

“Expectations can kill you, take a distance from the world, from your monkey mind, no attachment. Just be zero… just pray, wait and give it all to the Almighty. Let God plays His scenario and keep our mind zero, because most of the time what make us suffer is our mind! “

I am a dreamer, and I put a lot of effort to achieve it. Usually I make several plans A, B, C, D, and then I feel safe and comfort. By the same time, consciously or not I also make some expectations, even create imagination in my mind what would happen with plan A, B, C, D, and what is the worst case.

But sometimes, life is not that simple. Plan A, doesn’t work. Plan B, C, D, and even the worst case that I have imagined don’t work either. All the plans are just collapse. I tried to make the best plans that I could, but at the end of the day, like or dislike, He knocked the gavel and chose the one. The fact that finally happened is even beyond the worst case that I’ve never think of. Can you imagine what does my heart feel? It’s broken and It’s painful my friend, really painful.

But, I read somewhere that “God is continually refining us, shaping us, molding us and taking us along a journey to WHO we were meant to be.” I definitely agree. Although it is painful, God knows the best. It’s one of His way to shape us. There are many lesson learned after the process of being shaped and molded, and the best one for me is this: expectations can kill you, take a distance from the world, from your monkey mind, no attachment. Just be nothing…be zero. Sometimes we even have to give up because there is nothing more we can do, just pray, wait and give it all to the Almighty. Let God plays His scenario and keep our mind zero, because most of the time what make us suffer is our mind!

It doesn’t mean that we don’t have to make some plans nor to have a dream. Dream can keep our life alive. Plans can help us going in the direction we want to achieve and avoid procrastination. One of my friend gave me a good advice:” You can make the best plans, but life can (and usually does) always come in between to make you adapt your plan. You can only make short-term plans, the medium-term is already more difficult, and for the longer term, you can only have aspirations. We have to be here and now, not in the past nor in the future.”

So, what we need is to make the best plans, but don’t get too attached to our plans and expectations, keep making a distance, keep living in the present time. Then, if our plans and expectations have ruined, of course it’s disappointing and hurtful, but keep in mind that it’s not the end of our live. The show must go on. It doesn’t mean that we have to say goodbye to our dream. The dream is still there, waving and smiling, it’s just a matter of time or a matter of changes because life is as a series of changes. We just need to adapt or create a new plan.

Don’t be fooled by the ruined plans, my friend. On the other hand, maybe we should be thankful as it means the process of shaping and molding is ongoing, our journey to who we were meant to be is nearing. Life must go on, keep smiling and stronger standing because the dream is still there, waiting us to be hug when the time to achieve has come.

*Rambling mumbling to myself as a result of a contemplation*

I’m really like this post so much because it’s like my feel now… and i get it from blog Mba Agnes Harjaningrum :

Continue Reading


Tugas : Sertifikasi Bidang Spesifikasi dan Keahlian IT

By on

1.1     Sertifikasi Untuk Bahasa Pemrograman

  1. a.         Java

Sun menawarkan tiga jenjang sertifikasi bagi programmer Java. Dari tingkat dasar ke advanced, yaitu Sun Certified Programmer, Sun Certified Developer, dan Sun Certified Architect. Setiap jenjang sertifikasi membutuhkan jenjang sebelumnya, contoh untuk mengambil sertifikasi Developer Anda harus memiliki sertifikasi Programmer.

Sun Certified Programmer adalah sertifikasi paling dasar dari Sun untuk programmer Java. Lalu Sun Certified Developer adalah tahap selanjutnya dari sertifikasi Sun. Sangat perlu sekali lagi mengerjakan soal-soal pilihan ganda untuk menjadi seorang Certified Java Developer. Sedangkan Sun Certified Enterprise Architect for J2EE adalah sertifikasi premium dari Sun dan sertifikasi ini sangat berfokus pada enterprise.

  1. b.         Microsoft.Net

Untuk para developer ada dua jenis sertifikat yang ditawarkan oleh Microsoft sebagai pengakuan atas keahlian dalam pengetahuan dan keterampilan Microsoft.Net, yaitu Microsoft Certification Application Developer (MCAD) dan Microsoft Certified Solution Developer (MCSD).

Sertifikasi MCAD dibuat oleh Microsoft sebagai respon terhadap kebutuhan industri akan sebuah sertifikasi yang memungkinkan mereka untuk menunjukkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan, me-maintain, dan men-deploy aplikasi web atau desktop berbasis Windows dengan skala kecil sampai menengah.

Sertifikasi yang kedua adalah Microsoft Certified System Developer (MCSD). Sertifikat MCSD merupakan salah satu sertifikat TI dengan reputasi yang dikenal baik di kalangan industri. Dengan mengantongi sertifikat MCSD, seseorang dianggap telah mampu mendemonstrasikan kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin sebuah organisasi dalam proses perancangan, implementasi, dan administrasi dari suatu solusi bisnis dengan menggunakan produk Microsoft.

1.2     Sertifikasi Untuk Database

  1. a.         Oracle

IDC Certified Report 2002 menyebutkan bahwa sertifikasi Oracle adalah kualitas yang paling dicari oleh pasar TI. Untuk memenuhi kebutuhan industri akan berbagai spesialisasi keahlian dalam menggunakan teknologi Oracle. Oracle saat ini menawarkan tiga jenis sertifikasi Oracle. Oracle Certified DBA adalah sertifikasi yang menguji penguasaan teknologi dan solusi Oracle dalam menjalankan peran sebagai administrator database. Pada jalur sertifikasi ini terdapat tiga jenjang sertifikasi, yaitu:

  • Oracle Certified DBA Associate
  • Oracle Certified DBA Professional
  • Oracle Certified DBA Master


  1. b.         Microsoft

Microsoft menawarkan satu jenis sertifikasi untuk penguasaan teknologi produk database andalannya, yaitu Microsoft SQl Server. Microsoft Certified DBA adalah sertifikasi yang diberikan sebagai pengakuan kemampuan merancang, mengimplementasi, dan melakukan administrasi database Microsoft SQl Server.

