Financial

7 Kebiaasan Sederhana Dalam Mengatur Keuangan

August 23, 2019

Hai, Assalamualaikum semua. Sudah gajian ? Invoice udah cair ? Udah mulai mengatur keuangan dong kalau gitu, hehehe

Postingan kali ini tuh terinspirasi dari tulisanku sendiri yang sudah pernah ku posting disini dan satu lagi di kumparan. Dimana kedua tulisanku tadi seolah-olah membuatku terlihat sok tahu banget dalam mengatur keuangan. Padahal ya aku juga masih belajar, masih buta dan orangnya cenderung bodo amat dengan yang namanya uang. Bagiku uang itu, kalau ada ya dipake, kalau ga ada ya dicari ! Simpel banget kan ?

Tapi tahu gak sih kalau dibalik semua rumus dan perhitungan dalam mengatur keuangan dan lain-lain, bisa dimulai dari kebiasaan sederhana yang mungkin bisa dilakukan hampir semua orang. Cuma satu syaratnya yaitu KONSISTEN. Well gampangnya, aku mau membahas gimana sih ngatur duit dengan mudah. Kebiasaan yang gimana sih biar keuangan kita tetap stabil tapi gak bikin pusing.

Firstly, aku mau disclaimer dulu kalau aku bukan orang berlatar belakang finansial, aku hanya orang yang suka ngatur duit aja, karena aku tahu kalau duit emang perlu dicari dan diatur yang bener biar gak bikin hidup keblinger, hehehe.

Jadi, apa sih kebiasaan yang bisa dilakukan dalam mengatur keuangan ?

Mencatat Pengeluaran Harian

Aktifitas ini sebenarnya gampang dilakukan, cuma malas aja kan, tahu-tahu nanti ada pernyataan “Duitku kemana ya ?”. Hayoloh piye ? duit dipake sendiri gak tahu kemana, jangan-jangan hilang jatuh entah kemana atau salah transfer ke rekening orang, Aduh !!! Well, penting loh mencatat pengeluaran harian, Biar gampang pake aplikasi atau punya notes kecil hari ini udah ngeluarin uang berapa dan untuk apa. Dengan begitu kita tahu pengeluaran terbesar ada dimana dan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk membuat keputusan keuangan selanjutnya.

Menabung di Awal Bulan

Nabung, saving, nyelengi atau apalagi ? lebih baik dilakukan saat awal bulan, kalau menurut pikiran bodohku, nabung tuh kudu dipaksain gitu loh, berapa gitu di awal bulan dan anggep uang itu udah kepake kemana gitu dan jangan di utak-atik kalau gak penting banget. Kalau nabungnya di akhir bulan, biasanya sudah jadi sisa-sisa kebutuhan dan nominalnya kecil. Okey !

Menghindari Hutang

Em, sulit ya di zaman sekarang kalau ga hutang. Promonya itu banyak kawan ! Apalagi ada paylater, promo kartu kredit, em pinjaman online yang walaupun bunganya terlihat kecil tapi itu hitungannya per hari loh, ngeri gak?. So, menurun saran bodohku adalah jangan lah hutang-hutang apalagi untuk hal yang konsumtif, tapi kan ada promonya mir ? ya gak harus gitu juga sih karena kan kalau gak bijak bikin pusing sendiri.

Lalu, ketika kamu punya rencana membuka KPR, ketika namamu tersangkut di kredit apapun meski nominalnya kecil barang 3000 rupiah saja, ya gak bisa ambil KPR (ini pengalaman temen sendiri sampe ke OJK segala). Nah KPR kan hutang juga mir? iya KPR hutang tapi hutangnya produktif bisa jadi aset, meski harus dipelajari lagi di sisi akadnya riba atau tidak. Allahu Allam ya. Intinya kalau bisa menghindari hutang, kenapa tidak ????

