Pregnancy Story

Cerita Melahirkan Nurani

By on December 29, 2017

Assalamualaikum readers, apa kabar semua? ^_^

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi rizky sekaligus amanah untukku dan suami berupa seorang putri cantik yang lahir pada 29 November 2017 pukul 12.15 di RS. Hermina Bekasi melalui proses persalinan normal yang kami beri nama Aisyah Nurani Darsono. Harapannya dia akan menjadi puteri yang sholeha seperti istri Nabi yaitu Aisya binti Abu Bakar, selalu diberi jalan yang terang, bercahaya dan baik hati.  Aamiin.

Sungguh puncak dari proses kehamilan adalah melahirkan. Dan yang paling diidam-idamkan banyak perempuan ialah bisa melahirkan melalui proses normal. Aku pun demikian. Namun sayangnya proses itu lumayan menjadi “PR” bagiku karena aku tidak mengalami mules sama sekali padahal posisi bayi sudah di jalan lahir. Rahimku sama sekali tidak ada tanda-tanda kontraksi. Dari prediksi obgyn yang mengira aku bisa melahirkan di minggu ke 38 dan keinginanku supaya bisa melahirkan tanggal 17 November nyatanya tidak bisa direalisasikan.

Dari prediksi obgyn itu aku mengambil cuti kantor sejak 6 November dengan segala planning kegiatan persiapan melahirkan. Seperti mencuci semua perlengkapan bayi yang akan digunakan kayak baju, sarung tangan dan segala perintilannya, lalu mengikuti kelas senam hamil yang emang dapet jatah 2 kali gratis dari RS Hermina Bekasi dengan mendaftar persalinan lebih awal di sana, dan tentunya memperbanyak jalan kaki serta ngepel jongkok rumah 2 lantai. Semua itu diharapkan dapat memicu kontraksi agar segera melahirkan. Tapi apa daya, dengan segala aktifitas itu nyatanya tidak memiliki dampak yang signifikan. Bahkan kalsium tambahan dari obgyn yang diberi saat week ke 38 pun tidak mempengaruhi tubuhku untuk kontraksi.

Dan tibalah tanggal 28 November 2017 dimana aku harus balik cek ke obgyn karena pas HPL (Hari Prediksi Lahir) alias 40 week sesuai perhitungan obgyn yang mirip dengan aplikasi kehamilan yang aku pakai. Setelah dicek semuanya, ternyata tetap sodara-sodara. Belum ada kontraksi apalagi pembukaan. Obgyn menyarankan untuk menunggu seminggu lagi nanti dikasih obat, tapi pas balik ditanya ke aku, gimana mirna? aku bilang aja kalau aku maunya lahiran secepetnya, induksi juga gak apa-apa. Yes aku sudah menyiapkan mental dan lagipula aku belum ngerasain mules, meski semua temen yang pernah melahirkan bilang kalau induksi itu lebih sakit ketimbang mules alami tapi dasar aku anaknya “tambeng” jadi ya sudahlah terima aja.

Continue Reading