Untuk mendapatkan sertifikasi MCDBA setiap kandidat harus lulus tiga ujian inti dan satu ujian pilihan. Ujian inti ini terdiri dari satu ujian untuk materi administrasi SQL Server, satu ujian perancangan database SQL Server, dan satu ujian Windows Sever 2000 atau Windows Server 2003. Sebagai tambahan ujian inti, kandidat harus lulus satu ujian pilihan dalam salah satu bidang keahlian produk Microsoft.

1.3     Sertifikasi Untuk Office

Sertifikasi Microsoft Office Specialist (Office Specialist) adalah sertifikasi premium untuk aplikasi desktop Microsoft. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi dengan standar global untuk validasi keahlian dalam menggunakan Microsoft Office dalam meningkatkan produktivitas kerja.

Fokus dari sertifikasi Office Specialist adalah mengevaluasi pemahaman menyeluruh terhadap program-program Microsoft Office dan Microsoft Project, kemampuan untuk menggunakan feature-feature advanced, dan kemampuan untuk mengintegrasikan program-program office dengan software lain.

Sertifikasi Office Specialist tersedia dalam tiga jalur, yaitu Office 2003 Editions, Office XP, dan Office 2000. Untuk setiap jalur sertifikasi terbagi dalam tiga jenjang keahlian, yaitu specialist, expert, dan master.

Selain untuk program-program yang termasuk suite aplikasi Microsoft Office, sertifikasi Office Specialist juga menawarkan sertifikasi khusus untuk Microsoft Project 2002 dan Microsoft Project 2000. Ujian sertifikasi Office Specialist untuk Microsoft Project difokuskan pada kemampuan menggunakan berbagai tool Microsoft Project dalam pelaksanaan berbagai tahapan proyek, seperti perencanaan proyek, kustomisasi grafik dan laporan kemajuan proyek, serta memfasilitasi berbagai kegiatan kolaborasi dan komunikasi tim.

1.4     Sertifikasi di Bidang Jaringan

Sertifikasi yang paling populer di bidang jaringan adalah sertifikasi Cisco. Selain sertifikasi Cisco, sertifikasi di bidang jaringan yang juga cukup populer adalah sertifikasi yang diberikan oleh CompTIA, Novell, dan Solaris. Berikut akan dijelaskan sertifikasi Cisco dan CompTIA, yaitu:

  1. a.         Cisco

Cisco memiliki tiga jenjang sertifikasi, yaitu associate, professional, dan expert. Jenjang sertifikasi Cisco secara umum meliputi Cisco Certified Network Associate (CCNA), Cisco Certified Network Professional (CCNP), dan Cisco Certified Internetworking Expert (CCIE). Selain tiga jenjang umum tersebut, Cisco juga memiliki jalur spesialisasi, seperti network design, security, dan business networking. Beberapa jenis sertifikasi untuk jalur spesialisasi ini diantaranya adalah Cisco Certified Designing Associate (CCDA), Cisco Certified Designing Professional (CCDP), dan Cisco Security Specialist 1 (CSS1), dll.

Cisco Certified Network Associate (CCNA) merupakan fondasi awal untuk menapaki jenjang sertifikasi yang lain. Pemegang sertifikasi ini diharapkan sudah profesional dalam hal menginstal, mengkonfigurasi, dan mengoperasikan jaringan LAN atau WAN untuk jaringan kecil (100 client/PC atau kurang). Sementara bagi yang mengambil spesialisasi di bidang network design. Kesempatan kerja bagi pemegang sertifikasi ini umumnya adalah network administrator.

Jenjang berikutnya adalah Cisco Certified Network Professional (CCNP). Pada jenjang ini pemegang sertifikasi dianggap telah ahli dalam hal menginstal, mengkonfigurasi, dan memecahkan permasalahan LAN atau WAN dengan skala yang lebih luas (100—500 client/PC). Untuk mencapai jenjang ini peserta harus mengikuti empat jenis ujian, seperti membangun internetwork, multilayer switch network, remote access network, dan troubleshooting.

Untuk memperoleh dua jenis jenis sertifikasi tersebut ada dua cara yang bisa ditempuh dengan mengikuti kursus pada training center atau mengikuti pendidikan melalui Cisco Academy Program. Cisco Academy Program merupakan program pendidikan yang digelar Cisco bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TI.

Berbeda dengan mengikuti kursus yang hanya membutuhkan waktu 10 hari, pendidikan melalui Academy Program ini memerlukan waktu lebih panjang, sekitar 8 bulan s.d. 1 tahun. Kelebihannya, program ini memungkinkan bagi peserta yang belum memiliki pengalaman di lapangan untuk memperoleh sertifikasi dari Cisco. Saat ini ada 80 lembaga pendidikan yang menjadi partner Cisco dalam Cisco Academy Program.

Jika Anda ingin mengikuti training untuk mempersiapkan ujian sertifikasi CCNA ini setidaknya Anda harus menyiapkan anggaran sekitar US $ 500. Sementara untuk training CCNP diperlukan untuk jangka waktu 20 hari dengan biaya sekitar US $ 2900. Menurut Kurnijanto E Sanggono (Marketing Manager, Cisco Indonesia), training ini sifatnya lebih sebagai penyegaran, sebaiknya kandidat sudah memiliki pengalaman dalam menangani masalah jaringan.

CCIE merupakan jenjang tertinggi dalam jalur sertifikasi Cisco yang artinya pemangang sertifikasi ini telah mampu mengelola dan menangani berbagai permasalahan dalam jaringan sampai skala enterprise. Jenjang ini tidak mudah untuk diraih karena setidaknya kandidat harus sudah mengantongi sertifikasi CCNA dan CCNP terlebih dahulu. Tidak heran jika pemegang sertifikasi ini masih cukup langka dan menjadi rebutan di bursa pencari tenaga TI. Menurut Kurnijanto, jumlah peraih sertifikasi CCIE ini di Indonesia belum ada 30 orang. Sementara peraih CCNP sudah lebih dari 2000 orang dan peraih sertifikasi CCNA sudah di atas 10.000 orang.

Seseorang yang berhasil memperoleh sertifikasi CCIE benar-benar merupakan kandidat yang terpilih karena dari data Cisco kurang dari 3% peraih CCNP yang berhasil ke jenjang CCIE. Melewati ujian CCIE juga tidak mudah karena selain harus menyelesaikan soal-soal pilihan berganda dalam waktu 2 jam, peserta juga harus mampu mengkonfigurasi dan mengatasi masalah pada lokasi yang ditunjuk oleh Cisco dalam waktu 8 jam.

  1. b.         CompTIA

CompTIA memiliki beberapa jalur sertifikasi untuk menunjukkan keahlian di bidang jaringan, diantaranya adalah CompTIA Network+ dan CompTIA Security+. Selain dua sertifikasi tersebut, CompTIA juga memiliki beberapa pilihan sertifikasi mengenai pengenalan hardware, yaitu CompTIA A+ dan CompTIA Server+.

CompTIA A+ merupakan sertifikasi paling dasar dari CompTIA yang ditujukan bagi pemula yang ingin meniti karir di bidang TI atau menjadi teknisi komputer. Sertifikasi CompTIA A+ merupakan bentuk validasi kemampuan bahwa seseorang telah memiliki pengetahuan dasar di bidang hardware dan software. Beberapa ujian untuk meraih sertifikasi ini meliputi pengetahuan terhadap teknologi hardware dan sistem operasi secara umum, di mana peserta diharapkan sudah dapat menginstal, mengkonfigurasi, mendiagnosa, dan mengelola jaringan pada skala kecil. Jenis sertifikasi ini juga sering dijadikan landasan bagi kandidat untuk mengikuti jenjang sertifikasi yang lebih tinggi dari vendor lain, seperti MCSA dari Microsoft dan CNE dari Novell.

CompTIA Server+ merupakan pengakuan terhadap seseorang yang telah memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknologi Industry Standard Server Architecture (ISSA). Meskipun CompTIA Server+ tidak mensyaratkan untuk memperoleh sertifikasi A+ terlebih dahulu, peserta dianjurkan untuk mengikuti sertifikasi tersebut. CompTIA Server+ merupakan jenjang lebih lanjut yang mempersiapkan kandidat sebagai teknisi komputer dan server untuk tingkat atas. Diharapkan kandidat mampu menginstal, meng-upgrade, mengkonfigurasi, mengelola, dan memecahkan masalah.

CompTIA Network+ setingkat dengan sertifikasi CCNA merupakan sertifikasi yang menguji penguasaan teknologi jaringan dalam menjalankan peran sebagai network support atau network administrator. Sebagai bekal mengikuti ujian sertifikasi ini, selain melalui training yang membutuhkan waktu sekitar satu minggu dengan biaya sekitar US $ 250, para peserta sebaiknya sudah berpengalaman mengelola jaringan setidaknya dalam jangka waktu 9 bulan. Para peserta ujian sertifikasi Nework+ juga harus sudah mengantongi sertifikasi CompTIA A+. Beberapa training center mengemas dua program ini menjadi satu paket.

Jika Anda ingin diakui sebagai ahli di bidang security, CompTIA juga memiliki jalur sertifikasi khusus, yaitu CompTIA Security+. Materi ujian sertifikasi Security+ meliputi beberapa topik yang berkaitan dengan keamanan dalam berbagai industri, seperti communication security, infrastructure security, cryptography, access control, external attack, dll. Untuk mempersiapkan ujian sertifikasi peserta dapat mengikuti training. Namun sebaiknya peserta sudah berpengalaman setidaknya dua tahun dalam menangani jaringan, terutama yang berkaitan dengan masalah security.

1.5     Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan Multimedia

Peluang karir di bidang Computer Graphics dan Multimedia sangat luas, mulai dari designer, art director, web designer, editor, multimedia artist, visualizer, visual effect artist, dll. Tidak heran jika training di bidang animasi, desain grafis, desain web, digital video, dan digital imaging semakin diminati.

Apa yang bisa Anda lakukan jika Anda ingin diakui sebagai ahlinya di bidang desktop publishing, animasi, digital video, atau desain web? Tentu saja Anda bisa menempuh berbagai training dan jalur sertifikasi yang ditawarkan oleh vendorvendor aplikasi yang bergelut di bidang multimedia ini.