Mengeluarkan Sedekah atau Berbagi

Disclaimer ya, aku bukan tipikal orang yang zakat penghasilan, aku tipikal orang yang zakat maal, karena lagi-lagi dari pemahaman bodohku zakat penghasilan tuh kalau pendapatanya ternyata masih belum mencukupi sebetulnya belum wajib loh zakat. Mungkin bisa dibaca dari kalkulator zakatnya Dompet Dhuafa .Nah berbeda dengan sedekah yang setiap orang bisa banget melakukannya, berbagi kepada yang membutuhkan meski dalam keadaan “sempit” atau kekurangan. Berbagi bisa memberi kebahagiaan dan bisa mendatangkan rizky apalagi untuk yang meyakini, kalaupun belum bisa berupa uang bisa berupa yang lain. Menjadi orang yang bermnfaat bagi orang lain.

Membeli Logam Mulia

Dari semua poin diatas baru ini ya yang nyuruh membeli sesuatu hahaha, menurut ku dari yang sudah aku baca dan aku simpulkan, bahwa Logam Mulia itu sebenarnya nilai tukarnya bukan naik atau turun menurutku ya stabil. Ini menurutku loh ya. Kalau yang aku baca sih contohnya dirham, 1 dirham bisa membeli seekor kambing dari zaman Rosul hingga saat ini 1 dirham ya emang bisa dibuat beli seekor kambing. Nah perumpaan ini biar gampang bisa dikonfersi ke logam mulia.

Kalau merunut harganya saat ini yang naik turun itu faktor lain. Dengan membiasakan diri membeli logam mulia meski hanya 1 gram lalu disimpan dan dijual beberapa tahun kemudian, hasilnya akan baik. Kalau dinilai dari segi investasi logam mulia memang dianggap kurang, tapi bagi pemikiran bodoku, logam mulia tetap menjadi investasi yang paling gampang dan jelas. ya daripada uang 700 ribu buat beli apaan mending beli 1 gram LM. Atau kalau mau lebih murah ya ditabung dulu sampe dapet 5 gram lalu beli. (Maaf ya penjelasaannya kalau kurang masuk akal)

Merencanakan Keuangan Bulanan

Membuat pos-pos pengeluaran secara besar di awal bulan, biar terlihat kebutuhan kita itu seberapa besar, ada gak ada duitnya ya dibuat dulu, nanti bisa di adjust kan tapi setidaknya kita tahu kebutuhannya apa saja yang didahulukan untuk dipenuhi. Biar gampang ya ambil yang paling umum dikeluarkan aja misal belanja bulanan, ongkos transportasi, pulsa dan lainnya. Biar tercatat dan jangan lupa juga poin nomor 1 sih yang bener-bener kudu menjadi kebiasaan hehehe.

Mensyukuri Setiap Pendapatan

Meski kalkulator kehidupanmu terlihat begitu mepet atau bahkan minus, ada kalkulator Allah yang begitu dahsyat. So, jangan lupa mensyukuri setiap penghasilan yang kamu dapatkan. Insya Allah, Dia dengan cara yang rahasia menambah rizky mu atau memudahkanmu disetiap urusan. Dengan bersyukur artinya kamu juga telah mengapresiasi kerja kerasmu yang telah membuahkan hasil, akan ada perasaan bahagia dalam hati dan siap untuk bekerja kembali.

Well, semoga tulisan ini bermanfaat ya,, kebiasaan sederhana ini bisa membuat keuangan stabil dan memiliki hati yang lebih lapang dalam mengerjakan segala hal,,,, karena rizky bukan cuma uang tapi juga kesehatan dan kebahagiaan,,, eh malah gak nyambung ya ??? hahaha. In conclusion, dari uraian diatas emang gak ujug-ujug bikin kondisi keuangan membaik, tapi kebiasaan tadi perlu dilakukan secara konsisten dan baru terasa deh manfaatnya, aku juga menjalaninya makanya aku share cara super sederhanaku ini ke kalian. atau temen-temen ada cara lain yang lebih simpel tapi “ngena”? bisa share ya.

Wassalamualaikum

Keina Tralala bukan Trilili

 

 

 

 

 

  1. Setuju banget sama tulisan ini. Ada beberapa yang sudah saya praktikkan dan ada yang belum, terutama yang pertama, tuh. hahaha, karena malas. semoga setelah membaca ini jadi nggak malas lagi mencatat pengeluaran, ya. terima kasih Mbak Mirna sudah share 🙂

Let's write your opinion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: