Curhat

Kabar Magang dan Tugas Akhirku

By on July 13, 2014

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Apa kabar semuanya? Gimana puasanya? Semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiat sehingga dilancarkan ibadah puasanya.

Sudah sebulan, aku engga post apapun di blog ini. Sebenernya sih sering buka tapi baca2 doang tanpa meninggalkan 1 huruf pun. Ya sebagai mahasiswa tingkat akhir, banyak yang harus dilakukan mulai dari aplikasi yang harus diimplementasi di perusahaan tempat magang dan menulis dokumen tugas akhir. So aku berusaha untuk fokus ke situ dulu walaupun kadag rasanya kangen banget pengen nulis blog, apalagi kalo lagi ada Giveaway, haduuuuh rasanya pengen banget berkicau di blog lagi. Tapi ya setelah mikir lagi, dari pada nulis blog ya mending nulis tugas akhir ya walaupun sampe sekarang dokumennya toh belum kelar hahaha… *tepokjidat

Ya magangku berakhir di bulan Juni kemaren… Dan alhamdulillah aplikasiku juga sudah di implementasi dan Go Live… It’s first time for me… Baru kali ini aku bikin aplikasi yang bener2 dipake sama perusahaan, tepatnya dipake sama orang, biasanya kalau aku bikin tugas aplikasi paling cuma sampe tugas tersebut di presentasikan, dapet nilai, dan selesai. Udah gitu aja… Tapi berbeda kali ini… Rasanya seneeeeng banget walaupun perjalanan menuju kesana itu gak mudah. Aku juga bersyukur banget dapet rekan magang Yoni, Ya dialah yang punya andil besar di aplikasi ini… Dewa programmer banget lah… Soalnya aku cuma team hore yang codingnyaa masih banyak salah, but disitu lah aku belajar hehe…

Aku juga sudah pra sidang tugas akhir… Alhamdulillah berjalan lancar walaupun itu kurang tidur banget. Ya sampe saat ini dokumen tugas akhirku belum selesai hiks,,, nulis Tugas Akhir beda banget sama nulis essay apalagi blog… jauuuuh… mungkin untuk diksi, cara deskripsi dan pemaparan problem ples problem solvingnya sih oke… tapi pas gambarin ke diagram itulah… Aku harus rajin baca banyak literatur terutama bukunya bapak Allan Dennis dan David Tegarden… Heeem… Use Case, Activiti diagram, Sequence, Behavioral state machin, Clas diagram, pdm, CRC Card dan masih banyak yang lainnya… Daaaan itu belum tersentuh… karena kita terlalu fokus ke aplikasi…

Tapi gak ada salahnya sih fokus ke aplikasi dulu sehingga aku dan Yoni bisa demo perangkat lunak duluan hehe… Yup alhadmulillah pengajuan sidang tugas akhir aplikasiku diterima, insya Allah aku bakal sidang besok Selasa 15 Juli 2014… Ya mohon doanya semoga aplikasinya lancara, ga ada error dan bug, validasinya jalan… Soalnya kami dapat penguji yang terkenal lumayan detail masalah aplikasi, secara dia programmer murni… Yah semoga aja beliau gak nanya aneh2… sekalinya nanya, semoga kami bisa menjawabnya… Aamiiin…

Setelah demo PL rencananya kami bakal ngajuin tanggal sidang dokumen tugas akhir yaitu 8 Agustus 2014… Semoga di approve ya… Aamiin…

Oke lanjut nulis dokumen testing dl ya… kalau ada waktu pasti aku bakal nulis lagi…

aku sih pengen review event Astra Green Run kemaren dan Astra Gema Islami 2014 ini yang kebetulan aku dapet amanah menjadi programm director lomba Kabar Ramadhan Astra dan Cerpen Islami Astra….