Beberapa vendor yang mengeluarkan sertifikasi di bidang ini adalah Adobe, Macromedia, Autodesk, dan Maya. Menurut Andi Surya Budiman (Direktur, Digital Studio), peminat training computer graphics dan multimedia, khususnya di Idonesia, semakin banyak tetapi masih jarang yang mengambil jalur sertifikasi. Umumnya peserta sudah merasa cukup bekal dengan mengantongi certificate of attendance atau sertifikat yang didapat dengan mengikuti training dengan kurikulum dari vendor aplikasi tersebut.

Andi juga menekankan bahwa sertifikasi akan sangat berarti ketika Anda ingin berkompetisi dengan tenaga-tenaga TI dari manca negara. “Beberapa siswa yang sudah mengantongi sertifikasi bahkan mendapat pengurangan kredit atas mata pelajaran yang harus diambil ketika melanjutkan studi di luar negeri,” ungkap Andi. Sertifikasi yang dimiliki Adobe dinamakan ACE (Adobe Certified Expert). ACE ditujukan untuk para graphics designer, web designer, developer, dan profesional bisnis yang ingin menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami produk Adobe.

Seseorang yang memperoleh sertifikasi ACE artinya mampu mendemonstrasikan keahliannya menggunakan satu atau lebih produk dari Adobe. Sertifikasi Adobe yang banyak digunakan industri adalah di bidang desktop publishing yang meliputi aplikasi Photoshop, Illustrator, dan InDesign. Lalu di bidang digital video meliputi aplikasi Premiere dan After Effect.

Adobe membagi jalur sertifikasi menjadi dua, yaitu sertifikasi untuk satu produk dan spesialis. Untuk satu produk misalnya ACE Adobe InDesign CS, artinya peserta telah lulus ujian Adobe InDesign CS.

Sedangkan untuk sertifikasi spesialis, terdapat beberapa pilihan, yaitu ACE Print Specialist, Web Specialist, dan Video Specialist. Untuk bisa memperoleh gelar atau sertifikasi ACE Print Specialist peserta harus mampu melewati beberapa ujian meliputi Adobe InDesign, Adobe Acrobat, dan Adobe Illustrator atau Adobe Photoshop. Untuk ACE Web Specialist, peserta harus lulus ujian Adobe Photoshop, Adobe GoLive, dan Adobe Illustrator atau Adobe Acrobat. Sementara untuk menjadi ACE Video Specialist, peserta harus lulus ujian Adobe Photoshop, Adobe Premiere, dan Adobe Affter Effects.

Jika kandidat mampu menguasai dan lulus semua produk suite Adobe (Adobe Acrobat, Adobe GoLive, Adobe Illustrator, Adobe InDesign, dan Adobe Photoshop), ia akan memperoleh gelar tertinggi, yaitu ACE Creative Suite Master.

Seperti Adobe, Macromedia juga memiliki sertifikasi yang menunjukkan kemampuan seseorang telah menguasai satu atau lebih produk dari Macromedia. Beberapa sertifikasi yang dimiliki Macromedia adalah Certified Macromedia Flash MX Developer, Certified Macromedia Flash MX Designer, Certified ColdFusion MX Developer, dan Certified Dreamweaver MX Developer. Untuk memperoleh gelar tersebut Anda bisa mengikui ujian di salah satu testing center VUE (Virtual University Enterprise).

Lalu jika ingin diakui sebagai ahli di bidang grafis dan animasi 3D, Anda dapat mengantongi sertifikasi dari Alias dengan menguasai aplikasi Maya. Maya mengintegrasikan teknologi render tingkat lanjut, visual effect, animasi, dan modeling yang banyak digunakan video artist, game developer, dan web designer dalam pembuatan film, game, dan content web yang banyak menggunakan animasi 3D.

Untuk mempersiapkan ujian sertifikasi dari Adobe, Macromedia, atau Alias tersebut selain dengan mengikuti training, dianjurkan untuk menggunakan produk tersebut selama minimal satu tahun.

Continue Reading


Tugas : Sertifikasi Bidang Ilmu Teknologi

By on

1.         Overview Mengenai Sertifikasi

Sertifikasi adalah sebuah penghargaaan atau bukti keabsahan yang dikeluarkan secara independen, objektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ditujukan kepada individu yang dianggap kompeten di bidang tersebut.

Pada dasarnya ada 2 jenis sertikasi yang umum dikenal di masyarakat, yaitu:

  • Sertifikasi akademik (sebenarnya tidak tepat disebut sertifikasi) yang memberikan gelar, sarjana, master, dll.
  • Sertifikasi profesi adalah sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu untuk profesi tertentu.

Pada dasarnya sertifikasi profesi lebih diakui dibanding dengan sertifikasi akademik karena kecepatan perubahan dan standardisasi antara universitas. Di samping itu tujuan universitas memang berbeda dengan tujuan industri. Universitas bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar bukan keahlian khusus atau kompetensi untuk profesi tertentu yang dibutuhkan oleh industri. Spesialisasi yang terlalu sempit juga tidak cocok untuk pengembangan universitas.

Sedangkan sertifikasi profesional pada dasarnya memiliki 3 model, yaitu:

  • Dikembangkan oleh Profesional Society, sebagai contoh British Computer Society (BCS), Australian Computer Soicety (ACS), South East Asian Regional Computer Confederation (SEARCC), dll.
  • Dikeluarkan oleh Komunitas suatu profesi, sebagai contoh Linux Profesional, SAGE (System Administration Guild), CISA (IS Auditing).
  • Dikeluarkan oleh vendor sebagai contoh MCSE (by Microsoft), CCNA (Cisco), CNE (Netware), RHCE (Red Hat), dll. Biasanya skill yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikat ini sangat spesifik dan sangat berorientasi pada suatu produk dari vendor tersebut.

