Parenting | Review

Menyiapkan Nutrisi si Kecil dengan Philips Avent

By on February 18, 2018

Halo Assalamualaikum,

Sejak mengetahui kalau aku hamil, aku berusaha melakukan yang terbaik untuk calon buah hati. Rajin memeriksakan diri ke dokter, makan makanan yang sehat, dan rajin minum vitamin sesuai anjuran dokter. Dan setelah melahirkan, rasa haru dan bahagia bercampur menjadi satu seiring keinginan untuk bisa segera mengASIhi. Meski cita-cita untuk melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) saat melahirkan tidak bisa terlaksana namun aku tak patah semangat. Saat pertama kali bayi mungil, Nurani diantar suster ke ruang perawatan, rasanya hatiku langsung meleleh, apalagi saat belajar menyusui. Qodarulllah Nurani sangat pintar menghisap sehingga tak butuh waktu lama air susu pun keluar.

Namun ternyata drama setelah melahirkan itu lumayan menguras tenaga dan sedikit air mata. Termasuk drama menyusui seperti payudara bengkak yang solusinya ternyata dengan memompanya. Sebenarnya aku memang harus rajin memompa ASI sedari awal sebagai usaha pemenuhan nutrisi Nurani saat aku kerja nanti. Karena aku percaya bahwa ASI merupakan sumber nutrisi tebaik. Aku pun bertekad untuk bisa memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan dan lanjut hingga 2 tahun. Hingga menjelang cuti berakhir alhamdulillah sudah tersedia 1 freezer penuh ASIP (Air Susu Ibu Perah).

Beruntungnya aku masih memiliki Eyang Uti dan Bunda yang mau membantu mengasuh Nurani saat aku bekerja. Memang sih, keluarga intiku ya tinggal mereka, jadi Nurani generasi ke 4 kalau dirunut dari eyang uyutnya. Nah masalahnya, mereka tidak terbiasa dengan memberikan ASI seperti zaman now yang bentuknya beku karena disimpan dalam frezeer. Lalu bagaimana dengan pemberian ASIP ke Nurani saat aku kerja?

Continue Reading

Personal Style | Review | Weekly Diary

Ketika Aku Lebih Bergairah Dalam Berkarya

By on February 17, 2018

Hi readers ! Assalamualaikum,

Akhir-akhir ini, aku sedang dalam mood yang semangat-semangatnya, tapi please don’t judge me sebagai ibu yang tidak sayang ke anaknya ya, soalnya ketika aku mulai berkarya lagi di kantor setelah cuti melahirkan, rasanya hidupku lebih bergairah dan berwarna. Secara dari malam aku sudah mulai berjibaku dengan mencuci botol dan menseteril semuanya, lalu menurunkan ASIP (Air Susu Ibu Perah) dari freezer untuk dicairkan perlahan di kulkas bawah, dan paginya mulai dengan aktivitas memasak, menuangkan ASIP cair ke botol, diteruskan bersiap ke kantor. Untungnya jarak rumah ke kantor cuma 15 menit, jadi aku bisa berangkat di last minute, huhuhu. So busy but I’m happy !

Sesampainya di kantor, aku terbiasa melihat weekly plan lalu mem-breakdown-nya satu per satu sebagai daily activity di hari itu, tak lupa aku highlight beberapa activity yang penting dengan warna yang terang biar semangat mengerjakannya. Bagiku warna orange adalah warna penyemangat, selain memang warnanya yang cerah, ada pesan yang terselip dalam benakku yaitu impianku yang ingin melanjutkan studi ke Belanda, yup “Negeri Van Oranje”, coba dilihat warna-warna nuffic neso, study in Holland dan lainnya menggunakan warna orange. Ah rasanya masih nyes kalau ingat impian itu. Semangat Mirna, one day pasti bisa !!!

Emang bener sih kalau warna yang sesuai karakter itu mampu memicu mood untuk lebih baik sehingga lebih produktif alias makin berkarya. Sudah banyak penelitian mengenai hal itu. Untungnya warna orange memang warna yang “aku” banget. Kok tahu Mir? Ya iya dong, soalnya aku baru aja kepoin blogger kece, Diana Rikasari yang habis posting “Small Things, Colorful Impact”, disitu dia kasih link tentang personality test mengenai warna apa yang sesuai dengan kita. Link tersebut mengarah ke www.knowyourcolor.id yang langsung aku coba dengan hasil yang sesuai warna penyemangatku, yup ORANGE.

Continue Reading

Financial | Review

Mau Nabung Tanpa Antri, Tanpa Biaya Administrasi dan Ada Undian Milyaran Rupiah Menanti ?

By on October 17, 2017

Halo semua, Assalamualaikum..

Nabung dimana sih yang gak pakai antri, gak pakai biaya administrasi, dan ada undian milyaran rupiah menanti ?

Nabung dimana yang gak pake ribet kayak main gadget ?

Acungkan tangan ya kalau tahu jawabannya dimana !

Eh tapi kan gak keliatan ya wong ini cuma tulisan di blog, hahaha.