Ya banyak2 berdoa agar semuanya lancar… termasuk ibadah puasanya include tarawih, tadarus, dan qiyamul lailnya… Aamiin Ya Rabb…

Keep Hamasah… Yey…

Continue Reading

Review

Review : Cinta. (baca : cinta dengan titik)

By on June 14, 2014

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu…

Apa kabar semua? Ku harap semuanya keadaan yang senang, sehat, semangat dan dipenuhi cinta… hihihi… Sewaktu aku nulis ini jakarta sedang dilanda gerimis romantis di sabtu malam minggu ini.. Eaaa so rasanya tepat jika aku menulis review novel ini tepat banget, karena dari judulnya aja “Cinta” so kebayang kan isinya gimana? hihihi…

Oh ya buku ini merupakan hadiah giveaway saat ulang tahun BBI 2014 yang diadakan beberapa blog yang tergabung di BBI (Blog Buku Indonesia), kebetulan aku namaku muncul di random.com di blognya mba Cyntia , So chekidot…

Keterangan Buku :

Judul : Cinta. (baca : cinta dengan titik)

Penulis : Bernard Batubara

Editor : Widyawati Oktavia

Design Cover : Gita Mariana

Layout : Wahyu Suwarni & Irene Yunita

Ilustrator : Lia Natalia

Penerbit : Bukune

Cetakan :Pertama, 2013

Tebal : vi+318 halaman

ISBN 602-220-109-8

DSC_1946

 

Mengapa cinta membuatku nencintaimu.

ketika pada saat yang sama

kau mencintai orang yang bukan aku?

Ketika telah membuka hati.

aku pun harus bersiap untuk kehilangan lagi.

Apakah setelah cinta memang selalu ada air mata dan luka hati?

Kalau begitu,

bagaimana jika kita bicarakan satu hal saja.

Cinta.

Tanpa ada yang lain setelahnya

Kita lihat kemana akan bermuara

Mungkin cinta bisa datang disaat yang tidak tepat, salah satunya bisa saja terjadi pada seorang copy writer yang bernama Nessa. Dia jatuh cinta kepada Demas, yang notabene adalah seorang karyawan kantor penerbitan yang bernama EPILOG dan tunangan dari seorang gadis yang masih terbang entah kemana karena pekerjaannya adalah pramugari.

Berlatar belakang kota Yogjakarta, kisah ini dibumbui dengan kenangan masa lalu seperti perceraian orang tua Nessa akibat adanya orang ketiga, hadirnya seorang laki-laki baru bernama Endru yang dipilihkan ayah Nessa untuk menjadi calon suaminya karena beliau menganggap anak perempuan tunggalnya sudah sangat matang untuk menjalani pernikahan, Ketidak nyamanan Nessa berada di keluarga Demas, perselisihan Nessa dengan sahabat dekatnya Bian dan akhir perjalanan cinta Nessa yang akan berlabuh pada satu muara.

Mungkin ini salah satu cerita roman yang kompleks dan panjang namun dijamin kisah yang ditulis ini seru, detail, mengaduk perasaan karena banyak cuplikan puisi & lirik lagu-lagu Maroon 5 yang pas dan serasa menjelajahi kota Jogja terutama Kaliurang sekitarnya, Jadi recommanded buat kamu pecinta novel Roman… apalagi kalo tau endingnya… Heeemmm… Ada semburat merah dipipiku… 🙂

 

Wassalam…

 

 

 

 

Continue Reading

Curhat

Finally I hear your voice Bunda

By on June 10, 2014

Curhat :

Hampir sebulan aku tidak mendengar suaranya. Aku sudah sangat merindukan tawanya, omelannya, dan nasihatnya. Meski aku sudah terbiasa hidup berjauhan dengannya. Kali ini bisa dibilang aku kangen sekangen kangennya. Bagaimana tidak? Kita cuma terpisah beberapa provinsi dan masih 1 pulau saja susah untuk komunikasi.Sampai saat ulang tahun pun aku tak bisa mengucapkannya.Hal ini dikarenakan Bunda habis kecurian handphone, 3 kali secara berturut-turut. Aku pun berusaha membujuknya untuk ku belikan hp lagi, tapi beliau terus menolak keinginanku.Katanya Bunda masih trauma karena kehilangan ketiganya begitu berdekatan. Bahkan yang paling parah yang terakhir, HP baru dibeli 2 minggu eh dicopet orang di angkot. Astaghfirullah ko ada ya orang setega itu kepada seorang ibu yang mencari nafkah sendiri…!!!

Dan malam ini Bunda menelfonku karena Bunda sedang pulang dirumah eyang uti. Rasanya batin kita memang benar-benar tersambung. Baru tadi sore aku begitu sedih, kangen masak atau bikin kue bareng bunda. Dalam telfon tadi banyak cerita, canda, tawa, dan nasihat. Bunda juga mengatakan akan membeli HP lagi, dan seperti biasa, Bunda selalu request kado ulang tahun yang dia inginkaan.Jadi bisa dibilang aku tidak pernah memberikan kejutan pada Bunda, karena Bunda selalu punya keinginan. Kadonya pun enggak pernah jauh-jauh dari Buku.Ya hampir setiap perayaan yang ada kadonya, Beliau selalu ingin buku dengan judul yang sudah ditentukan. Mungkin hobby membacaku juga berasal dari Bunda.

 

Ah, Bunda maafkan aku yang belum bisa memberikan apapun padamu…

Aku berjanji, sebentar lagi bun, ya sebentar lagi aku akan membahagiakanmu…

Diantara kerdilnya baktiku untukmu, aku hanya bisa mendoakanmu dari sini…

Doaku memelukmu dari jauh Bunda…

Ku harap Bunda bahagia, sehat, dan diberikan keberkahan umur…

May Allah always bless you Bun..

Aamiin Ya Rabb…milad bunda

Continue Reading

Essay | Pendidikan

Beasiswa Bantu Wujudkan “Long Life Education”

By on

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh…

Semangat Pagi… Kita Bisa… Luar Biasa….

Kali ini aku ingin share tulisan lama yang sempat aku ikutsertakan lomba namun belum beruntung, tapi enggak apalah, menulis bagiku bukan sebuah kompetisi, dia adalah alat yang tepat untuk membagi pendapat, ilmu, pandangan kita, yup seperti kali ini aku ingin mem publish tulisanku tentang pentingnya beasiswa, Nah semoga bermanfaat dan menambah semangat kita untuk terus mengejar impian dan meraih prestasi setinggi mungkin, kalo bisa juga dengan meraih beasiswa… hehehe Happy reading all 🙂

Essay

Beasiswa Bantu Wujudkan Long Life Education

Oleh : Mirna Puji Rahayu

Mahasiswa D3 Menejemen Informatika – Politeknik Manufaktur Astra

Diikutsertakan pada Essay Competition di Pemburu Beasiswa 2013

Pendidikan merupakan sebuah proses yang dialami seseorang untuk membentuk karakternya melalui ilmu yang dimiliki secara berkala. Kenapa seperti itu? Ya karena seseorang sebenarnya telah mengenyam pendidikan dari dalam kandungan yaitu belajar bertahan dalam kondisi rahim sang ibunda sehingga dia bisa lahir dengan selamat dan memulai kehidupannya di dunia. Manusia secara fitrah mendapat pendidikan pertama kali dalam lingkungan keluarga. Seseorang diajarkan bagaimana melakukan sesuatu untuk menunjang aktivitasnya sehari-hari. Namun pendidikan tidak berhenti sampai disitu, kita juga harus keluar untuk mencari ilmu yang lebih.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, pendidikan memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan taraf hidup manusia. Bahkan, sebuah penelitian  yang dilakukan mahasiswa fisip UNS bahwa tingkat pendidikan akan mempengaruhi mata pencaharian seseorang yang berhubungan dengan tingkat kesejahteraan mereka. Seseorang dengan pendidikan yang tinggi akan memiliki cenderung mendapat pekerjaan yang baik seperti pegawai kantor, dokter, dan lainnya sehingga tingkat kesejahteraan yang baik, sebaliknya seseorang dengan pendidikan yang rendah akan memiliki pekerjaan kurang baik seperti buruh kasar yang tingkat kesejahteraan yang kurang baik. Namun anggapan tersebut tidak seutuhnya benar karena banyak juga orang di luar sana yang berpendidikan rendah dengan tingkat kesejahteraannya tinggi.

Pendidikan yang tinggi memang bukan satu-satunya kunci untuk mencapai kesuksesan. Tetapi, paling tidak pendidikan dapat memberikan jaminan bagi kehidupan seseorang, seperti yang diungkapkan dalam ajaran Islam, Allah SWT berfirman bahwa “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11) . Hal ini dapat dijadikan suplemen pemacu semangat terhadap betapa pentingnya berjuang untuk mendapatkankan pendidikan setinggi mungkin karena ilmu pengetahuan berpengaruh pada kualitas kehidupan manusia di dunia maupun akhirat kelak.

Semakin ketatnya persaingan yang terjadi membuat peranan pendidikan semakin penting. Tidak dipungkiri bahwa sebagian besar orang yang berpendidikan tinggi lebih cerdas dalam memahami pergerakan situasi yang cepat berubah sehingga mereka mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman dengan baik. Karena pendidikan pun secara tidak langsung dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

Namun banyak kendala yang harus dihadapi untuk dapat memperoleh pendidikan yang tinggi. Salah satu dari kendala itu adalah besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pendidikan. Banyak orang yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tetapi mereka terpaksa menyurutkan keinginannya karena kendala biaya. Ditambah himpitan ekonomi yang sangat berdampak pada menurunnya motivasi seseorang untuk melanjutkan pendidikannya. Mereka yang memilih jalan pintas akan berfikir,  daripada uang dikeluarkan untuk sekolah lebih baik bekerja yang dapat memberikan penghasilan berupa materi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Keadaan seperti ini tentunya sangat mengiris hati. Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin tinggi pendidikan maka semakin besar pula biaya yang harus di keluarkan. Sehingga muncullah pertanyaan, apakah hanya orang-orang yang berkecukupan yang berhak untuk memperoleh pendidikan yang tinggi?. Lalu bagaimana jika kendala tersebut dialami oleh anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, apakah mereka dibiarkan putus sekolah?? Ini sungguh tidak adil bukan??

Pemberian beasiswa menjadi solusi yang tepat untuk mengentaskan permasalahan pendidikan seperti ini. Beasiswa merupakan bantuan subsidi dari suatu lembaga atau instansi untuk bidang pendidikan. Beasiswa umumnya berupa bantuan biaya pendidikan, namun bisa juga bantuan tersebut berupa fisik seperti bangunan sekolah, buku, dan fasilitas pendidikan lainnya yang menunjang jalannya proses belajar mengajar.

Beasiswa mampu memotivasi seseorang untuk meningkatkan kemampuannya. Mereka bisa lebih fokus belajar dan tidak lagi memikirkan biaya. Bahkan saya memiliki anggapan bahwa beasiswa bagaikan pupuk terbaik untuk setiap bibit. Artinya siapa pun dia dengan segala keterbatasan dan kelebihan dalam bidang pendidikan pasti akan menjadi lebih baik setelah mendapat beasiswa. Walaupun awalnya si penerima termasuk golongan yang kurang bagus di bidang akademik namun ketika orang tersebut telah mendapatkan beasiswa dia akan menjadi orang yang lebih lebih giat belajar. Hal ini dikarenakan mereka akan memiliki ambisi untuk bisa mendapatkan beasiswa secara terus menerus.

Mengingat peran beasiswa yang sangat penting untuk memacu semangat seseorang untuk memperbaiki kualitas dirinya jadi sebaiknya program ini dimulai dari jenjang pendidikan yang paling dasar hingga pendidikan tinggi. Sehingga anak sedari kecil dapat mengenyam pendidikan sebaik mungkin. Bantuan pendidikan pun membantu mewujudkan cita-cita mereka untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan membangun bangsa ini untuk menjadi yang lebih baik.

Jika pemberian beasiswa diberikan dari pendidikan dasar hingga tinggi, hal ini membantu terciptanya pendidikan berkelanjutan atau Long Life Education. Beasiswa dapat menjadi candu bagi si penerima maupun calon penerima. Kenapa demikian?? Ya karena bagi si penerima, dia akan berusaha untuk terus mendapatkan beasiswa lagi dan lagi sampai pendidikan tertingginya seperti yang dikisahkan Tjio Martin, seorang anak dari Medan yang berhasil mendapatkan beasiswa luar negeri mulai SMP hingga kuliah S3. Sedangkan bagi si calon penerima, dia akan terus “kepo” alias penasaran mengejar cita-cita untuk mendapat beasiswa dalam maupun luar negeri sehingga menuntutnya untuk terus berusaha dan belajar. Dengan kata lain, beasiswa mampu mengobarkan semangat seseorang orang untuk terus menambah ilmu pengetahuan dan memperoleh pendidikan setinggi mungkin selagi dia bisa.

beasiswa
Koleksi Pribadi

Continue Reading

My Song

Galau Song OOR : To Feel The Fire

By on June 3, 2014

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu…

Berhubung postingan sebelumnya membahas tentang galau, sebenernya sih aku juga galau, rasanya sedih, kangen, dan gimana ya susah untuk diungkapkan. Tiba-tiba semangat buat nyusun TA itu ilang, rasanya aku pengen pulang ke surabaya aja buat ketemu bunda, apalagi kemaren long weekend. Yang lain pada liburan sedangkan aku harus stay di jakarta, wah rasanya sedikit iri ketika mereka upload foto bareng keluarga sedangkan aku engga, pengen tahu kabar bunda aja susah. Ya tapi mau gimana lagi, sebagai perantau aku harus kuat. Aku harus bisa menghadapi perasa-perasaan seperti ini di akhir masa perkuliahanku. Jika saatnya tiba, aku bisa mengajak bunda untuk tinggal disini bersamaku. So lagu ini kayaknya cocok, sampe kemaren2 aku puter berkali kali…

One OKE Rock emang ciamik banget kalau nyusun lirik lagu, makanya ngena banget, meskipun genre mereka Rock tapi lagu ini instrumentnya lebih ke balad tapi unsur rocknya juga gak ketinggalan walaupun sedikit. Berikut ini lagu video dan liriknya…

 

One OKE Rock – To Feel The Fire

 

My outer self looks happy as can be
A perfect dream love as clear as all can see
But just like that, real, has hit me suddenly
My outer is a liar
— Sisi luar diriku mungkin terlihat bahagia
— Mimpi yang sempurna, cinta, jelas semuanya bisa terlihat
— Tapi hanya seperti itu, nyata, tiba-tiba memukulku
— Sisi luarku ini pembohong

Cause when I look inside my heart and I tell the truth to me
Loud and clear my soul cries out with total honesty
I need the fire, fire, fire to keep me warm
I got to feel the fire
— Karena ketika kulihat dalam hatiku dan aku katakan yang sebenarnya padaku
— Dengan keras dan jelas jiwaku menangis dengan sejujur-jujurnya
— Aku butuh api, api, api, untuk tetap membuatku hangat
— Aku merasakan api