2.         Bidang Spesifikasi dan Keahlian

  1. Sertifikasi Untuk Bahasa Pemrograman

  2. Sertifikasi Untuk Database

  3.  Sertifikasi Untuk Office

  4. Sertifikasi di Bidang Jaringan

  5. Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan Multimedia

3.         Tujuan Sertifikasi

Sertifikasi ini memiliki tujuan, yaitu untuk:

  • Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi.
  • Membentuk standar kerja TI.
  • Pengembangan profesional yang berkesinambungan.
  • Mempermudah perusahaan memiliki staf yang up to date dan berkualitas tinggi.
  • Secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan produktifitas secara mikro maupun makro.
  • Menaikkan pengakuan industri dan secara intenasional.
  • Bagi siswa memberikan alur profesi yang jelas. Siswa yang ingin segera mempelajari ICT dan profesi akan tahu darimana memulainya.
  • Memberikan suatu mekanisme pusat pelatihan. Suatu program sertifikasi memberikan alur pelatihan yang jelas.
  • Membantu proses pencarian tenaga IT profesional. Suatu kandidat yang dievaluasi untuk suatu jabatan, dengan memiliki suatu sertifikat berarti telah memiliki skill dan pengetahuan tingkat.

4.         Cara Mendapatkan Sertifikasi

Secara garis besar, setiap jenis sertifikasi mengharuskan pendaftaran, training, kemudian ujian sertifikasi. Hampir sebagian besar sertifikasi IT ini menerapkan sistem berjenjang atau level yang umum disebut dengan track ujian atau exam track. Sistem ini digunakan untuk memecah materi ujian kedalam bagian-bagian yang lebih kecil, diawali dengan materi dasar hingga materi lanjutan yang tentunya dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Misalnya kita telah lulus ujian Windows 7 Client Configuration dengan kode ujian 70-680, maka kita berhak mendapatkan sertifikat dan title MCTS. Namun jika diinginkan, kita dapat mengambil ujian lanjutannya yaitu ujian Windows 7 Enterprise Desktop Support Technician dengan kode ujian 70-685. Jika lulus juga, kita berhak mendapatkan sertifikat dan title MCITP. Inilah yang disebut dengan track ujian. Artinya, jika kita ingin mendapatkan title MCITP tersebut, kita harus mengikuti 2 buah ujian, yaitu ujian dengan kode 70-680 dan 70-685. Namun jika kita tidak ingin melanjutkan jelas tidak masalah karena dengan lulus salah satu ujian juga kita sudah mendapatkan sertifikat dan title MCTS.

Ada juga track ujian yang bersifat mandatory atau keharusan, contohnya sertifikat CompTIA A+. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut maka kita harus lulus 2 buah ujian, yaitu ujian dengan kode 220-701 dan 220-702. Jika kita baru lulus salah satu ujian saja, kita belum bisa mendapatkan sertifikat tersebut. Informasi track ujian ini selalu dimuat di situs vendor atau organisasi pembuat sertifikat tersebut. Pelajari terlebih dahulu track ujian ini agar kita tidak salah melangkah jika memang ingin melanjutkan ke jenjang sertifikasi yang lebih tinggi lagi.

5.         Materi Sertifikasi

Materi dalam ujian sertifikasi adalah materi dengan jenis sertifikasi yang akan kita ambil. Setiap materi ujian IT juga selalu memiliki kode yang unik yang lazim disebut dengan kode ujian atau exam code. Jadi jika telah menemukan materi ujian yang ingin diambil, perhatikan baik-baik kode ujiannya. Kode ujian ini bisa didapatkan di situs vendor atau di situs organisasi yang membuat ujian tersebut.

Ada 2 jenis soal yg akan kita dapatkan pada ujian sertifikasi IT, yaitu:

  • ·           Direct Question atau disebut juga Straight Question, adalah jenis soal langsung. Disebut langsung karena jenis soal ini langsung ke pokok pertanyaannya. Contoh dari soal langsung ini misalnya “Apa shortcut untuk melakukan perintah Save pada Notepad?”
  • ·           Case Study adalah jenis soal berupa studi kasus. Uraian soalnya umumnya sangat panjang dan mengharuskan kita untuk menganalisa kasus tersebut dengan cermat agar kita bisa mengetahui pokok permasalahannya dan apa yg ditanyakannya. Contoh dari soal studi kasus ini biasanya diawali dengan sebuah cerita, misalnya “Di sebuah company XYZ, terdapat 1000 unit PC client dan 10 server Linux. Arsitektur network-nya menggunakan 5 buah router dan 200 switch dengan pola IP-Address, dst.”

Ada banyak metode/cara yang digunakan dalam penyampaian soal ini, yaitu:

–            Multiple Choice

–            Essay

–            Simulasi

–            Praktik (biasanya untuk hal yang bersifat networking)

–            Presentasi

6.         Biaya Sertifikasi

Biaya sertifikasi sangat beragam dan bergantung pada vendor yang mengeluarkan. Sebagai gambaran, dilampirkan daftar sertifikasi KOMINFO untuk bagian networking.

“Berdasarkan PP No. 28 Tahun 2005 biaya dalam kegiatan sertifikasi meliputi 2 (dua) biaya, yaitu biaya sertifikat dan biaya pengujian.”

  1. a.         Biaya Sertifikasi (Certification Fee)
Nama Bidang Biaya
Customer Premises Equipment (CPE) Kabel Rp 1.500.000,-
Customer Premises Equipment (CPE) Nirkabel Rp 3.000.000,-
Transmisi Rp 4.000.000,-
Penyiaran Rp 4.500.000,-
Sentral Rp 6.000.000,-
  1. b.         Biaya Pengujian (Test Fee)
Nama Materi Biaya
Base Station Controller (BSC) Rp 8.000.000,-
Booster Rp 2.000.000,-
Digital Loop Carrier Rp 9.150.000,-
Facsimile Rp 4.000.000,-
Interface Radio Access Rp 4.000.000,-
Komunikasi Data Rp 3.000.000,-
Mobile Services Switching Center (MSC) Rp 8.000.000,-
Modem Rp 4.500.000,-
Multiplexer Rp 5.000.000,-

7.         Persyaratan

Secara teknis, harus memiliki kompetensi dasar standar (standard core competency) tergantung dari kategori lapangan pekerjaan. Sebagai contoh:

  1. Web Developer atau Programmer
  • Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)
  • CGI programming
  1. Web Designer

Berikut ini adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang web designer, antara lain:

  • Kemampuan menangkap digital image. (ANTA: ICPMM21cA)
  • Membuat halaman web dengan multimedia. (ANTA: ICPMM65dA)
  1. Database Administrator

Database Administrator berkorelasi dengan sertifikasi ANTA ICA40299. Kompetensi yang harus dimiliki adalah:

  • Monitor dan administer sebuah database. (ANTA: ICAITS125A)
  1. System Administrator
  • Menghubungkan hardware. (ANTA: ICAITS014B)
  • Melakukan instalasi Microsoft Windows.
  • Melakukan instalasi Linux.
  • Melakukan pemasangan dan konfigurasi mail server, ftp server, dan web server.
  • Memahami routing.
  1. Network Administrator
  • Menghubungkan hardware. (ANTA: ICAITS014B)
  • Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network. (ANTA: ICAITS120A)
  • Administer perangkat network. (ANTA: ICAITS121A)
  • Memahami routing.
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)
  • Mengelola network security. (ANTA: ICAITS123A)
  • Monitor dan administer network security. (ANTA: ICAITS124A)
  1. Help Desk

Penggunaan software Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, dan IRC.

  1. Technical Support

Kemampuan yang harus dimiliki, antara lain:

  • Menghubungkan hardware. (ANTA: ICAITS014B)
  • Melakukan instalasi Microsoft Windows.
  • Melakukan instalasi Linux.
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya. (ANTA: ICAITS122A)
  • Penggunaan software Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, dan IRC.
  • Melakukan pemasangan dan konfigurasi mail server, ftp server, dan web server.
  • Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, kenaikan pangkat, gaji yang lebih tinggi, dll).
  • Perencanaan karir.
  • Profesional development.
  • Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.
  • Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor, dan konsultan.
  • Mendapatkan pengalaman dan pengetahuan akan profesi terfokus.

8.         Benefit yang Didapatkan

  • Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, kenaikan pangkat, gaji yang lebih tinggi, dll).
  • Perencanaan karir.
  • Profesional development.
  • Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.
  • Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor, dan konsultan.
  • Mendapatkan pengalaman dan pengetahuan akan profesi terfokus.

Continue Reading

Curhat | Give Away

2 : Hobiku itu apa ya?

By on


Hai gengs, gimana harimu?

Yup kali ini aku mau nulis tentang hobi alias kegemaran alias aktivitas yang paling disukai. Tentunya semua orang punya kegiatan yang menyenangkan ketika dilakukan, tergadang jika ditanya langsung tentang hobi seseorang, adakalanya dia bingung menjawab karena banyak hal yang sebenarnya dia suka lakukan. Mungkin untuk mempermudah mengkategorikan hobinya apa bisa dengan melihat frekuensi kegiatan dan dampaknya, apakah dia senang atau sebaliknya dalam melakukan hal tersebut.

Hobi seseorang juga bisa berubah loh sesuai dengan tren yang ada saat ini, terutama yang berkaitan dengan teknologi. Yang dulunya suka main friendster sekarang udah ganti main facebook, atau bisa juga yang dulu suka main super sonic yang ada di game sega udah berubah jadi game online yang entah berapa jumlahnya yang ada di dunia maya.

Ada juga hobi yang tetap dilakukan jaman sekarang, biasanya hobi ini berkaitan dengan aktifitas keseharian atau bisa juga aktivitas liburan. Seperti yang hobinya nulis (cerpen, diary, dll), baca buku(novel, komik, dll), makan, nonton(tv,film,konser,dll), belanja, dan jalan-jalan(pantai,gunung,LN, dll), olahraga (renang,futsal,badminton,basket,dll)

Oh ya, hobi seseorang juga berkaitan dengan karakter dia loh… seperti tipe manusia sanguin, koleris, plagmatis, dan melankolis.  Tapi kadang juga ada orang yang melankolis yang menyukai hal-hal yang ekstrim, itu tidak menutup kemungkinan juga loh….

Nah, hobiku sendiri apa yah???

Setelah di fikir-fikir ada beberapa kegiatan yang benar-benar aku sukai.