Yup, sebagaimana kita tahu kalau menabung itu sangat penting untuk persiapan masa depan ataupun memenuhi keperluan dadakan. Oleh karena itu kita harus rajin menabung. Saranku sih bawa uang cash secukupnya, jangan sampai ada uang nganggur di dompet yang bisa menggoda kita untuk belanja sembarangan. Tapi nabung ke bank kalau jumlahnya cuma 100 atau 200 ribu kok ya ribet, apalagi nanti pakai antri. Mau dimasukin ke celengan ayam kok ya sayang bukan uang recehan. Duh jadi galau kan ?

Continue Reading

Financial | Review

Bahas Keuangan Negara di BincangBKF 2017

By on October 10, 2017

Assalamualaikum semua ? Apa kabar keuangan kalian, hehehe

Kali ini aku mau cerita tentang kegiatanku Jumat (6/10) lalu saat menghadiri acara BincangBKF dalam rangka Fiscal Day 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dari Kementrian Keuangan. Ngomongin uang negara memang hal yang baru buatku. Sebagai karyawan swasta dan ibu rumah tangga rasanya memikirkan keuangan sendiri dan target sales kantor saja sudah pusing apalagi ini diajak sharing tentang pendapatan dan pengeluaran negara yang jumlah triliunan rupiah. Duh nol nya barapa itu yak, hehehe.

Acara berlangsung santai tapi serius dengan menghadirkan Pak Hidayat Amir sebagai pembicara sekaligus narasumber. Berawal dari membahas uang negara dan analogi hutang negara secara sederhana pembicaraan makin serius kala pertanyaan mulai dibuka. Dari situ Aku pun jadi tahu apa saja isu perekonomian Indonesia terkini serta berbagai program pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan rakyatnya. Nah, apa saja yang dibahas saat BincangBKF di Fiscal Day 2017 ?

Continue Reading

Jalan-jalan | Pendidikan | Review

Susah Baca Peta ? Sudah Bukan Zamannya !

By on October 4, 2017

Assalamualaikum. Apa kabar semua ?

Kalian pernah tahu tentang “Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps”? Yup, itu merupakan judul sebuah buku karya Barbara Pease yang membahas perbedaan karakter antara laki-laki dan perempuan. Tapi kok yang dijadikan judul buku ini menyoroti tentang kemampuan perempuan yang susah baca peta ? Jangan-jangan salah satunya adalah aku, hahaha. Meski dari sekolah dasar udah diajarin gimana cara baca peta bahkan disuruh bikin gampar peta provinsi hingga negara dengan bergabagai simbol-simbolnya, nyatanya setelah tidak dipelajari lagi malah bingung. Bahkan kadang menjelaskan letak rumah dimana saja susah.

Untung sekarang zamannya sudah serba digital, smartphone merubah gaya hidup kita dengan fasilitas yang memberikan berbagai kemudahan, termasuk kemampuan kita membaca peta. Melalui informasi geospasial yang ada dalam genggaman, sekarang mau kemana pun jadi gampang ! tinggal ketik tempat tujuan maka dengan mudah kita menemukan arahnya. Atau bingung menjelaskan posisi kita ada dimana ? ya tinggal share location yang memanfaatkan geotagging yang bisa mereferensikan tempat-tempat yang berada disekitar kita.

Memahami Informasi Geospasial

Eh, tapi kalian tahu kan Geospasial itu apa ? Istilah Geospasial memang belum begitu familiar, padahal sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Menurut Rancangan Undang-Undang RI tentang Informasi Geospasial dijelaskan bahwa Geospasial merupakan sifat keruangan yang menunjukkan posisi atau lokasi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi dengan posisi keberadaannya mengacu pada sistem koordinat nasional. Sedangkan informasi yang mencakup posisi dan sebaran suatu obyek yang ada di seluruh permukaan bumi ini disebut Informasi Geospasial. Intinya apa mir ? ya geospasial itu menjelaskan letak suatu obyek berdasarkan koordinat yang ada di bumi.

Continue Reading

Pregnancy Story | Review

Nyicil Perlengkapan Menyusui

By on September 17, 2017

Halo readers, Assalamualaikum ^_^

Alhamdulillah wa syukurillah kandunganku sudah masuk bulan ke 7 atau kalau berdasarkan minggu sudah ke 29 week. Senang dan gak sabar pengen lihat bayi ini terlahir. Soalnya doi suka jedag jedug dalem perut jadi penasaran kalo nanti sudah keluar apakah tingkahnya bakalan banyak macam mamak bapaknya juga, wkwkwk. Kalo tingkahnya banyak tentu asupan makanannya juga perlu banyak kali ya, secara bayi butuh energi untuk terus bergerak, tentu sumber utamanya berasal dari ASIĀ  alias Air Susu Ibu. Jadi kalau beneran itu terjadi, aku harus mulai bersiap untuk menyusui sedari dini. Toh aku juga memiliki keinginan untuk bisa memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutan hingga 2 tahun.

Proses menyusui itu memang tidak mudah, ya bisa dibilang gampang-gampang susah, aku pun mulai bertanya kepada teman-teman yang sudah berpengalaman, tak ketinggalan baca berbagai referensi seputar ibu menyusui. Setiap ibu memang berbeda “drama” yang dihadapi, apalagi bagi ibu menyusui yang bekerja, tentu butuh persiapan yang matang untuk bisa terus menyusui setelah berakhirnya cuti maternity. Nah untuk mencegah permasalahan yang kemungkinan bakal terjadi selama proses menyusui bagi ibu bekerja maka ibu bisa melakukan hal-hal sebagai berikut :

Continue Reading