My smiling face, with laughter on the side
You’d say no doubt I get passion every night
But if in our bed your arms don’t hold me tight
Means it leaves much to be desired
— Wajah tersenyumku, tertawa di samping
— Kau katakan jangan ragu, aku punya keinginan besar di setiap malam
— Tapi jika di tempat tidur kita, lenganmu tak mendekapku erat
— Bermaksud tinggalkan banyak keinginan

Cause when I look inside my heart and I tell the truth to me
Loud and clear my soul cries out with total honesty
I need the fire, fire, fire to keep me warm
I got to feel the fire
— Karena ketika kulihat dalam hatiku dan aku katakan yang sebenarnya padaku
— Dengan keras dan jelas jiwaku menangis dengan sejujur-jujurnya
— Aku butuh api, api, api, untuk tetap membuatku hangat
— Aku merasakan api

I don’t take a rocket scientist to know
That if you don’t fan the flame then the fire will eventually go
— Aku tak perlu ahli roket untuk tahu
— Bahwa jika aku tak mengipas api maka api akan secepatnya padam

Cause when I look inside my heart and I tell the truth to me
Loud and clear my soul cries out with total honesty
I need the fire, fire, fire to keep me warm
I got to feel the fire
— Karena ketika kulihat dalam hatiku dan aku katakan yang sebenarnya padaku
— Dengan keras dan jelas jiwaku menangis dengan sejujur-jujurnya
— Aku butuh api, api, api, untuk tetap membuatku hangat
— Aku merasakan api

Cause when I look inside my heart and I tell the truth to me
Loud and clear my soul cries out with total honesty
I need the fire, fire, fire to keep me warm
I got to feel the fire
— Karena ketika kulihat dalam hatiku dan aku katakan yang sebenarnya padaku
— Dengan keras dan jelas jiwaku menangis dengan sejujur-jujurnya
— Aku butuh api, api, api, untuk tetap membuatku hangat
— Aku merasakan api

I got to feel the fire
I need the fire, fire, fire to keep me warm
I got to feel the fire
— Aku merasakan api
— Aku butuh api, api, api, untuk tetap membuatku hangat
— Aku merasakan api

To keep me warm, I got to feel the fire
— Untuk tetap membuatku hangat, aku merasakan api

lirik dari : http://furahasekai.wordpress.com/2012/01/30/one-ok-rock-to-feel-the-fire-lyrics-indonesian-translation

Continue Reading

Give Away | Self Reflection

Hitam Putih Kegalauan Manusia

By on June 2, 2014

Assalamaualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu…

danbo_06
Koleksi Pribadi

Istilah “Galau” begitu booming di tahun 2010an ke atas. Entah siapa yang mencetuskan pertama kali, tiba-tiba banyak orang yang berkata “Aku galau”, “Galau banget rasanya malam ini”, dan lain sebagainya. Penggunaan kata galau menjadi sesuatu yang lumrah dipakai terutama dikalangan remaja. Padahal taukah, galau itu apa? Galau adalah sebuah perasaan yang mampu mengacaukan pikiran, seperti rasa gelisah, gusar, bimbang yang kemudian diluaskan sebagai perasaan kalut karena sebenarnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata kalut adalah kekacauan pikiran, kita tidak bisa lagi mengontrol pikiran kita dengan baik semua hanya berdasarkan emosi. Biasanya seseorang yang galau akan berubah menjadi kalut. Namun jarang orang memahami hal tersebut, galau lebih dipilih menjadi diksi daripada kalut. Makanya jarang ada orang yang mengatakan “Aku Kalut”.

Kapan Galau itu terjadi??