1. Cuap cuap sana sini bisa langsung lewat ocehan, bisa juga lewat tulisan di facebook, twitter, dan blog. Yah begitulah pokoknya. Kalo boleh jujur sebenernya aku lebih puas menceritakan sesuatu melalui tulisan. Rasanya lebih bebas aja gitu… setiap ada yang dipikirkan atau sesuatu yang baru dialami rasanya enak kalo mencurahkannya melalui tulisan. So berarti aku suka Nulis

2. Baca Buku, aktifitas membaca disini lebih ke hal-hal yang menghibur seperti baca novel. Nah aku punya kebiasaan kalo baca novel teenlit atau romance pasti 5 jam udah selasai, maksimal 1 hari lah pasti udah kelar. Tapi kalau novelnya tentang sesuatu yang pake khayalan tingkat tinggi seperti petualangan, motivasi hidup, dan hal-hal yang bikin aku mikir dulu minimal aku perlu menghabiskan waktu 3 hari tapi kemarin sempat baca novel yang lamanya hampir 3 bulan. Bahkan ada yang baru ini aku baca belum khatam2 sampe dibaca 2 orang temanku.

3. cicip sana sini nyobain makanan apapun engga ngeliat bentuknya apa karena aku selalu penasaran rasanya. Tapi tentu yang halal ya. Apalagi kalau makanannya pedes wuih udah deh cobain terus. Tapi engga jarang akau makan juga mikir ini gimana bikinnya ya, apa bisa bikin sendiri? Yup, kebiasaan pas kecil selalu dibawain bekal dan bunda juga selalu berusaha membuat makanan yang pengen aku makan sendiri, ga suka beli2, jadi aku juga ketularan hobinya. Aku jadinya gak cuma suka makan, tapi juga suka masak. Ketika masakan kita dimakan orang lain,apalagi tanggapannya postif, hem rasanya aku udah dapet medali emas disuatu olimpiade gitu… hehehe *lebay

4. Jalan-jalan. Emang menjadi pasangan ketika seseorang suka makan pasti juga suka jalan-jalan. Ya iyalah sekalian wisata kuliner. Tapi aku lebih suka jalan-jalan ke tempat yang menyejukkan tapi ada tantangannya, seperti “Menari di Atas Awan” alias naik gunung. Rasanya perjalanan itu benar-benar menjadi candu, menelusuri hutan, mendirikan camp, bertemu teman baru, dan mencapai puncak. Yah meskipun aku masih setahun melakukan aktivitas ini tapi rasanya udah kecanduan banget. Bukannya sombong ato gimana, malah kalo aku gak naik gunung rasanya badanku capek semua. Jujur aja kalo pas naik, aku yang biasany makan selalu telat jadi tepat waktu terus yang biasany susah tidur malem pas di gunung aku selalu pamit duluan pas semua masih ngobrol soalnya udah ngantuk. So i love hiking.

Mungkin itu kali yah, sedikit hobiku yang bisa aku jelasin… palingan hobi lain yah standar kayak teman-teman tapi gak terlalu bikin aku kecanduan banget gitu, kayak nonton drama korea, nyanyi, dengerin musik, dan aktifitas hiburan lainnya. Kalo masalah olahraga, sepertinya aku suka renang tapi nyatanya toh jarang aku lakuin karena dasarnya aku males olahraga, cuma doyan makan… hihihi… ^_^

Continue Reading

Give Away

1 : Ceritanya ini Biodataku

By on November 25, 2013

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarrakatuh…

Hai Semua, Apa kabar? Kuharap kalian semua dalam keadaan sehat lahir batin dan senang penuh semangat… Aamiin..
Kenalan dulu yuk, kan kalo engga kenal maka engga sayang, kalo engga sayang maka engga cinta, dan kalo engga cinta maka engga bisa nikah *nah lo apa’an sih hehhe…
Yup, namaku Mirna Puji Rahayu. Ada sedikit cerita nih masalah nama sampe akhirnya aku di blog lama sempat menceritakan tentang asal muasal namaku karena gregetan selalu dipanggilnya ngasal. yah namaku awalnya Mirna Prihartini tapi gara-gara sering sakit jadi diganti deh sama nama yang aku sebutin di atas. Sebenarnya sih kalo dirumah aku dipanggil ina, disekolah temen2 dekat yang juga memanggil aku dengan nama itu. Tapi engga tau kenapa semenjak smp di masa2 alay itu terbersit nama ‘Kei’ ditambah dulu waktu punya pacar di SMA malah di kasih tambahan “-Na” jadilah “Keina” dengan alasan “Kei+Ina”. Dan itu diaminin juga sama bundaku dengan menambahkan nama belakang ayah, Rahardjo.. sampe bunda kalo nulis bukuku atau kiriman untukku selalu menyebutku dengan nama Keina Rahardjo yang akhirnya aku pake jadi nama penaku.

Tapi semenjak pindah dari Surabaya ke Jakarta karena harus sekolah di Politeknik Manufaktu Astra, eh namaku dibuat mainan, ada yang manggil marni, minul, bonek dll… kadang sebel juga sih… kenapa engga dipanggil mirna aja toh itu namaku yang normal dan ada di akte gitu…. Kalo masalah dipanggil bonek, biasanya sama temen-temen se-prodiku Manajemen Informatika 2011, mungkin itu karena kelakuanku yang sedikit pemberani ditambah asalku dari surabaya so dipanggilah bonek. But kalo boleh jujur, aku lebih suka dipanggil dengan nama siapa? Ina atau Kei… ^_^

Selama 2,5 tahun ini aku tinggal di Jakarta karena kuliah seperti yang kujelaskan diatas. Untungnya kotaku dulu kalau dibilang memang tak jauh beda dengan ibukota, yang macet, banyak mall, banjir *tapi ga parah* dan lain2nya. Jadi merantau di tempat ini rasanya tidak begitu menyulitkanku untuk beradaptasi. Mungkin harga makanannya kali yang Wow banget bedanya.

Aku dibesarkan oleh seorang ibu yang super power keren klenger, yah sebagai single parent dia berhasil membuatku menjadi perempuan yang tegar dan tidak mudah menyerah. Bisa dibilang beliau adalah inspirasi hidupku yang selama 20 tahun ini sendirian merwatku. Karena ayahku meninggal ketika aku masih berumur 6 bulan. Dan semenjak itu bunda belum menikah sampai saat ini. Tapi aku terus berharap agar beliau mendapat pasangan hidup untuk menemaninya di masa tua. Aamiin. Tapi beliau engga sendirian2m banget ko, masih ada eyang uti dan almarhum eyang kong dulu yang merawat aku. Jadi sekarang kalo pulang kerumah tinggal kita 3 DIVA, yup siapa lagi kalo bukan aku, bunda, dan eyang uti…

Mom, Me, Grandma

Dengan latar belakang dan didikan seperti itu, aku menjadi orang yang selalu semangat, ceria, dan gigih *kali ya* tapi sangking semangatnya kadang-kadang suka usil sama orang lain. Terus sangking cerianya dan suka cerita, aku termasuk orang yang bawel bin cerewet *katanya* hehehe. Dan aku suka tantangan, mencoba hal baru termasuk hobi baruku “Menari di Atas Awan” alias naik gunung yang selama setahun ini gemar aku lakukan membuatku bisa berteman dengan banyak orang. Yah aku bisa dibilang juga aktif di beberapa organisasi maupun komunitas. Salah satunya,

Bersama Pers Kampus Polman Astra

dan baru – baru ini aku tergabung di sebuah komunitas anak muda yang memang membuat kita belajar berorganisasi dan public speaking, dibawah naungan Kemetrian Pemuda dan Olahraga. Yah inilah keluarga baruku.

Falmop Beraksi

Tapi as u know karena sifatku yang rame abis dan punya banyak temen bikin aku suka keceplosan kalo ngomong hehe, kadang curhatan temen tiba-tiba keluar gitu aja ga bisa di rem huft…. Tapi engga parah banget ko, kadang aja,  biasanya aku plesetin namanya kalo udah terlanjur ceplos, tapi kadang juga aku sengaja ceritain buat contoh suatu bahasan. gitu….

Aku juga doyan makan… terutama kalo tau rasa makananya enak bin pedes, udah deh makannya susah banget diberhentiin. Jadi engga salah kalo “Tubuhku ke Samping bukan ke Atas” hehehe.  Tapi bukan cuma makan loh, aku juga suka masak. Makanya pas naik gunung momen yang paling aku suka selain dapet puncak adalah kegiatan masak memasak, rasanya gimanaaa gitu kalo masakan kita bisa dimakan orang lain, apalagi selama dikosan kan engga dibolehin masak jadi kegitan langka ini bener2 menyenangkan ketika dilakukan.

masak bareng penmas
Masak Bareng Sewaktu Penmas Gn. Gede

Terus selain itu aku juga suka baca novel tapi baca Al qur’an yang utama, nonton drama korea, dan nulis cuap cuap sana sini hehhe. Itulah pokoknya tentang aku. Terlalu panjang kalo pake kesimpulan lagi… heheh poin-poinnya mungkin bisa dibaca sediri *piss. Kurang lebihnya semoga temen-temen bisa memaklumi.

Salam Kenal
Best Regards

Mirna Puji Rahayu / Keina Rahardjo

Continue Reading

Give Away

GA Kedua Menjawab Tantangan Emotional Flutter 30 days Blogging

By on

Assalamualaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh…

Semenjak menjadi blogger jujur aku belum pernah konsisten untuk terus menerus menulis setiap harinya, biasanya harus ada triger atau pemicu yang membuatku ingin menulis. Paling banyak sih kalau ada peristiwa yang baru aku lalui pasti ingin rasanya berbagi cerita melalui blog…

Tapi kalau virus malas tiba-tiba menyergap atau tugas kuliah yang bejibun minta ampun so pasti keinginan menulis di blog tertunda dan akhirnya blog hanya berisi postingan lama yang ketika aku ingin menulis lagi rasanya sudah lama dan semakin malas. apalagi engga ada yang komentar seakan aku hanya berceloteh namun tidak ada yang menghiraukannya. Sungguh kondisi yang tidak menyenangkan, bukan?

Nah adanya Giveaway di blog membuatku terpacu. Tapi jujur apa itu giveaway aku juga belum paham, padahal tetangga sebelah kamar kostku, sebut saja Zaitun Hakimiah NS dan Adinggar Kintana Dewi merupakan blogger yang aktif dan sering ikut giveaway lalu memenangkannya. Tak jarang hadiah-hadiah itu dikirim ke kost-an.  Dan aku sebagai orang yang juga suka nulis diluaran malah engga bisa konsisten mengelola blog dengan baik, sampai-sampai password blog lupa dan membuat baru terus aja seperti itu terulang.

Tapi semoga dengan keikutsertaanku di giveaway kedua ini yang memang menuntut agar memposting 1 kali sehari (berasa minum obat, hehe) selama 30 hari berturut-turut menjadi tantangan ke-konsitenan-ku sebagai warga blogger yang baik. Ya bisa juga sebagai ajang silahturahmi dengan blogger lain. Toh selama ini aku belum punya kenalan, hehe so ikutan giveaway di semoga bisa melatih kemampuan menulis dan menambah teman… Aamiin… Mumpung engga ada kerjaan selama masa pencarian tempat magang *upss curcol booo ^_^ Oke See U On The Next Post….

Continue Reading