Kesehatan | Personal Style

Lactacyd Ajak Perempuan Indonesia Lebih Menginspirasi

By on April 4, 2019

Perempuan itu sering belok kanan tapi nyalain lampu sign kiri

Perempuan itu kalau anaknya nangis terus berarti gak becus jadi ibu

Perempuan itu a, b, c, dan d

Sering mendengar pernyataan diatas? Aku sih iya, sampai kadang pusing sendiri kalau harus ditanggepin. Apalagi kadang pernyataan seperti itu keluarnya dari perempuan juga. Sedih gak sih? Padahal perempuan itu bisa berdaya dengan menciptakan sebuah karya yang bisa menginspirasi perempuan lain untuk turut berprestasi. Bukan ikut mengolok yang lain. So, let’s share your power !!!

Lactacyd Share Your Power

Hai, Assalamualaikum

Masih dalam rangka memperingati Women International Day, PT Sanofi Indonesia melalui salah satu brand naungannya yaitu Lactacyd mengajak para perempuan Indonesia untuk saling menginspirasi satu dengan yang lain dalam bentuk apapun. Sebagai brand yang sangat dekat dengan perempuan, Lactacyd mengadakan event yang seru dan tentu penuh ilmu di lapangan parkir Carefour Lebak Bulus pada 30 Maret 2019 lalu.

Acara dimulai dengan senam zumba bersama lalu dilanjutkan dengan acara bebas namun bertabur hadiah dan hiburan. Pengunjung bisa main ke stand-stand lain yang bisa dicoba seperti hena, melukis sepatu, nail art dan lainnya. Selain itu ada foto booth berhadiah yang bagi yang upload di instagram. So happy and pinky !!!

Continue Reading

Blogging

Cara Monetisasi Iklan Melalui Google di Blog

By on March 31, 2019

Sudah tahu kan, kalau Blog bisa memberikan penghasilan tambahan? Yup, blogging saat ini bukan hanya sekedar hobi tapi juga bisa menghasilankan materi. Bahkan sudah banyak orang yang berani menjadikan blog sebagai penghasilan utamanya. Monetisasi iklan melalui Google merupakan salah satu yang bisa dilakukan agar mendapatkan uang dari Blog.

Pada Sabtu 16 Maret 2019 lalu, aku sempat mengikuti sebuah acara blogger gathering yang diadakan oleh komunitas Blogger Perempuan Network dengan tema Earn More From Your Blog With Google Ads Monetization Solution.  Acara yang diadakan di co Hive Plaza Kuningan ini menghadirkan narasumber seorang blogger yaitu Nunik Utami dan Ilona Juwita selaku CEO ProPS, salah satu Google Channel Partner yang ada di Indonesia.

Aku sangat tertarik mengikuti acara ini, karena aku sendiri sudah berusaha melakukan monetisasi iklan melalui Google di Blog sejak sekitar tahun 2016, ketika blog keinatralala ini sudah berdomain dot com. Awalnya iklan Google sudah bisa muncul namun tidak sampai seminggu sudah kena pinalti sehingga tidak muncul, kejadian ini berulang terus sampai akhirnya iklan muncul dengan stabil di tahun 2018 lalu. Oleh karena itu, aku ingin lebih memperdalam pengetahuan mengenai monetisasi iklan ini dengan baik agar kejadian iklan hilang tidak terulang kembali.

Continue Reading

Beauty Review

Trilogy Certified Organic Rosehip Oil Review

By on March 28, 2019

Face oil memang sudah hype sejak tahun 2018 lalu, Menurutku karena face oil berasal dari bahan alami yang dianggap aman jika digunakan. Banyak skincare yang juga mengeluarkan produk oil based yang makin memperkuat kehebohan face oil terutama di Indonesia yang notabene sebagai negara yang memiliki keanekaragaman tumbuhan dan biji-bijian yang bisa diolah menjadi face oil.

Hai Assalamualaikum.

Lagi-lagi aku harus bilang kalau perjalanan skincare ku sudah masuk ke step yang baru lagi yaitu face oil. Awalnya aku menganggap kalau face oil itu sama dengan serum karena kalau dilihat dari kemasannya itu rata-rata mirip, berupa botol kecil yang ada pipetnya. Tapi setelah aku aku cari tahu ternyata jauh berbeda.

Kalau face oil itu minyak hasil dari ekstraksi tumbuhan seperti biji atau kacang-kacangan sedangkan serum itu lebih ke berbagai campuran yang mungkin salah satunya dari ingredient yang dipakai ya si face oil tadi.

Face oil pertamaku adalah rose hip, rose hip merupakan minyak yang berasal dari hasil pressed biji bunga mawar tertentu seperti rosa canina, rosa moschata dan rosa rubiginosa yang umumnya tumbuh di Chili atau Afrika Selatan. Rosehip ini mengandung Vitamin E, fatty acid Omega 3,6,9 serta Vitamin C sebagai antioksidan.

Kenapa aku milih rosehip sebagai face oil pertamaku ? Karena dengan kandungan yang dimiliki, rosehip memiliki manfaat yang sesuai dengan kebutuhanku saat ini, apa saja itu ?

Continue Reading

Blogging | Self Reflection

Cara Mengembalikan Semangat Menulis Blog ala Mirna

By on March 21, 2019

Assalamualaikum. Bagiku menulis blog itu seperti self healing dimana semua uneg-uneg yang ada di dalam hati keluar. Namun belakangan aku suka insecure kalau mau nulis blog, aku merasa tulisan yang akan ku share sebenarnya sudah ada jadi setiap mau posting rasanya seperti gak penting dan mending aku simpan sendiri. Karena kesibukan dan pemikiran yang seperti itu, lama-lama jadinya kebawa males deh update blog.  Tapi sekarang aku mau mengembalikan semangat menulis blog lagi. Aku gak mau blogku jadi url unfaedah penuh debu hehehe.

Seperti kehidupan yang pasang surut, semangat menulis blog pun kadang suka mengendur, kalau gak disiasati yang makin gak bergairah buat nulis lagi. Sebenernya ada banyak faktor yang bikin aku jadi males nulis. Apalagi kalau bukan (sok) sibuk, hehehe. Makanya aku salut sama para working mom blogger yang produktif banget, salah satunya seperti Mba Sandra di blognya www.mykidneybean.com

Jadi kalau biasanya aku masih bisa meluangkan waktu buat nulis blog di kantor pas jam istirahat atau pas malem disaat anak udah tidur, ini udah gak bisa sama sekali. Secara, Maret itu closing fiscal year dimana aktivitas kantor jadi sibuk, belum lagi persiapanku menjelang berangkat traveling jauh bareng keluarga besar, dan Nurani juga sempat sakit kena bakteri. So, let’s say good bye with blog !

But now, i will comeback !!! Miris banget ngeliatin PV yang turun atau lebih tepatnya terjun bebas, makanya pas heboh DA PA blog turun, apa kabar aku yang emang udah jarang update blog ? Makanya untuk kembali pun aku butuh effort biar semangatnya bener-bener membara untuk nulis blog lagi. Well, aku punya beberapa tips buat mengembalikan semangat nulis blog yang mulai padam. Apa aja itu ?

Continue Reading

Pendidikan

Tips Menulis Motivation Letter Untuk Menjadi Asisten Laboraturium

By on March 20, 2019

Assalamulaikum. Aku begitu terharu ketika tahu adik kesayangku dua-duanya bisa menjadi asisten laboraturium anatomi. Aku salut dengan tekad mereka untuk sungguh-sungguh menjadi mahasiswa kedokteran dengan baik. Makanya pas dimintain tolong koreksi  motivation letter menjadi asisten anatomi aku pun ikut bersemangat, senang bisa menjadi bagian dari pencapaian hidup mereka.

Menjadi seorang dokter mungkin masih menjadi impian bagi sebagian anak saat ini,  tapi kalau boleh dikoreksi mungkin lebih ke impian orang tua yang ingin menjadikan anaknya seorang dokter. Nah, jika  kamu pecinta drama Korea, mungkin tahu tentang drama yang berjudul Sky Castle, dimana para orang tua murid berlomba-lomba membuat anaknya menjadi dokter dengan menghalalkan segala cara. Alih-alih menjadi dokter yang baik, yang ada malah setelah diterima sebagai mahasiswa kedokteran, mereka kabur hingga terjadi peristiwa pembunuhan dan lainnya yang cukup mengerikan.

Karena apa ? karena motivasi menjadi dokter bukan dari dalam dirinya, melainkan paksaan orang tuanya. Padahal menjadi dokter perlu motivasi dari diri sendiri untuk mengabdi dan melayani pasien nantinya sepenuh hati.

Berbeda dengan kedua adikku yang begitu ingin menjadi dokter, mereka rela berjam-jam belajar, baca buku sampai mata panda tak terkira, mengikuti les, dan menunggu setahun setelah lulus SMA untuk tetap belajar dan diterima menjadi mahasiswa kedokteran. Mungkin sebenarnya tetap ada sentuhan orang tua yang secara tidak langsung mengarahkan mereka termasuk aku pada waktu itu untuk menjadi dokter. Tapi caranya yang begitu lembut sehingga tekad terbesar tetap pada anak kecuali aku hahaha… (Sorry dad, Sorry Mom ^_^) Aku bisa diarahkan mereka untuk kuliah di Jakarta aja udah bersyukur dan bahagia, kalo beneran disekolahin di kedokteran tapi ditengah jalan aku gak kuat yang ada malah bikin kecewa kan (eh jadi curhat).

Well, daripada panjang lebar langsung aja deh aku kasih tips atau lebih tepatnya poin penting yang harus disampaikan dalam sebuah motivation letter :

Continue Reading

Beauty Review | Self Reflection

Turning 26 : Self Love dan Memulai Perawatan Anti-Aging dengan Erha21

By on March 16, 2019

Assalamualaikum, Usia memang sebenarnya hanya sebuah angka yang ujung-ujungnya akan disebut tua, yang perlu dimaknai adalah setiap perubahan yang telah dialami.  Termasuk pada perubahan pola pikir yang bagiku saat ini lebih berfokus pada keluarga, lupa untuk berterima kasih pada diri sendiri yang sudah bekerja hingga tiba-tiba kerutan di wajah terlihat lebih nyata. Untuk itu, di ulang tahunku yang ke 26 ini untuk pertama kalinya aku menghadiahi diriku sendiri dengan barang yang aku butuhkan termasuk perawatan anti-aging dari Erha21.

Tentang Mencintai Diri Sendiri

Ketika aku memutuskan menikah muda di usia 22 tahun, aku sadar bahwa hidupku akan berbagi. Egoku aku turunkan meski kadang susah secara aku anak tunggal. Dulunya, apa-apa yang kulakukan untuk diri sendiri, namun kali ini tidak bisa lagi, sudah ada suami yang harus diurusi. Ketika waktu berjalan hingga aku akhirnya hamil lalu memiliki anak dan berkumpul kembali dengan keluarga besar. Sudah tentu aku lebih disibukkan untuk membahagiakan orang lain yang dalam hal ini keluarga hingga lupa membahagiakan diri sendiri.

Kenapa sih aku berfikir seperti ini ? Jadi kemarin saat aku ulang tahun, salah satu temanku tiba-tiba mengapreasiasi apa yang sudah aku lakukan hingga saat ini, alih-alih memberiku ucapan yang menyenangkan, ini malah bikin aku terharu sekaligus ditampar.  Kok bisa ? Soalnya aku sempat merasa, kok teman-temanku masih enak ya bisa main kesana kesini, bisa beli ini itu, sedangkan aku merasa hidupku kok begini amat ya sejak nikah. Bukan gak bahagia, bukan ya. Lebih kepada tadi loh bisa lebih bebas melakukan apa-apa untuk dirinya.

Pasca mendapat apresiasi seperti itu, aku merasa salah besar jika terus membandingkan hidupku dengan orang lain yang malah bikin aku jadi kurang bersyukur. Seharusnya seperti yang dikatakan temenku tadi, bahwa aku tuh patut mengapresiasi diriku atas pencapaian yang bisa ku raih saat ini, dengan menghilangkan pikiran negatif atas diri sendiri dan menerima keadaan sebagai bagian dalam hidup karena disanalah kebahagiaan itu ada. Serta tak lupa untuk tetap menjadi diri sendiri tidak terus melihat orang lain.

Continue Reading