Tentunya saat kita dihadapkan pada sebuah permasalahan, semakin kita memikirkan permasalahan itu secara berlebihan dan terus menerus makan emosi kita pun menjadi labil, tidak tenang, ada perasaan tidak enak yang kemudian membuat kita bingung harus melakukan apa. Maka dari itu kebanyakan orang galau itu menghabiskan waktunya untuk merenung alias bengong. Jenis permasalahannya pun bermacam-macam, namun kali ini saya akan menyebutkan permasalahan yang sering dihadapi remaja galau diantaranya…

1. Masalah percintaan

Virus merah jambu memang benar-benar mampu membahagiakan namun juga dapat menyakitkan bahkan menghancurkan seseorang. Namanya juga virus hehe…. Suatu hubungan memang tidak dapat berjalan dengan sempurna, karena sulit untuk menyatukan 2 orang dengan sifat, kebiasaan dan pemikiran yang berbeda. Nah, ketika seorang remaja yang belum mampu mengontrol emosi dengan baik lalu menghadapi permasalahan pada hubungan yang dijalani dan dia tidak memahami hal tersebut, maka dengan mudah dia merasa galau… stress, frustasi, dan ngerasa bad mood.. Oleh karena itu tak jarang galau menjadi plesetan seperti dibawah ini

galau
Koleksi Pribadi

2. Masalah  sekolah/kuliah/kerja

Masa-masa sulit mungkin sering kali kita hadapi saat sekolah misalnya ketika mendapat nilai ujian yang jelek padahal sudah belajar, Nyesek rasanya ada nilai 6 padahal ekspetasi kita mendapat nilai 10. Nah kekecewaan seperti ini membuat seseorang mudah sekali galau.

Untuk seseorang yang kuliah, biasanya galau di tingkat akhir seperti saat penempatan magang atau KKN yang kebetulan saya sendiri juga merasakannya, penantian panjang untuk mendapatkan kepastian tempat magang sempat membuatku galau, apalagi saat tu aku menjadi mahasiswa terakhir yang mendapatkan tempat magang. Kisahnya bisa dibaca di “Aku Sabar Menunggu” dan “Hari Pertama dengan Alat Berat”.Saat kuliah juga biasanya dibuat galau dengan Tugas Akhir atau Skripsi, hal ini biasa terjadi ketika bahan untuk menulis rasanya telah habis padahal masih banyak data yang dirasa kurang namun bingung harus memulainya dari mana.

Nah saat kerja, biasanya yang sudah memasuki waktu untuk bekerja namun belum mendapat tempat yang cocok maka kita akan merasa galau. Hal lain yang biasa terjadi ketika kita mendaftar lalu menunggu masa-masa untuk menjalani tes selanjutnya hingga mendapat kepastian bahwa kita di terima diperusahaan tersebut, masa penantian itulah yang membuat kita gelisah alias galau . Lalu saat sudah diterima kerja, namun ternyata pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka kegalauan  yang berasal dar kebimbangan akan muncul kembali, apakah pekerjaan tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

3. Masalah hubungan dengan orang tua atau teman

Permasalahan ini kadang membuat seseorang galau tapi kadarnya tidak terlalu akut ketimbang nomer 1 dan 2. Permasalahan ini biasanya lebih kesalahfahaman yang berakibat perkelahian kecil dalam arti mungkin adu mulut. Namun harus di ingat, bahwa mulut adalah pisau, karena setiap perkataannya bisa menyayat hati manusia, makanya bisa menjadi permasalahan penyebab galau.

Bagaimana cara mengelola rasa galau???

1. Berserah diri pada Allah

Tidak ada hal yang paling menenangkan selain berserah diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Toh galau juga memiliki akronim yang baik seperti dibawah ini.

galo
Koleksi Pribadi

 Lalu kita pun harus menyadari bahwa firman Allah di surat Al Insyirah ayat 6 yang memiliki arti bahwa “Sesungguhnya setiap kesulitan itu ada kemudahan”. Setelah berserah diri yang kita lakukan adalah berdoa dan berprasangka baik.

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya : “Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

انا عند حسنِ ظنِّ عبدي بي فليظنْ بِي ما يشاَء

Artinya:” Aku menuruti prasangka hambaku terhadapKu, maka silahkan untuk berprasangka sesuai apa yang dikehendaki.” (Ad-Darimi)

Adapun Surat yang kandungannya atau fadillah nya mampu menenangkan hati kita. Bisa dibilang ini Surat anti galau yang ada dalam Al Qur’an yaitu Surat Ar Rahman. Karena di dalamnya terdapat ayat yang diulang-ulang himgga 31 kali yang mampu membuat kita lebih ikhlas, bersyukur dan menenangkan hati. yaitu

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Artinya : “Maka Nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?” (Ar Rahman : 3, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, dan 77)

2. Curhat pada orang terdekat.

Seseorang yang memiliki masalah, baiknya jangan di pendam sendiri namun dibagi atau diceritakan kepada orang terdekat dan dipercaya seperti orang tua, saudara atau sahabat. Walaupun permasalahan itu tidak terselesaikan dengan cepat, setidaknya kita akan merasa lega karena sebagian beban permasalahan sudah kita keluarkan. Oleh karena itu, peran teman curhat sangat penting.

3. Melakukan hal-hal positif

Jika kita memiliki masalah, kita bisa mengalihkan fokus kita untuk melakukan hal yang lebih baik ketimbang merenung. Misalnya untuk melampiaskan rasa galau namun kita tidak berani menceritakan kepada orang lain, kita bisa menulisnya di blog atau buku diary yang lama kelamaan bisa kita rangkai menjadi sebuah cerita yang kemudian dicetak menjadi buku. Nah itu bisa menjadi prestasi  yang berawal dari sebuah rasa galau.

Jika kasusnya galau anak sekolah yang dapat nilai ujian jelek yang seperti contoh diatas, kita bisa menganggap permasalahan tersebut sebagai cambuk untuk lebih rajin belajar. Sama halnya untuk kasus skripsi, mungkin perlu refresing sebentar lalu kembali fokus menulis skripsi dengan pikiran yang tenang. Kedua permasalah tersebut akan membuahkan hasil yaitu prestasi berupa nilai yang baik bakan bisa menjadi yang terbaik.

4. Sabar

Nah kalo ini aku alami sendiri, ketika yang kucertakan bahwa aku harus menunggu dalam waktu yang cukup lama yaitu 2 bulan untuk memperoleh tempat magang sedangkan yang lain sudah hampir 4-6 minggu di tempat magang mereka, aku hanya bisa bersabar dengan tetap berdoa dan berusaha lagi. Namun toh usaha tetap diatur oleh kampus oleh karena itu yang kulakukan hanya bersabar. Sambil menuggu penempatan magang, aku mengisi hariku dengan menulis blog dan baca2 novel, walaupun tetap merasa galau namun dalam hatiku selalu ku tanamkan “Man Shabara Zafira”  yang artinya Barang siapa yang bersabar maka ia akan beruntung.

Dan akhirnya aku pun mendapat tempat magang, bukan main-main, di tempat yang pernah menjadi nomer 1 dalam doaku yaitu PT United Tractor Tbk sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dibidang alat berat dan pertambangan terbesar di Indonesia. Aku ditempatkan pada Divisi Corporate Information System (CIS) dan langsung mengerjakan project untuk kepentingan Board of Director (BOD). Dan Alhamdulillah sampai aku menulis ini semua berjalan dengan baik bahkan project ku pun resmi selesai hari ini padahal masa  magangku masah 1 bulan lagi. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagiku. Walaupun project ini belum disidang sebagai Tugas Akhir di kampus setidaknya sudah di implementasi di perusahaan. Harapannya project Tugas Akhir ini juga akan mendapat nilai yang baik saat sidang sehingga bisa dinobatkan sebagai Tugas Akhir Terbaik… Aamiin..

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu

Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway “Ya Rabb Aku Galau” yang diselenggarakan oleh Aida MA.

ya rabb aku galau rev22-1-1
Cover Buku Ya Rabb AKu Galau

Continue Reading